News Ticker
  • Matangkan Gagasan Pendidikan Khas Daerah, Dewan Pendidikan Bojonegoro Kunker ke DIY
  • Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan
  • Sambut HUT ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Bebaskan Denda PKB dan Beri Keringanan Bagi Buruh hingga Ojol
  • 16 Pendonor Darah Bojonegoro Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim
  • 3 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 3 Oktober 2026
  • Tingkatkan Kesadaran Pencegahan Kanker Serviks, DWP Bojonegoro Siapkan Program Vaksinasi HPV Terjangkau
  • Defisit Kalori Tanpa Karbohidrat Berisiko Pusing dan Lemas, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Asupan Glukosa untuk Otak
  • Akses Jalan 11 Dusun Jadi Tumpuan, Pemdes Napis Harapkan Bantuan Jembatan dari Pemkab Bojonegoro
  • Bupati Setyo Wahono Dorong BUMDes Napis Jadi Off-Taker Hasil Tani dan Opsi Pemekaran Desa
  • TP PKK Bojonegoro Gelar Workshop Optimalisasi Kawasan Tanpa Rokok, Upaya Lindungi Keluarga dari Asap Rokok dan Vape
  • 2 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Jumat 2 Oktober 2026
  • 3 Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 170 Juta
  • 113 Pejabat ASN Pemkab Bojonegoro Dilantik, Bupati Setyo Wahono Tekankan Pentingnya Adab
  • KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Penataan Area Depan Stasiun Bojonegoro untuk Kenyamanan Pelanggan
  • Warga Kurang Mampu di Cengkir Kepohbaru Rasakan Manfaat Bantuan Listrik Gratis Pemkab Bojonegoro
  • Mtq Kabupaten Bojonegoro Diikuti 250 Peserta, Jadi Wadah Pembinaan Generasi Qurani
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 01 Oktober 2026
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 01 Oktober 2026
  • 01 Oktober dalam Sejarah
  • Polisi Buru Dua Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Depan Balai Desa Trenggulunan Ngasem Bojonegoro
  • Bayar PBB Pakai Sampah, Cantika Wahono: Bank Sampah Desa Sudu Bisa Jadi Percontohan Bojonegoro
  • Kebakaran Hutan di Kalitidu Bojonegoro Nyaris Ludeskan Bangunan Sekolah, Api Berjarak 10 Meter
Harga Cabai di Tuban Naik Tajam, Cabai Busuk dan Kering Jadi Alternatif

Harga Cabai di Tuban Naik Tajam, Cabai Busuk dan Kering Jadi Alternatif

Tuban - Harga cabai rawit di sejumlah pasa di Tuban naik tajam, sehingga sebagian warga masyarakat memilih membeli cabai rawit busuk dan cabai kering, karena harganya relatif murah.
 
Pada Jumat (05/03/2021), harga cabai rawit yang bagus mencapai Rp 120 ribu per kiligram, sementara harga cabai sedikit busuk berkisar Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai busuk yang telah kering Rp 50 ribu per kilogram.
 
 
Suwarni (50), salah seorang penjual cabai rawit di Pasar Baru Tuban mengatakan, akibat harga cabai yang mahal membuat masyarakat atau pembeli cenderung memilih cabai yang mulai membusuk, dibandingkan dengan cabai rawit yang berkualitas baik. Sebab, harganya lebih murah.
 
"Cabai yang sedikit busuk ini banyak dicari pembeli, karena harganya murah," ujar Suwarni saat ditemui kepada awak media ini. Jumat, (05/03/2021).
 
Untuk menyiasati mahalnya cabai rawit, rata-rata pembeli yang mempunyai usaha warung cenderung memilih cabai busuk. Alasannya ialah, cabai tersebut akan dikeringkan terlebih dahulu sebelum dijadikan olahan.
 
"Hari ini, harga cabai sedikit busuk ini masih murah, hanya 30 ribu, cabai busuk kering 50 ribu, dan cabai rawit yang bagus bisa sampai 120 ribu," tutur Suwarni.
 
 
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media ini, harga cabai rawit dalam beberapa hari terkahir terus mengalami kenaikan, mulai dari Rp 70 ribu per kilogram, kemudian naik menjadi Rp 90 ribu per kilo, naik lagi Rp 95 ribu per kilogram, kemudian Rp 110 ribu per kilogram, dan hari ini tembus Rp 120 ribu per kilogram.
 
Suwarni menduga, mahalnya harga cabai rawit itu disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi, sehingga banyaknya petani cabai yang mengalami gagal panen, sehingga suplai cabai di pasaran relatif langka.
 
"Tingginya harga cabai ini, pembeli juga mengurangi pembeliannya yang biasanya satu kilogram jadi setengah kilogram," ujar Suwarni.
 
Di tempat yang sama, seorang pembeli bernama Partini (45), warga Kecamatan Tuban Kota ini mengaku jika cabai merupakan kebutuhan pokok masyarakat, apalagi dirinya juga sebagai pedagang warung makan, sehingga harus tetap beli, meski jumlahnya dikurangi.
 
"Walaupun harga tinggi, mau gimana lagi saya butuh, jadi harus beli walaupun sedikit. Saya ini hanya beli setengah kilo, itupun cabai yang hijau dan yang sedikit busuk," kata Partini.
 
 
 
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperdindag) Tuban, Agus Wijaya mengaku bahwa pemerintah belum bisa mencari solusi terkait melambungnya harga cabai di pasar Tuban, sebab di beberapa wilayah, petani mengalami kendala, sehingga hasil panennya tidak bisa maksimal.
 
"Memang curah hujan masih cukup tinggi, sehingga hasil panen petani menurun, bahkan ada yang gagal panen," kata Agus Wijaya.
 
Untuk menjaga ketersediaan pasokan cabai, pihaknya menjalin komunikasi dan berkordinasi dengan pemerintah daerah lain, agar tidak terjadi kelangkaan. Hal ini dilakukan untuk menekan harga agar tetap berada di bawah Rp 100 ribu per kilogram.
 
"Semoga suplai cabai tidak sampai tersendat, agar harga tetap bisa ditekan. Syukur-syukur bisa kembali normal seperti sedia kala," kata Agus Wijaya. (ayu/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Verity,  Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Perjumpaan Lowen Ashleigh (Dakota Johnson) dan Jeremy Crawford (Josh Hartnett) diawali oleh sebuah adegan yang terbilang ekstrem. Saat berjalan menuju ...

1791025937.0046 at start, 1791025937.3793 at end, 0.37467789649963 sec elapsed