Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana pada Anggota Sat Linmas Desa
Minggu, 01 November 2020 18:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojongoro, pada Minggu (01/11/2020) menggelar Pelatihan penanganan dan Penanggulangan Bencana kepada anggota Satuan Pelindungan Masyarakat (Sat Limnas) Desa pada wilayah potensi bencana banjir bandang, bencana angin puting beliung, dan bencana kebakaran, di wilayah Kecamatan Temayang.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan bekal atau pengetahuan dasar tentang teknik-teknik penanganan bencana kepada para anggota Sat Linmas Desa. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai upaya meminimalisir potensi timbulnya korban jiwa dan harta benda manakala terjadi bencana.
Kegiatan yang digelar di Balai Desa Temayang tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah; Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Kasmari SSTP; Camat Temayang, Imam Cahyono, Muspika Temayang; Kepala Desa se Kacamatan Temayang, dan diikuti perwakilan anggota Sat Linmas dari 12 desa di Kecamatan Temayang.
Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Kasmari SSTP, saat beri sambutan dalam acara Pelatihan Sat Linmas di Kecamatan Temayang Bojonegoro. Minggu (01/11/2020)
Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Kasmari SSTP dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pelatihan dan pembinaan Sat Linmas se Kecamatan Temayang terkait dengan kebencanaan tersebut digelar menyonsong pergantian musim, dari pergatian musim kemarau ke musim penghujan.
"Dalam pelatihan ini para anggota Sat Linmas Desa diberikan materi pelatihan penanggulangan kebencanaan dari BPBD dan dari teknik pemadam kebakaran dari Dinas Damkar. Sementara penanganan pengungsian dan dapur umum dari Tagana Dinsos Bojonegoro." kata Kasmari.
Kasmari menjelaskan bahwa di wilayah Kecamatan Temayang tersebut untuk potensi kebencanaan sangat tinggi, dilihat topografi dan dilihat dari sejarahnya, sering terjadi bencana alam terutama banjir.
"Harapanya dengan pelatihan ini paling tidak rekan-rekan Satlinmas di desa-desa di wilayah Kecamatan Temayang mempunyai bekal atau pengetahuan dasar tentang teknik-teknik penanganan bencana di wilayahnya," tutur Kasmari.
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat beri sambutan dalam acara Pelatihan Sat Linmas di Kecamatan Temayang Bojonegoro. Minggu (01/11/2020)
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalam sambutanya mengatakan bahwa di Kabupaten Bojonegoro ini ada beberapa desa yang berpotensi rawan bencana, khususnya bencana banjir dan longsor, oleh sebab itu Sat Linmas adalah unit terkecil gerak cepat yang dapat tiba pertama kali di lokasi kejadian musibah.
"Saya harapkan linmas gerak cepat sambil laporan ke Kades, Camat, Satpol PP, kemudian Bupati, sehingga kami mengharapkan Sat Linmas memasuki musim penghujan ini agar siap gerak cepat menghadapi bencana yang sewaktu -waktu terjadi." kata Bupati Anna Muawanah.
Pada kesempatan tersebut Bupati berpesan kepada Sat Linmas bahwa selain siap-siaga, manakala terjadi musibah Sat Linmas harus mempersiapkan dirinya sebelum menolong orang lain. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan pelatihan agar anggota Sat Linmas paham dan mengetahui bagaimana cara memberikan pertolongan yang benar.
"Sebagai orang yang memberikan pertolongan pertama dalam musibah, kita harus aman dulu, baru memberikan pertolongan pada orang lain," kata Bupati Anna Muawanah.
Di akhir sambutannya Bupati juga meminta kepada para camat dan stakeholder lainnya agar selalu memantu daerah-daerah yang berpotensi terjadi bencana, khususnya tanah longsor, termasuk mengidentifikasi daerah-daerah yang berpotensi terjadi kebakaran yang diakibatkan oleh korsleting listrik PLN.
"Kami harapkan selain tindakan penanggulangan bencana, tentunya ada tindakan preventif atau pencegahan untuk meminimalisir timbulnya korban atau keruugian material," kata Bupati Anna Muawanah. (dan/imm)