Peresmian Jembatan Clebung di Bubulan Bojonegoro Disambut dengan Syukuran Warga
Minggu, 01 November 2020 13:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Warga masyarakat di Dusun Maor Desa Clebung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (01/11/2020) menggelar syukuran atas diresmikannya Jembatan Clebung, yang menghubungkan dusun setempat dengan desa-desa lainnya.
Rasa syukur warga Dusun Maor tersebut diwujudkkan dengan membawa 30 tumpeng untuk disantap bersama-sama di atas jembatan yang baru diresmikan oleh Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah.
Salah satu warga Dusun Maor, Yulianto, kepada awak media ini mengatakan dirinya bersama warga masyarakat Dusun Maor sangat bersyukur atas pembangunan Jembatan Clebung tersebut, sehingga dirinya dan warga laian di dusunnya sekarang ini tidak lagi terisolir.
"Kami sudah menunggu adanya jembatan ini kurang lebih 3 tahun. Alhamdulillah sekarang sudah jadi, sehingga hari ini kita gelar syukuran. Total sebanyak 30 tumpeng," tutur Yulianto.
Warga masyarakat Dusun Maor Desa Clebung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro, saat gelar syukuran di atas Jembatan Clebung. Minggu (01/11/2020)
Yulianto menuturkan bahwa sejak Jembatan Clebung putus pada 2018 lalu, warga dusun setempat, termasuk anak-anak sekolah, untuk menuju desa seberang atau jalan raya, harus memutar dengan jarak kurang lebih 3 kilometer.
"Sekarang dengan adanya jembatan ke jalan raya hanya satu kilometer, jadi lebih dekat. " kata Yulianto.
Lebih lanjut Yulianto dan warga Dusun Maor berharap setelah adanya pembangunan jembatan tersebut dapat dilanjutkan dengan pembangunan akses jalan poros desa, sehingga bisa memperlancar akses ekonomi warga setempat.
"Selain memperlancar lalu lintas tentu akan mempermudah warga dalam menjual hasil pertanian. Kami atas nama warga Dusun Maor mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, SKK Migas, EMCL, dan Kodim Bojonegoro," kata Yulianto.
Jembatan Clebung, yang menghubungkan Dusun Maor dan Desa Clebung Kecamatan Bubulan Kabup[aen Bojonegoro. Minggu (01/11/2020)
Sebelumnya, Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, didampingi Danrem 082 Citra Panca Yuda Jaya, Kolonel Inf M Dariyanto dan Kepala Perwakilan dari SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi, meresmikan Jembatan Clebung.
Jembatan Clebung dibangun menggunakan anggaran dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dari SKK Migas dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sebesar Rp 2,6 miliar, dengan spesifikasi panjang jembatan 27 meter, lebar badan 6 meter, trotoar 60 sentimeter. Sedangkan untuk pelaksanaan pembangunannya dikerja-samakan melalui program karya bakti skala besar (KBSB) oleh TNI dari Kodim 0813 Bojonegoro.
Untuk diketahui, Jembatan Clebung, penghubung Dusun Maor dengan Desa Clebung Kecamatan Bubulan, merupakan asset milik Perum perhutani KPH Bojonegoro yang awalnya dibangun tahun 2005, namun pada akhir 2018, jembatan tersebut ambrol atau putus karena diterjang banjir sehingga akses warga masyarakat kedua dusun tersebut putus.
Dengan terputusnya akses jembatan tersebut, setidaknya ada 238 kepala keluarga atau lebih dari 500 jiwa, warga Dusun Maor Desa Clebung Kecamatan Bubulan, terisolir.
Dikarenakan jembatan tersebut berada di lahan milik Perhutani, sehingga Pemkab Bojonegoro tidak dapat menganggarkan dana pembangunan jembatan tersebut, sehingga Bupati berupaya agar jembatan tersebut dapat segera dibangun, hingga akhirnya jembatan tersebut dapat dibangun menggunakan dana CSR dari SKK Migas bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) industri hulu migas, yaitu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
Dengan telah selesainya pembangunan Jembatan Clebung tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga masyarakat, karena saat ini warga dengan muda memobilisasi bahan-bahan pertanian termasuk juga akses untuk sekolah dan kesehatan. (dan/imm)