News Ticker
  • Kenali Enam Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bisa Merusak Organ Ginjal Menurut Ahli Urologi
  • Pantes Budal Volume 6 Sajikan Pertunjukan Seni Reog Malam Nanti
  • Rahmat Junaidi dari Inspektorat Bojonegoro Sabet Penghargaan ASN Inspiratif dan Berintegritas dari BKN
  • 27 Juni dalam Sejarah
  • Gagal Mendahului di Jalur Balen-Bojonegoro, Pengendara NMax Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Juni 2026
  • Difabel Bojonegoro Pasok Ratusan Komponen Tas Rajut untuk Industri Nasional
  • Jangan Abai, Sinyal Halus Tubuh Kerap Kali Dikira Penyakit Ringan Ternyata Tanda Awal Kanker
  • Optimistis Capai Target Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Pemprov Jatim dan Bank Indonesia Pacu Lonjakan Investasi Daerah
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Verifikasi Berlapis Data Penerima Bansos Stunting, Anggaran Dua Ratus Juta Lebih
  • Dinpora Bakal Gelar Workshop Upscale Video Produk Buat Wirausahawan Muda, Catat Tanggalnya
  • 26 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Juni 2026
  • Ditinggal Pergi, Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar
  • Bupati Setyo Wahono Lantik Pengurus Dewan Pendidikan Bojonegoro 2026-2030, Tekankan Investasi SDM dan Penanganan Anak Putus Sekolah
  • Sambut Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Berikan Data yang Valid dan Jujur
  • Warga Ngraho, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Sinergi Pemkab Bojonegoro Gandeng Lintas Sektor Dorong Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas
  • Gus Fahim Kunjungi Keluarga Almarhumah di Mojorembun Blora, Tawarkan Pendidikan Gratis bagi Putri Korban
  • Bupati Arief Rohman Ambil Sumpah 191 Pejabat Fungsional Baru di Blora
  • 26 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Juni 2026
  • Geger Temuan Mayat Pria Asal Semarang Tergeletak di Depan Kamar Hotel Air Mancur Blora
  • Pemkab Bojonegoro Optimis Jadi Daerah Percontohan Nasional Program Kawasan Tanpa Rokok
Bupati Anna Muawanah Harap, Masyarakat Bojonegoro Tidak Bergantung pada Air Pabrikan

Bupati Anna Muawanah Harap, Masyarakat Bojonegoro Tidak Bergantung pada Air Pabrikan

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (01/09/2020), kembali menggelar kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) dan Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Santiasi (KP-SPAMS), untuk wilayah Kecamatan Bojonegoro, Dander, Purwosari, dan Kecamatan Padangan.
 
 
Kegiatan yang digelar di Pendapa Desa Karangsono Kecamatan Dander tersebut sebagai upaya Pemkab Bojonegoro untuk mengatasi kesulitan atau krisis air bersih atau air minum bagi sebagian desa di Kabupaten Bojonegoro.
 
Bupati Anna Muawanah yang hadir dalam kegiatan tersebut dalam sambutannya berharap, bahwa ke depan masyarakat Kabupaten Bojonegoro tidak tergantung dengan air pabrikan atau air kemasan. Untuk itu Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya pada tahun 2020 hingga 2021, akan memaksimalkan dan merevitalisasi HIPPAM, untuk pemenuhan kebutuhan dasar air minum, mandi dan cuci.
 
"Hari ini kita bicara untuk kebutuhan air dasar, sehingga kebutuhan masyarakat bisa tercukupi, karena kalau kita lhiat saat ini banyak yang tergantung dengan air pabrikan, padahal kesehataan juga belum tentu bisa terjamin," kata Bupati Anna Muawanah.
 
 

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah saat beri sambutan dalam Pembinaan dan Sosialisasi HIPPAM dan KP-SPAMS di Pendapa Desa Karangsono Kecamatan Dander. Selasa (01/09/2020)

 
Bupati mengungkapkan bahwa saat ini masyarakat yang tinggal di Bojonegoro Kota dan sebagian wilayah kecamatan, banyak yang menggunkan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM),  namun demikian berdasarkan data, jumlah sambungan PDAM ke rumah tangga belum mencapai 50 persen.
 
"Menurut kami dari 419 desa di Bojonegoro ini perlu ada inisiasi dari kelompok masyarakat untuk membentuk HIPPAM. Tentunya yang di perkotaan untuk memberikan pelayanan kepada masyaraktat, meskipun banyak yang menggunakan PDAM, namun PDAM sendiri juga ada persolaan, misal air yang keruh, debit air kecil, dan lain sebagainya," kata Bupati Anna Muawanah.
 
Pada kesempatan tersebut Bupati berpesan kepada desa-desa yang HIPPAM-nya sudah bagus, agar di maksimalkan secara keorganisasiaan, dengan melibatkan warga masyarakat agar warga masyarakat merasa memiliki. Sementara kepala Desa dan Perangkat, sebagai pembina masyarakatnya. Sementara untuk desa-desa yang belum ada HIPPAM-nya, Bupati berharap agar segera membentuk HIPPAM.
 
"Setelah itu Pemkab bisa melakukan pemetakan data, mana wilayah desa yang kekurangan sumber air nanti bisa diberikan bantuan sehingga kebutuhan dasar air tercukupi. Bukan untuk air minum saja termasuk masak dan cuci," kata Bupati Anna Muawanah.
 
Bupati juga mengajak masyarakat di Kabupaten Bojonegoro untuk ikut merawat sumber mata air, salah satunya masyarakat diharapkan ikut serta menanam pohon sehingga mampu menyerap air saat musim hujan.
 
"Juga pelestarian alam. Kepala desa menjadi pelopor. Untuk wilayah yang gersang perlu ditanami pohon," kata Bupati Anna Muawanah.
 
 
 
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Satito Hadi ST MT, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 18 HIPPAM yang ada di 51 desa di 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Bojonegoro, Dander, Purwosari, dan Kecamatan Padangan, yang bertujuan untuk penguatan kelembagaan HIPPAM.
 
"Kegiatan hari ini adalah bagaimana membentuk dan memberdayakan HIPPAM dalam rangka meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih kepada masyarakat, terutama masyarakat pedesaan." tutur Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Satito Hadi ST MT.
 
Satito berharap bahwa kegiatan pembinaan tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi setelah kegiatan tersebut diharapkan ada tindak lanjut warga setempat, pengurus HIPPAM, dan pemertintah desa setempat, sehingga ke depannya ada perubahan yang lebih baik dalam pelayanan air bersih kepada masyarakat.
 
"Dalam waktu dekat mohon kepala desa untuk segera duduk bersama dengan masyarakat, berembuk dan bermusyawarah dengan masyarakat, terkait revitalisasi HIPPAM di desa masing masing." kata Satito Hadi.
 
 
 
Satito berharap untuk desa-desa yang belum memiliki HIPPAM agar segera dibentuk kelembagaannya, sehingga nantinya Pemkab Bojonegoro, melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, dapat memberikan bantuan pembangunan infrastruktur sumber air, berupa saranan dan prasarana pengadaan air bersi atau air minum, bagi masyarakat yang di desanya kesulitan air bersih.
 
"Dinas Cipta Karya tentunya tidak akan berhenti sampai di sini. Tentunya program ini akan kami tindak lanjuti untuk memberikan bantuan terkait penyediaan air bersih di pedesaan," kata Satito Hadi.
 
Selain dihadiri oleh Bupati dan Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Bojonegoro Kota, Camat Dander, Camat Purwosari, Camat Padangan, para Kepala Desa dan masyarakat pengelola HIPPAM dari desa-desa di 4 kecamatan tersebut. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782543665.4143 at start, 1782543665.8801 at end, 0.46584820747375 sec elapsed