News Ticker
  • Menjadikan Perayaan Tahun Baru Tanpa Kembang Api Tetap Seru
  • Damkarmat Bojonegoro Tangani 246 Kasus Kebakaran Sepanjang 2025
  • Mengapa Tahun Baru Dirayakan pada 1 Januari? Ini Sejarah di Baliknya
  • Pemprov Jatim Gelar Dzikir Akhir Tahun di Islamic Center Surabaya
  • Bupati Blora Dorong Gerakan Menanam Pohon Lintas Sektor untuk Masa Depan Lingkungan
  • Dishub Bojonegoro Serius Penataan Parkir di Ruas Jalan
  • Pengurus Baru MUI Bojonegoro Dikukuhkan
  • Lestarikan Budaya Lokal, Karang Taruna Se-Kecamatan Ngawen Gelar Festival Tradisional Blora
  • Harga Pangan Nasional per 31 Desember 2025: Cabai Rawit Merah Turun ke Rp65.300 per Kg
  • Rayakan Malam Akhir Tahun Anda Lewat Super Music New Year’s Eve 2026 di Alun-Alun Bojonegoro
  • 31 Desember dalam Sejarah
  • Bupati Blora Perpanjang Kontrak 286 PPPK hingga 2030
  • Petani Milenial Bojonegoro Sulap Lahan Terbatas Jadi Kebun Hidroponik Produktif
  • Pring Sewu dan Segoro Biru, Destinasi Wisata Alternatif di Pinggir Bengawan Solo Bojonegoro
  • Dirut Bulog Ajak Pedagang Pasar Terapkan QRIS untuk Transaksi Lebih Lancar
  • Kreatif Tanpa Henti, Pengrajin Batik Bojonegoro Tembus Pasar Internasional
  • Waspadai Cuaca Ekstrem di Tengah Liburan Pergantian Tahun
  • Sebanyak 419 Desa di Bojonegoro Kini Punya Mobil Siaga, Layanan Darurat Warga Makin Optimal
  • TVRI Resmi Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Seluruh Pertandingan Bisa Disaksikan Gratis
  • 30 Desember dalam Sejarah
  • Bupati Bojonegoro Kukuhkan Forum Komunikasi BUMDesma untuk Dorong Ekonomi Desa
  • 16 Juta Orang Diprediksi Masuk Jawa Timur Saat Libur Nataru
  • Dampingi Kapolri, Gubernur Jatim Hadiri Peletakan Batu Pertama Museum Marsinah di Nganjuk
  • Pola Makan Sehat, Kunci Menjaga Keseimbangan Hormon untuk Kesehatan Holistik
Program 'Gropyokan', Pemdes Tumbrasanom Kedungadem Bojonegoro Beli Tikus Rp 1.000 Per Ekor

Program 'Gropyokan', Pemdes Tumbrasanom Kedungadem Bojonegoro Beli Tikus Rp 1.000 Per Ekor

Bojonegoro - Sebagai upaya untuk membasmi hama tikus yang seringkali menyerang tanaman padi petani, Pemerintah Desa (Pemdes) Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro mendorong para petani dan warga masyarakat setempat untuk melaksanakan program gropyokan atau pembasmian hama tikus dengan cara berburu tikus bersama-sama.
 
#adsense#

Gelombang pertama gropyokan tersebut dilaksanakan selama seminggu, mulai Jumat (25/12/2020) hingga Kamis (31/12/2020), dan dimungkinkan akan dilanjutkan pada gelombang berikutnya.
 
Dalam program gropyokan tersebut, pemerintah desa setempat menerapkan kebijakan membeli setiap ekor tikus yang dibunuh petani atau warga dengan harga Rp 1.000 per ekor.
 
Selain itu, petani atau warga yang mendapatkan tikus terbanyak dalam gropyokan gelombang pertama ini, akan diberikan hadiah berupa uang tunai Rp 1 juta.
 
 
 

Peluncuran program gropyokan di Desa Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Jumat (25/12/2020). (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Kepala Desa Tumbrasanom  Kecamatan Kedungadem, Juminto SM, saat peluncuran program gropyokan, Jumat (25/12/2020) pagi menjelaskan bahwa gerakan membasmi tikus dengan cara gopyokan dianggap masih cukup efektif dibanding menggunakan media racun tikus atau dengan memasang jebakan listrik yang saat ini sangat dilarang.
 
Ia menjelaskan bahwa program gropyokan gelombang pertama dimulai hari ini hingga seminggu ke depan, dan dimungkinkan akan dilanjutkan dengan gelombang berikutnya.
 
"Cara pembasmian tikus dengan gropyokan ini masih cukup efektif dan efesian. Mulai hari ini petani dan warga sudah bisa mulai berburu untuk membasmi hama tikus,"tutur Juminto.
 
Juminto mengaku bahwa ancaman hama tikus di desanya sangat merugikan petani dan berpotensi dapat mengakibatkan gagal panen, karena keberadaan hama tikus ini yang merata di semua lahan pertanian di desanya.
 
Untuk itulah Pemdes Tumbrasanom mengambil kebijakan akan membeli setiap ekor tikus yang dibunuh petani atau warga dengan harga Rp 1.000 per ekor. Selain itu, petani atau warga yang mendapatkan tikus terbanyak akan diberikan hadiah uang tunai Rp 1 juta.
 
"Petani atau warga yang berhasil membunuh tikus langsung bisa mendapatkan uang, dengan membawa tubuh tikus yang ditangkap." kata Juminto.
 
Juminto menuturkan bahwa program gropyokan tersebut hanya berlaku bagi warga atau petandi di Desa Tumbrasanom saja. Menurutnya, di hari pertama gropyokan ini setidaknya suda ada 100 orang warga di desanya yang mulai melakukan perburuan hama tikus bersama-sama.
 
"Semoga dengan adanya gopyokan tikus ini bisa mengurangi hama tikus yang menyerang tanaman padi petani di desa kami." kata Juminto.
 
 
Sementara itu, salah satu Ketua Kelompok Tani desa setempat, Budi Hantoyo SPd I, menyambut baik apa yang dilakukan Pemerintah Desa Tumbrasanom dengan program gropyokan berhadiah tersebut.
 
"Saya mewakili empat kelompok tani di Desa Tumbrasanom ini sangat sangat bersyukur dan mendukung atas program dari Pemdes Tumbrasanom. Mudah-mudahan dengan program ini hasil panen para petani bisa lebih baik." kata Budi Hantoyo.
 
Turut hadir dalam peluncuran program groyokan tersebut Babinsa Desa Tumbrasanom, Serka Muplikun, Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Kecamatan Kedungadem, Sandy Trifika, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman-Pengamat Hama Penyakit (PPOPT-PHP) Kecamatan Kedungadem, Sumaji; dan perwakilan petani setempat. (dan/imm)
 
Banner Ucapan Nataru ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Bojonegoro - Peluang Bojonegoro Geopark untuk meraih UNESCO Global Geopark (UGGp) cukup besar, karena Bojonegoro mengangkat tema petroleum system paling ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Rayakan Malam Akhir Tahun Anda  Lewat Super Music New Year’s Eve 2026 di Alun-Alun Bojonegoro

Rayakan Malam Akhir Tahun Anda Lewat Super Music New Year’s Eve 2026 di Alun-Alun Bojonegoro

Bojonegoro - Bagi Anda masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya, jangan lewatkan keseruan malam tahun baru Anda nanti dari hiburan menarik ini. ...

1767242642.5701 at start, 1767242643.4617 at end, 0.8915479183197 sec elapsed