18 Maret dalam Sejarah
Rabu, 18 Maret 2026 09:00 WIBOleh Tim Redaksi
Pada tanggal 18 Maret, berbagai peristiwa penting telah mewarnai catatan sejarah dunia dan Indonesia. Salah satu momen paling ikonik di bidang antariksa terjadi pada tahun 1965, ketika kosmonot Uni Soviet, Alexei Leonov, menjadi manusia pertama yang melakukan aktivitas berjalan di luar angkasa selama sekitar 12 menit. Langkah berani ini menjadi tonggak besar dalam persaingan teknologi ruang angkasa di masa Perang Dingin.
Di panggung politik internasional, tahun 1922 mencatat peristiwa saat Mahatma Gandhi dijatuhi hukuman enam tahun penjara oleh pemerintah kolonial Inggris karena dakwaan penghasutan. Meskipun ia tidak menjalani hukuman secara penuh, momen penahanan ini justru semakin membakar semangat gerakan perlawanan tanpa kekerasan di India. Sementara itu, di Asia Tenggara pada tahun 1970, terjadi kudeta di Kamboja yang menggulingkan Pangeran Norodom Sihanouk saat ia sedang berada di luar negeri, yang kemudian mengubah peta konflik di wilayah tersebut.
Untuk sejarah di tanah air, tanggal 18 Maret 1966 merupakan bagian dari transisi kekuasaan menuju Orde Baru. Pada hari itu, sebanyak 15 menteri yang dianggap loyalis Presiden Soekarno atau memiliki keterkaitan dengan faksi kiri diamankan oleh pihak militer. Peristiwa ini memperkuat kendali Letnan Jenderal Soeharto dalam menata ulang pemerintahan pasca-G30S.
Selain peristiwa politik dan militer, tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Arsitektur Indonesia. Peringatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peran para perancang bangunan dalam menciptakan identitas fisik dan budaya bangsa. Di belahan dunia lain, tepatnya pada tahun 1990, terjadi pencurian karya seni terbesar di Museum Isabella Stewart Gardner, Boston, di mana sejumlah lukisan mahakarya hilang dan menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga kini.
































.md.jpg)






