Bulog Pastikan Stok Bahan Pangan di Jawa Timur Aman Jelang Idulfitri
Minggu, 15 Maret 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Surabaya – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Timur memastikan stok bahan pokok aman dan mencukupi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho mengatakan persediaan beras dan minyak goreng subsidi Minyakita dalam kondisi melimpah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Lebaran.
“Stok beras di Jawa Timur mencapai sekitar 1 juta ton, sementara Minyakita sekitar 2,1 juta liter yang disiapkan untuk menghadapi Idulfitri,” kata Langgeng.
Sejak Januari 2026, Bulog Jatim juga telah menyalurkan sekitar 42 ribu ton beras SPHP dan 9 juta liter Minyakita melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, pasar, dan Rumah Pangan Kita (RPK).
Di sisi penyerapan, Bulog Jatim mencatat capaian 588 ribu ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara sekitar 300 ribu ton beras. Jumlah ini merupakan yang tertinggi secara nasional dengan kontribusi sekitar 32 persen dari total penyerapan nasional.
Menurut Langgeng, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, termasuk Pemprov Jatim, penyuluh pertanian, TNI, Polri, mitra penggilingan, serta Tim Jemput Pangan (TJP) Bulog.
Untuk menjaga keamanan transaksi, Bulog Jatim juga mendorong petani melakukan pembayaran gabah secara non-tunai melalui transfer ke rekening masing-masing. Tim Jemput Pangan Bulog tetap siaga selama periode libur Idulfitri untuk membeli gabah petani dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram.
Selain beras, Bulog Jatim juga telah menyerap sekitar 40.796 ton jagung pipil kering atau sekitar 40 persen dari target nasional 100 ribu ton hingga akhir tahun.
Jagung tersebut dibeli dengan harga Rp6.400 per kilogram untuk kadar air maksimal 14 persen di gudang Bulog. Penyerapan ini juga didukung Polda Jawa Timur, termasuk penggunaan gudang milik Polri di Mojokerto untuk penyimpanan.
Langgeng menambahkan, stok jagung tersebut akan digunakan untuk program stabilisasi harga pakan ternak guna menjaga harga pakan, telur, dan daging ayam tetap stabil. (Red/Toh)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
































.md.jpg)






