News Ticker
  • SPMB 2026, Dinas Pendidikan Jatim Siapkan 12.060 Kursi SMA dan SMK Negeri di Bojonegoro
  • Kenali Tanda Liver Bermasalah dari Gatal-gatal dan Perut Begah
  • Pemprov Jatim Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Saint Petersburg Rusia, Mulai Industri Perkapalan hingga Kesehatan Modern
  • Sensus Ekonomi 2026, BPS dan Pemkab Bojonegoro Sepakati Pakta Integritas Pemetakan Struktur Daerah
  • 13 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 13 Juni 2026
  • Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji Bojonegoro, Boneka Unta Jadi Oleh-Oleh Khas
  • Sukses Dongkrak Ekonomi Warga Gayam, Program Domba Kesejahteraan Pemkab Bojonegoro Berbuahkan Hasil
  • Panen Raya di Rutan Blora, Wabup Dorong Produksi Padi Organik Tembus Pasar Jakarta
  • Dua Bulan Terapkan WFH, Pemprov Jatim Hemat Anggaran Listrik, Air, Hingga BBM Ratusan Juta
  • Harlah ke-20 PPDI Baureno, Perangkat Desa Keluhkan Keterlambatan Gaji Akibat Efisiensi Anggaran
  • Kilas Balik Sejarah Dunia 12 Juni
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 12 Juni 2026
  • Komisi C DPRD Bojonegoro Kawal Program Pembangunan 2026 dan Penggunaan CSR Bank Daerah
  • Bupati Bojonegoro Medhayoh di Gayam, Dorong Diversifikasi Pertanian dan Evaluasi Program Gayatri
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Bojonegoro Kota Terbakar
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Bojonegoro Jaga Mata Air Demi Masa Depan Generasi
  • Anggaran Jalan Randublatung-Cepu Ditambah Jadi Rp 30 Miliar dan Diusulkan Jadi Jalan Nasional
  • Tak Hanya Manual, Pemkab Blora Wacanakan Job Fair Digital Berbasis Website Sepanjang Tahun
  • Lantik Dua Kades PAW, Bupati Setyo Wahono Minta Segera Tancap Gas dan Rangkul Semua Elemen
  • Wujudkan Program 'Golek Gawean Gampang', Pemkab Blora Buka Lowongan 7.439 Posisi di Job Fair 2026
  • 11 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juni 2026
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Seorang Anak di Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
Program 'Gropyokan', Pemdes Tumbrasanom Kedungadem Bojonegoro Beli Tikus Rp 1.000 Per Ekor

Program 'Gropyokan', Pemdes Tumbrasanom Kedungadem Bojonegoro Beli Tikus Rp 1.000 Per Ekor

Bojonegoro - Sebagai upaya untuk membasmi hama tikus yang seringkali menyerang tanaman padi petani, Pemerintah Desa (Pemdes) Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro mendorong para petani dan warga masyarakat setempat untuk melaksanakan program gropyokan atau pembasmian hama tikus dengan cara berburu tikus bersama-sama.
 
#adsense#

Gelombang pertama gropyokan tersebut dilaksanakan selama seminggu, mulai Jumat (25/12/2020) hingga Kamis (31/12/2020), dan dimungkinkan akan dilanjutkan pada gelombang berikutnya.
 
Dalam program gropyokan tersebut, pemerintah desa setempat menerapkan kebijakan membeli setiap ekor tikus yang dibunuh petani atau warga dengan harga Rp 1.000 per ekor.
 
Selain itu, petani atau warga yang mendapatkan tikus terbanyak dalam gropyokan gelombang pertama ini, akan diberikan hadiah berupa uang tunai Rp 1 juta.
 
 
 

Peluncuran program gropyokan di Desa Tumbrasanom Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Jumat (25/12/2020). (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Kepala Desa Tumbrasanom  Kecamatan Kedungadem, Juminto SM, saat peluncuran program gropyokan, Jumat (25/12/2020) pagi menjelaskan bahwa gerakan membasmi tikus dengan cara gopyokan dianggap masih cukup efektif dibanding menggunakan media racun tikus atau dengan memasang jebakan listrik yang saat ini sangat dilarang.
 
Ia menjelaskan bahwa program gropyokan gelombang pertama dimulai hari ini hingga seminggu ke depan, dan dimungkinkan akan dilanjutkan dengan gelombang berikutnya.
 
"Cara pembasmian tikus dengan gropyokan ini masih cukup efektif dan efesian. Mulai hari ini petani dan warga sudah bisa mulai berburu untuk membasmi hama tikus,"tutur Juminto.
 
Juminto mengaku bahwa ancaman hama tikus di desanya sangat merugikan petani dan berpotensi dapat mengakibatkan gagal panen, karena keberadaan hama tikus ini yang merata di semua lahan pertanian di desanya.
 
Untuk itulah Pemdes Tumbrasanom mengambil kebijakan akan membeli setiap ekor tikus yang dibunuh petani atau warga dengan harga Rp 1.000 per ekor. Selain itu, petani atau warga yang mendapatkan tikus terbanyak akan diberikan hadiah uang tunai Rp 1 juta.
 
"Petani atau warga yang berhasil membunuh tikus langsung bisa mendapatkan uang, dengan membawa tubuh tikus yang ditangkap." kata Juminto.
 
Juminto menuturkan bahwa program gropyokan tersebut hanya berlaku bagi warga atau petandi di Desa Tumbrasanom saja. Menurutnya, di hari pertama gropyokan ini setidaknya suda ada 100 orang warga di desanya yang mulai melakukan perburuan hama tikus bersama-sama.
 
"Semoga dengan adanya gopyokan tikus ini bisa mengurangi hama tikus yang menyerang tanaman padi petani di desa kami." kata Juminto.
 
 
Sementara itu, salah satu Ketua Kelompok Tani desa setempat, Budi Hantoyo SPd I, menyambut baik apa yang dilakukan Pemerintah Desa Tumbrasanom dengan program gropyokan berhadiah tersebut.
 
"Saya mewakili empat kelompok tani di Desa Tumbrasanom ini sangat sangat bersyukur dan mendukung atas program dari Pemdes Tumbrasanom. Mudah-mudahan dengan program ini hasil panen para petani bisa lebih baik." kata Budi Hantoyo.
 
Turut hadir dalam peluncuran program groyokan tersebut Babinsa Desa Tumbrasanom, Serka Muplikun, Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Kecamatan Kedungadem, Sandy Trifika, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman-Pengamat Hama Penyakit (PPOPT-PHP) Kecamatan Kedungadem, Sumaji; dan perwakilan petani setempat. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1781335065.9811 at start, 1781335066.9094 at end, 0.9283390045166 sec elapsed