News Ticker
  • Sering Mengalami Mimpi tentang Pekerjaan Kantor? Ternyata Ini Penyebab Psikologisnya
  • Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa
  • Optimalkan Kesejahteraan Keluarga, TP PKK Bojonegoro Sisir Desa Sudah di Kecamatan Malo
  • Sempat Viral Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Randublatung - Cepu, Pemprov Jateng Pastikan Jadi Prioritas Pembangunan
  • 10 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 10 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Bojonegoro Capai 11,38 Persen, Geser Dominasi Migas
  • Rumah Warga Sumberrejo, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Tangani Kasus Anak Tidak Sekolah, Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan Strategi Khusus dan Jalur Alternatif
  • Madrasah dan Pesantren Siap Jadi Basis Solusi Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah
  • Seperempat Abad Merantau Lansia Sebatang Kara di Bojonegoro Dievakuasi ke Panti Sosial Magetan
  • Faktor Ekonomi Hingga Pernikahan Dini Picu 5.610 Anak di Bojonegoro Tidak Sekolah
  • Mudahkan Petani, DKPP Bojonegoro Terapkan Mekanisme Praktis Pengajuan Bantuan Benih Tembakau
  • Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor
  • 09 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 09 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
  • Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Terbaik I dari Kemendagri
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
  • Tips Mendidik Anak TK Berkarakter Baik, Mulai dari Keteladanan hingga 4 Kata Ajaib
  • 08 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 08 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Panggung Hiburan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Bakal Diramaikan Sejumlah Artis Ternama
  • Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik
Semburan Air Bercampur Lumpur dan Gas, Kembali Terjadi di Wilayah Blora

Semburan Air Bercampur Lumpur dan Gas, Kembali Terjadi di Wilayah Blora

Blora - Sebuah fenomena alam, semburan air bercampur lumpur dan gas terjadi lagi di Kabupaten Blora. Kali ini bertempat di Desa Polsorejo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora, yang lokasinya berada di tengah hutan di pinggiran desa setempat.
 
 
Fenomena alam tersebut berada di bekas sumur minyak tua peninggalan jaman Belanda dan selain semburan besar tersebut, juga muncul beberapa semburan kecil di sekitar lokasi.
 
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian setempat juga telah memasang garis polisi (police line) agar warga masyarakat tidak mendekat di area semburan tersebut.
 
 
 

Fenomena alam, semburan air bercampur lumpur dan gas, di Desa Polsorejo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora, yang lokasinya berada di tengah hutan di pinggiran desa setempat. Senin (05/10/2020)

 
Sebelumnya, semburan air bercampur lumpur dan gas muncul di lokasi Wisata Geologi Kesongo, turut Dukuh Sucen Desa Gabusan Kecamatan Jati Kabupaten Blora, Kamis (27/08/2020) lalu.
 
Dalam kejadian waktu itu, seorang warga sempat menghirup gas dari semburan tersebut sehingga mengalami mual-mual. Selain itu, belasan hewan ternak milik warga setempat juga dilaporkan hilang, masuk atau tertelan luapan lumpur tersebut.
 
 
 
 
Kepala Desa Plosorejo Kecamatan Kunduran, Suwignyo, kepada awak media ini Senin (05/10/2020) mengatakan bahwa fenomena alam ini berada di bekas sumur minyak tua, yang ada sejak jaman Belanda. Menurutnya, sebenarnya semburan ini sudah lama terjadi,  hanya saja kali ini semburan semakin besar dan termasuk semburan terbesar yang pernah terjadi.
 
"Selain semburan besar tersebut juga muncul beberapa semburan kecil di sekitar lokasi. Semburan kecil itu juga beberbau gas bercampur belerang," tutur Suwignyo.
 
Suwignyo menyampaikan bahwa sebelumnya warga sekitar sempat menggunakan dan memanfaatkan air semburan tersebut untuk menyiram tanaman di ladang, namun lima tahun terakhir ini warga sudah tidak menggunakannya lagi lantaran berbau gas dan belerang.
 
"Dulu pernah kejadian ada sapi mati saat berada di sekitar lokasi, oleh sebab itu warga kami minta tidak terlalu dekat dengan lokasi semburan tersebut." pesan Suwignyo.
 
 
 
Sementara itu, Kapolsek Kunduran Iptu Lilik Eko Sukaryono mengatakan bahwa untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, saat ini petugas telah memasang garis polisi (police line) di sekitar semburam tersebut.
 
"Ini kita beri police line untuk keamanan, oleh sebab itu kami iimbau warga tidak mendekat di lokasi tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan " ucap Kapolsek.
 
Untuk diketahui bahwa semburan air bercampur lumpur dan gas di Desa Polsorejo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora
tersebut sudah terjadi sejak lama. Biasanya, saat musim kemarau semburan tersebut mengecil namun saat musim kemarau kali ini semburannya justru semakin besar. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1781078782.4129 at start, 1781078783.0626 at end, 0.64969682693481 sec elapsed