News Ticker
  • Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita
  • Gali Potensi Sejarah Lokal, Disbudpar Bojonegoro Gelar Lomba Esai Sejarah Desa Berhadiah Rp10 Juta
  • DKPP Bojonegoro Targetkan Pembangunan 27.500 Meter Jalan Usaha Tani untuk Dorong Efisiensi Pertanian
  • SKK Migas Jabanusa Gelar Lokakarya Media 2026, Dorong Kemandirian Berkelanjutan Masyarakat
  • Dukung UMKM Penjahit Naik Kelas, Bupati Blora Resmikan Sentra ZMODIS dan Dorong Pemasaran Digital
  • Satu Korban Kebakaran Rumah di Dander, Bojonegoro Meninggal Dunia di IGD RSUD
  • Rumah Warga Dander, Bojonegoro Ludes Terbakar Akibat Kompor yang Lupa Dimatikan
  • Wabup Blora Buka Profiling ASN di Kanreg I BKN Yogyakarta, Tekankan Pentingnya Pemetaan Kompetensi
  • 17 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 September 2026
  • Perkuat Legalitas Aset di Bojonegoro, KAI Daop 8 Terima 18 Sertipikat Elektronik Senilai Rp142,16 Miliar
  • Komitmen Lindungi Pekerja Informal, Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Jatim
  • Antisipasi Dampak Kemarau Panjang, Pemkab dan Kecamatan Purwosari Petakan 3 Skenario Irigasi Pertanian
  • Buka FGD Raperda Trantibum Linmas, Bupati Setyo Wahono Tegaskan Regulasi Harus Efektif dan Akomodatif Bagi Warga
  • Raker Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Khofifah Minta Keseimbangan LP2B dan Investasi Industri Manufaktur Jatim
  • Peringati Hari Koperasi ke-79, Bupati Setyo Wahono Salurkan 1.000 Paket Sembako di Tambakrejo
  • 16 September: dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro16 September 2026
  • Tidur di Kamar Terang Berdampak Buruk bagi Jantung, Studi Temukan Risiko Penebalan Otot Jantung
  • Hadiri Forum Bersama Menko AHY, Gubernur Khofifah Paparkan Inovasi Permata Jatim dan Sikawanku Penanganan Kawasan Kumuh
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Hadirkan Layanan MRI 3 Tesla dan MSCT 256 Slice
  • Bupati Blora Sambangi ID FOOD demi Optimalkan Sektor Pertanian dan Peternakan
  • Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Disperinaker Bojonegoro Fasilitasi Pendaftaran Merek Gratis bagi Pelaku IKM
  • Hadiri Rakor Bersama Menko IPK AHY, Bupati Blora Siap Perluas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu
Bupati Harap Tahun 2022 di Bojonegoro Tidak Ada Lagi Desa yang Alami Krisis Air Bersih

Bupati Harap Tahun 2022 di Bojonegoro Tidak Ada Lagi Desa yang Alami Krisis Air Bersih

Bojonegoro - Sebagai upaya untuk mengatasi krisis air bersih atau air minum bagi sebagian desa atau masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, meluncurkan program untuk memberikan bantuan pembangunan infrastruktur sumber air dasar, berupa saranan dan prasarana pengadaan sumber air, yang nantinya bantuan tersebut disalurkan melalui HIPPAM yang ada di desa-desa.
 
 
Guna menyosialisasikan program tersebut, Pemkab Bojonegoro pada Senin (31/08/2020), menggelar kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) untuk wilayah Kecamatan Trucuk, Malo, Kasiman, dan Kecamatan Kedewan, yang digelar di Desa Sekaran Kecamatan Kasiman.
 
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap paling lambat tahun 2022, di Kabupaten Bojonegoro krisis air bersih di Kabupaten Bojonegoro telah selesai.
 
Selain dihadiri Bupati, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Adie Witjaksono SSos MSi; Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Satito Hadi ST MT; Camat dan Kepala Desa dari 4 kecamatan yaitu Kecamatan Trucuk, Malo, Kasiman, dan Kecamatan Kedewan, serta perwakilan Penguus HIPPAM dari 4 kecamatan tersebut.
 
 
 

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Adie Witjaksono SSos MSi, saat beri sambutan dalam Pembinaan dan Sosialisasi HIPPAM di Desa Sekaran Kecamatan Kasiman. Senin (31/08/2020)

 
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Adie Witjaksono SSos MSi, dalam sambutanya menuturkan bahwa saat ini Bupati Bojonegoro memiliki program untuk memberikan bantuan pembangunan infrastruktur sumber air, berupa saranan dan prasarana pengadaan air bersi atau air minum, bagi masyarakat yang di desanya kesulitan air bersih,  di mana bantuan tersebut nantinya disalurkan melalui HIPPAM yang ada di desa.
 
Adie menjelaskan bahwa kegiatan tersebut untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terkait HIPPAM, yaitu kelompok yang didirikan oleh masyarakat untuk mengelola infrastruktur sumber air di desa, sehingga nantinya pemerintah dapat memberikan bantuan stimulan untuk saluran sampai ke rumah penduduk. Tapi untuk pengelolaan kesehariannya diserahkan kepada pengurus kelompok," kata Adie Witjaksono.
 
Adie menjelaskan bahwa setelah kita yang mana HIPAM ini pada saat musim kemarau ini sangat di butuhkan dinas cipta karya selalu memberikan bantuan kepada masyarakat sesuai perintah bupati
 
"Pelaksanaannya nanti masyarakat mengusulkan kelompoknya untuk mendapatkan bantuan dari Pemkab Bojonegoro, baik itu pipa, toren dan sebagainya, yang akan dibantu
 
 
 
Adie berharap kepada seluruh kepala desa dan camat, agar mendukung program pemkab Bojonegoro tersebut, sehingga ke depan nanti seluruh masyarakat di Kabupaten Bojonegoro tidak ada yang kesulitan air bersih saat musim kemarau.
 
"Para Kepala Desa apabila di desanya tidak terbentuk kelompok HIPAM agar segera dibetuk. Kami mengharapkan kepengurusannya itu langsung dari masyarakat, perangkat desa itu hanya sebagai pembina dan tidak ikut di kepengurusan, agar masyarakat bisa mandiri dan pengguna air minumnya bisa langgeng," kata Adie Witjaksono.
 
Di akhir sambutannya Adie berpesan kepada desa-desa yang ada sumber air yang besar, agar tetap di jaga dengan ditanami tumbuhan hijau.
 
"Kami harapkan HIPAM ini dapat berjalan dengan baik dan lancar dan Dinas Cipta Karya akan membantu pengarahannya. Ada alat nanti yang bisa mencari sumber air yang besar. Setelah ketemu sumbernya, nanti akan di bantu torendan pipanya agar bisa dialrikan di seluruh rumah penduduk didesa," kata Adie Witjaksono.
 
 
 
Bupati Anna Muawanah, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa setiap musim kemarau, beberapa desa di Kabupaten Bojonegoro mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Sementara penanganannya ditanggulangi dengan program tanggap darurat seperti droping air menggunakan tangki. Untuk itu Bupati berharap agar pada 2021 atau paling lambat tahun 2022, di Kabupaten Bojonegoro krisis air bersih di Kabupaten Bojonegoro telah selesai.
 
"Selama ini krisis air bersih dihadapi dengan cara konvensional. Biasanya di musim kering didroping air dengan mobil tangki dan ditampung menggunakan terpal. Menurut saya kurang efektif. Saya berharap nantinya semua daerah di Kabupaten Bojonegoro telah mendapatkan aliran air bersih dari program Pemkab Bojonegoro ini." kata Bupati Anna Muawanah.
 
 
 
Bupati juga menjelaskan bahwa untuk menganggulangi desa-desa yang mengalami kekeringan saat musim kemarau Pemkab Bojonegoro mulai tahun ini membuat program pembangunan infrastruktur sumber air, sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar warga khususndya untuk kecukupan air.
 
"Dalam bulan Agustus ini kita lakukan pembinaan seluruh kelembagaan HIPAM. Tentunya nanti ada masukan dan usulan atau masukan, mana yang kita kerjakan tahun 2020 dulu, dan dikerjakan tahun 2021 sampai 2022," kata Bupati Anna Muawanah.
 
Bupati juga mengajak masyarakat di Kabupaten Bojonegoro ikut merawat sumber mata air yang sudah ada. Masyarakat diharapkan ikut serta menanam pohon sehingga mampu menyerap air saat musim hujan.
 
"Kebutuhan air sangat penting untuk kita, maka lahan-lahan yang kosong, tolong ditanamu pohon untuk menyerap dan menyimpan air saat musim hujan dan saat musim kering lewat akarnya bisa mengeluarkan air," kata Bupati Anna Muawanah. (red/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Bojonegoro - Delapan tahun lalu, sebanyak 108 putra-putri terbaik Bojonegoro memulai langkah kecil sebagai peserta Program Apprentice SKK Migas bersama ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik

Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik

Geliat festival musik tidak hanya menghadirkan panggung megah dan alunan nada, tetapi juga menyisakan celah kerawanan bagi para pengunjungnya. Fenomena ...

1789671516.4309 at start, 1789671518.9188 at end, 2.4878711700439 sec elapsed