News Ticker
  • Wabup Blora Buka Profiling ASN di Kanreg I BKN Yogyakarta, Tekankan Pentingnya Pemetaan Kompetensi
  • 17 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 September 2026
  • Perkuat Legalitas Aset di Bojonegoro, KAI Daop 8 Terima 18 Sertipikat Elektronik Senilai Rp142,16 Miliar
  • Komitmen Lindungi Pekerja Informal, Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Jatim
  • Antisipasi Dampak Kemarau Panjang, Pemkab dan Kecamatan Purwosari Petakan 3 Skenario Irigasi Pertanian
  • Buka FGD Raperda Trantibum Linmas, Bupati Setyo Wahono Tegaskan Regulasi Harus Efektif dan Akomodatif Bagi Warga
  • Raker Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Khofifah Minta Keseimbangan LP2B dan Investasi Industri Manufaktur Jatim
  • Peringati Hari Koperasi ke-79, Bupati Setyo Wahono Salurkan 1.000 Paket Sembako di Tambakrejo
  • 16 September: dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro16 September 2026
  • Tidur di Kamar Terang Berdampak Buruk bagi Jantung, Studi Temukan Risiko Penebalan Otot Jantung
  • Hadiri Forum Bersama Menko AHY, Gubernur Khofifah Paparkan Inovasi Permata Jatim dan Sikawanku Penanganan Kawasan Kumuh
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Hadirkan Layanan MRI 3 Tesla dan MSCT 256 Slice
  • Bupati Blora Sambangi ID FOOD demi Optimalkan Sektor Pertanian dan Peternakan
  • Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Disperinaker Bojonegoro Fasilitasi Pendaftaran Merek Gratis bagi Pelaku IKM
  • Hadiri Rakor Bersama Menko IPK AHY, Bupati Blora Siap Perluas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu
  • Tingkatkan Resapan Air, DLH Bojonegoro dan EMCL Gelar Kampanye Biopori di Padangan
  • 15 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 September 2026
  • Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB
  • Seni Memimpin di Zona Tak Diketahui: Panduan Penting Bagi Pemimpin Perusahaan
  • Mata Kedutan, Ini Penjelasan Dokter Mata Soal Penyebabnya
  • 14 September dalam Sejarah
Pulang Merantau, Warga Ngasem, Bojonegoro Jualan Keripik, Omzet Belasan Juta Rupiah

Ekonomi Kreatif dan UMKM

Pulang Merantau, Warga Ngasem, Bojonegoro Jualan Keripik, Omzet Belasan Juta Rupiah

Bojonegoro - Harga jual pisang di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya tergolong relatif sangat murah. Satu sisir pisang dijual dengan harga kurang dari sepuluh ribu rupiah.
 
Namun di tangan pasangan Lutfiatul (33) dan Ali Harsono (36), warga desa setempat, pisang diolah menjadi makanan berupa keripik, yang memiliki nilai jual tinggi. Saat ini, omzet usaha pasangan tersebut dalam sebulan bisa mencapai belasan juta rupiah.
 
 
Lutfiatul, kepada awak media ini Sabtu (20/02/2021) menceritakan bahwa dirinya bersama suaminya memulai usaha keripik pisang tahun 2019. Ide berjualan keripik pisang tersebut muncul ketika dia pulang Ke Bojonegoro dari merantau di Kota Bogor.
 
Saat itu, dia menemukan pisang yang terjatuh di jalan. Dia juga melihat banyak petani yang sedang memanen pisang, namun harganya sangat murah.
 
"Kami berpikir bagaimana memanfaatkan pisang yang ada di tempat kami dan desa sekitar yang lumayan banyak. Jadilah kami produksi kripik pisang," kata Lutfiatul.
 
 
 

Lutfiatul (33), warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, dengan keripik produksinya. (foto: ver/beritabojonegoro)

 
Lutfiatul mengungkapkan bahwa yang memiliki keahlian mengolah pisang adalah suaminya, Ali Harsono. Menurutnya, semasa remaja suaminya ikut saudaranya yang memiliki usaha memproduksi keripik pisang, sehingga keahlian tersebut dipraktikkan untuk membuka usaha sendiri.
 
"Awalnya yang memiliki keahlian mengolah pisang adalah suami saya," kata Lutfiatul.
 
Saat ini, dalam sekali produksi mereka bisa mengolah 40 hingga 50 kilogram pisang. Jumlahnya bisa bertambah bila mendapat pesanan khusus.
 
Sementara untuk harga jual keripik pisang mulai Rp 2 ribu sampai Rp 40 ribu. Selain memproduksi keripik pisang, Lutfiatul bersama suaminya juga menambah varian produk, yaitu keripik singkong. Sebab permintaan keripik singkong juga cukup banyak.
 
"Dalam sebulan saya bisa meraup omzet sekita 11 hingga 13 juta rupah," kata Lutfiatul.
 
 
 
Namun, usaha produksi keripik pasangan Lutfiatul dan Ali Harsono ini bukan tanpa kendala. Menurutnya, saat ini mereka memilki kendala dalam pemasaran dan outlet penjualan. Meskipun sudah diberi sarana di Galeri UMKM, oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, mereka masih merasa kurang, karena pengunjung di Galeri UMKM relatif sepi.
 
"Pengunjung galeri UMKM tidak banyak dan terbatas. Apalagi adanya pandemi ini, berpengaruh pada usaha kami." kata Lutifatul.
 
 
 
Bagi pembaca yang ingin membeli keripik pisang maupun keripik singkong produksi Lutfiatul bisa menghubungi nomor +62 812-8974-7594. (ver/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Bojonegoro - Delapan tahun lalu, sebanyak 108 putra-putri terbaik Bojonegoro memulai langkah kecil sebagai peserta Program Apprentice SKK Migas bersama ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik

Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik

Geliat festival musik tidak hanya menghadirkan panggung megah dan alunan nada, tetapi juga menyisakan celah kerawanan bagi para pengunjungnya. Fenomena ...

1789615316.8234 at start, 1789615317.148 at end, 0.32451200485229 sec elapsed