News Ticker
  • Jelang Iduladha, Harga Sapi di Bojonegoro Melonjak Naik
  • Permudah Jemaah, Aktivasi Nusuk Tak Perlu Tunggu di Arab Saudi Kini Bisa Diselesaikan di Asrama Haji
  • Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka, Namun ada Batas Kuota Harian
  • Rupiah Bergerak Tak Stabil, Sentuh Potensi Pelemahan di Level Rp17.200-an
  • Bulog dan Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Harga Tak Ada Perubahan HET
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau Lebih Kering
  • Kemenag Bojonegoro Ajak Pengurus Masjid Segera Urus Legalitas
  • Update Harga Emas Antam 27 April 2026: Emas Batangan 1 Gram Tembus Rp2,8 Juta
  • Prakiraan cuaca di Bojonegoro untuk hari ini, Senin, 27 April 2026
  • 27 April dalam Sejarah
  • kalender Jawa, tanggal 27 April 2026 jatuh pada hari Senin Wage
  • Bupati Blora Resmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah RSUD dr. Soetojono
  • BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal
  • Kaitan Antara Konsumsi Tempe dan Risiko Asam Urat
  • Khofifah Raih Penghargaan Nasional Pengembangan Desa Berkelanjutan 2026
  • Arief Januwarso Nahkodai ICMI Bojonegoro Periode 2026-2031
  • MWCNU Kapas Gelar Lailatul Ijtima di Desa Bogo, Wadah Konsolidasi Anggota
  • Prakiraan Cuaca 26 April 2026 di Bojonegoro
  • 26 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Minggu 26 April 2026, Weton Minggu Pon
  • Ghost in the Cell, Fim Terbaru Joko Anwar Penuh Horror Sadis dan Kritik Sosial
  • Bojonegoro Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Percepatan Tanam Serempak dan Inovasi Spiritual
  • TNI Koramil Sukosewu Santuni Nenek Korban Penipuan Modus Haji di Desa Klepek
  • Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Masifkan Program Cek Kesehatan Gratis untuk Deteksi Dini Penyakit
Sejarah Sarapan, dari Larangan Agama hingga Menjadi Tradisi Makan Paling Penting

Sejarah Sarapan, dari Larangan Agama hingga Menjadi Tradisi Makan Paling Penting

Bagi masyarakat modern, sarapan dianggap sebagai waktu makan paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Namun, menilik kembali catatan sejarah, tradisi makan di pagi hari ternyata memiliki perjalanan yang sangat kontras dengan anggapan saat ini. Berdasarkan catatan sejarah panjang, sarapan pernah dianggap sebagai perilaku yang tidak lazim, bahkan sempat dipandang sebagai sebuah dosa pada masa abad pertengahan.

Pada zaman kuno, pola makan manusia jauh berbeda dengan pola tiga kali sehari seperti sekarang. Masyarakat Romawi kuno, misalnya, sangat jarang menyantap sarapan. Mereka lebih fokus pada satu waktu makan utama di siang hari karena percaya bahwa makan lebih dari satu kali dalam sehari dianggap tidak sehat dan merupakan bentuk kerakusan. Bagi mereka, menjaga pencernaan dengan satu kali makan besar adalah standar gaya hidup yang ideal.

Memasuki abad pertengahan, pandangan terhadap sarapan menjadi lebih ketat karena pengaruh kuat ajaran agama di Eropa. Thomas Aquinas, seorang teolog ternama pada abad ke-13, pernah menyatakan bahwa makan terlalu pagi dianggap sebagai sebuah dosa ringan. Hal ini dikaitkan dengan perilaku tidak disiplin dan kurangnya penguasaan diri. Sarapan hanya diperbolehkan secara terbatas bagi kelompok tertentu, seperti anak-anak, orang lanjut usia, atau para pekerja kasar yang membutuhkan energi fisik besar sejak fajar menyingsing.

Perubahan paradigma mengenai sarapan mulai terjadi seiring dengan datangnya Revolusi Industri di abad ke-19. Saat pabrik-pabrik mulai bermunculan, jam kerja buruh menjadi lebih teratur dan menuntut ketahanan fisik yang stabil sejak pagi hingga sore hari. Kondisi ini memaksa para pekerja untuk mengisi perut sebelum berangkat ke pabrik agar tetap produktif. Di era inilah sarapan mulai diterima secara luas oleh masyarakat sebagai kebutuhan fisiologis yang rasional bagi semua kalangan.

Perkembangan sarapan semakin masif pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 berkat pengaruh industri makanan. Di Amerika Serikat, tokoh seperti John Harvey Kellogg mulai memperkenalkan sereal sebagai alternatif sarapan yang praktis dan sehat. Strategi pemasaran yang gencar di masa itu perlahan mengubah pola pikir dunia, hingga akhirnya muncul slogan populer yang menyebut sarapan sebagai waktu makan terpenting dalam sehari.

Kini, sarapan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup global dengan berbagai variasi menu di tiap negara. Dari yang semula dianggap sebagai bentuk pelanggaran disiplin dan dosa, sarapan telah berevolusi menjadi kebutuhan pokok yang didukung oleh berbagai riset kesehatan modern. Sejarah ini membuktikan bahwa budaya makan manusia sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial, ekonomi, dan kepercayaan yang berkembang pada zamannya.(red/toh)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1777280936.9031 at start, 1777280937.2456 at end, 0.3424072265625 sec elapsed