News Ticker
  • Tunggakan PBB-P2 Bojonegoro Tembus Rp8,2 Miliar, Warga Bebas Denda hingga 20 Oktober
  • Gayatri Bojonegoro Dorong Pendapatan Harian 5.400 KPM dari Beternak Ayam Petelur
  • Pekerja EMCL Kerja Bakti Bersama Masyarakat Sekitar Lapangan Kedung Keris
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 08 Oktober 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 08 Oktober 2026
  • 08 Oktober dalam Sejarah
  • Festival Ledre 2026 Dorong Regenerasi Pengrajin dan Wirausaha Baru
  • Perluas Gerakan Lingkungan, Desa di Bojonegoro Ini Bentuk Pengurus Bank Sampah di 3 Dusun
  • Komisi C DPRD Bojonegoro Desak Pembentukan Satgas Kebencanaan Terpadu Lintas Sektor
  • Sambut HUT ke-81, Pemprov Jatim Gelar Servis Gratis untuk 8.100 Motor di 38 Kabupaten/Kota
  • Tingkatkan Deteksi Dini Penyakit, Pemkab Bojonegoro Gelar Program Cek Kesehatan Gratis Bagi ASN
  • Sering Mengantuk Padahal Tidur Sudah Cukup? Ini 4 Faktor Pemicunya yang Sering Tak Disadari
  • Program Domba Kesejahteraan Pemkab Bojonegoro Bawa Manfaat Nyata bagi Warga Desa Begadon Gayam
  • DPRD Bojonegoro Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi dan Pembentukan Pansus
  • 07 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro Rabu 07 Oktober 2026
  • SIMBAK KADES, Aplikasi Digital Milik Pemdes Sukorejo untuk Keamanan Lingkungan
  • Bantu 1.549 UMKM Naik Kelas, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Bansos Usaha Ekonomi Produktif di Pendopo Malowopati
  • Masuk 10 Besar Jaga Jatim, Siskamling Desa Sukorejo Bertransformasi Jadi Pusat Ketahanan Sosial dan Dilindungi BPJS Ganda
  • Perkuat Pemberdayaan Desa, TP PKK Bojonegoro Serahkan Bantuan dan Dorong Pengelolaan Sampah bernilai Ekonomi
  • 06 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Selasa 06 Oktober 2026
  • Blora Jadi Salah Satu Piloting MBG Prasmanan, Bupati-Wabup Pantau Antusiasme Siswa
  • Terlindas Truk di Jalan Raya Dander, Bojonegoro, Pelajar Asal Blora Meninggal Dunia
Pulang Merantau, Warga Ngasem, Bojonegoro Jualan Keripik, Omzet Belasan Juta Rupiah

Ekonomi Kreatif dan UMKM

Pulang Merantau, Warga Ngasem, Bojonegoro Jualan Keripik, Omzet Belasan Juta Rupiah

Bojonegoro - Harga jual pisang di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya tergolong relatif sangat murah. Satu sisir pisang dijual dengan harga kurang dari sepuluh ribu rupiah.
 
Namun di tangan pasangan Lutfiatul (33) dan Ali Harsono (36), warga desa setempat, pisang diolah menjadi makanan berupa keripik, yang memiliki nilai jual tinggi. Saat ini, omzet usaha pasangan tersebut dalam sebulan bisa mencapai belasan juta rupiah.
 
 
Lutfiatul, kepada awak media ini Sabtu (20/02/2021) menceritakan bahwa dirinya bersama suaminya memulai usaha keripik pisang tahun 2019. Ide berjualan keripik pisang tersebut muncul ketika dia pulang Ke Bojonegoro dari merantau di Kota Bogor.
 
Saat itu, dia menemukan pisang yang terjatuh di jalan. Dia juga melihat banyak petani yang sedang memanen pisang, namun harganya sangat murah.
 
"Kami berpikir bagaimana memanfaatkan pisang yang ada di tempat kami dan desa sekitar yang lumayan banyak. Jadilah kami produksi kripik pisang," kata Lutfiatul.
 
 
 

Lutfiatul (33), warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, dengan keripik produksinya. (foto: ver/beritabojonegoro)

 
Lutfiatul mengungkapkan bahwa yang memiliki keahlian mengolah pisang adalah suaminya, Ali Harsono. Menurutnya, semasa remaja suaminya ikut saudaranya yang memiliki usaha memproduksi keripik pisang, sehingga keahlian tersebut dipraktikkan untuk membuka usaha sendiri.
 
"Awalnya yang memiliki keahlian mengolah pisang adalah suami saya," kata Lutfiatul.
 
Saat ini, dalam sekali produksi mereka bisa mengolah 40 hingga 50 kilogram pisang. Jumlahnya bisa bertambah bila mendapat pesanan khusus.
 
Sementara untuk harga jual keripik pisang mulai Rp 2 ribu sampai Rp 40 ribu. Selain memproduksi keripik pisang, Lutfiatul bersama suaminya juga menambah varian produk, yaitu keripik singkong. Sebab permintaan keripik singkong juga cukup banyak.
 
"Dalam sebulan saya bisa meraup omzet sekita 11 hingga 13 juta rupah," kata Lutfiatul.
 
 
 
Namun, usaha produksi keripik pasangan Lutfiatul dan Ali Harsono ini bukan tanpa kendala. Menurutnya, saat ini mereka memilki kendala dalam pemasaran dan outlet penjualan. Meskipun sudah diberi sarana di Galeri UMKM, oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, mereka masih merasa kurang, karena pengunjung di Galeri UMKM relatif sepi.
 
"Pengunjung galeri UMKM tidak banyak dan terbatas. Apalagi adanya pandemi ini, berpengaruh pada usaha kami." kata Lutifatul.
 
 
 
Bagi pembaca yang ingin membeli keripik pisang maupun keripik singkong produksi Lutfiatul bisa menghubungi nomor +62 812-8974-7594. (ver/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Verity,  Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Perjumpaan Lowen Ashleigh (Dakota Johnson) dan Jeremy Crawford (Josh Hartnett) diawali oleh sebuah adegan yang terbilang ekstrem. Saat berjalan menuju ...

1791433756.3993 at start, 1791433757.1131 at end, 0.71381282806396 sec elapsed