News Ticker
  • Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, KAI Sampaikan Permohonan Maaf
  • Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
  • Kalender Jawa, Besok tanggal 28 April 2026 jatuh pada hari Selasa Kliwon
  • Jelang Iduladha, Harga Sapi di Bojonegoro Melonjak Naik
  • Permudah Jemaah, Aktivasi Nusuk Tak Perlu Tunggu di Arab Saudi Kini Bisa Diselesaikan di Asrama Haji
  • Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka, Namun ada Batas Kuota Harian
  • Rupiah Bergerak Tak Stabil, Sentuh Potensi Pelemahan di Level Rp17.200-an
  • Bulog dan Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Harga Tak Ada Perubahan HET
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau Lebih Kering
  • Kemenag Bojonegoro Ajak Pengurus Masjid Segera Urus Legalitas
  • Update Harga Emas Antam 27 April 2026: Emas Batangan 1 Gram Tembus Rp2,8 Juta
  • Prakiraan cuaca di Bojonegoro untuk hari ini, Senin, 27 April 2026
  • 27 April dalam Sejarah
  • kalender Jawa, tanggal 27 April 2026 jatuh pada hari Senin Wage
  • Bupati Blora Resmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah RSUD dr. Soetojono
  • BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal
  • Kaitan Antara Konsumsi Tempe dan Risiko Asam Urat
  • Khofifah Raih Penghargaan Nasional Pengembangan Desa Berkelanjutan 2026
  • Arief Januwarso Nahkodai ICMI Bojonegoro Periode 2026-2031
  • MWCNU Kapas Gelar Lailatul Ijtima di Desa Bogo, Wadah Konsolidasi Anggota
  • Prakiraan Cuaca 26 April 2026 di Bojonegoro
  • 26 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Besok Minggu 26 April 2026, Weton Minggu Pon
  • Ghost in the Cell, Fim Terbaru Joko Anwar Penuh Horror Sadis dan Kritik Sosial
Pegiat Seni JTBL Kaliombo Studi Tiru Kesenian Reog Ponorogo

Pegiat Seni JTBL Kaliombo Studi Tiru Kesenian Reog Ponorogo

 

*Oleh Tsamrotul Ulum

Bojonegoro – Pegiat seni Desa Kaliombo yang tergabung dalam Paguyuban Jaya Tirta Budaya Laras (JTBL) bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Kaliombo, Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Kaliombo, dan perwakilan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB) melakukan kunjungan studi tiru kesenian reog di kelompok seni reog dan perajin reog di Kabupaten Ponorogo, Minggu (03/08/2025).

Kegiatan studi tiru kesenian reog di Ponorogo ini merupakan salah satu kegiatan dalam Program Pelestarian Seni Budaya Lokal. Program ini diinisiasi oleh Pertamina EP Cepu Zona 12 bermitra dengan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB).

Rombongan pegiat seni Kaliombo belajar mengenai kesenian reog Ponorogo dengan Hari Purnomo atau akrab disapa Mbah Pur. Ia merupakan Ketua Paguyuban Reog Ponorogo dan merupakan sesepuh seni reog Ponorogo. Rombongan pelaku seni Kaliombo bertemu dan berdialog dengan Mbah Pur di kediaman Mbah Pur yang berada di Kota Ponorogo.

Salah satu pegiat seni Kaliombo, Mbah Tayik, mengatakan, tujuan rombongan kelompok seni yang tergabung dalam JTBL ke Ponorogo adalah untuk belajar mengenai kesenian reog, mengetahui tentang sejarah reog, perkembangan seni reog, dan juga bagaimana mengelola dan mengembangkan seni reog.

“Kami ingin ngangsu kaweruh (belajar, red) langsung dari tokoh atau sesepuh seni reog Ponorogo yakni dari Mbah Pur,” ujarnya di sela studi tur.

Ia mengatakan, kalau ingin mengetahui dan mengembangkan kesenian reog di Desa Kaliombo maka sudah seharusnya belajar langsung dari pusat kesenian reog di Ponorogo. Sebab, perkembangan dan sejarah reog tidak akan lepas dari Ponorogo.

Menurut Mbah Pur, kesenian reog saat ini sudah diakui oleh Unesco sebagai salah satu warisan dunia tak benda yang berasal dari Ponorogo. Oleh karena itu, kata dia, di mana pun kesenian reog seharusnya memang adalah kesenian reog Ponorogo.

“Kesenian reog memang harus dijaga dan dilestarikan karena ini adalah identitas dan kesenian luhur bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengembangan dan pelestarian seni reog di Ponorogo mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Saat ini, kata dia, di semua desa dan kelurahan di Kabupaten Ponorogo ada kelompok seni reog. “Ada hampir 500 kelompok seni reog di Kabupaten Ponorogo  yang eksis. Pegiat seni reog mulai dari pelajar hingga orang dewasa. Mereka sangat aktif mengembangkan dan melestarikan seni reog di Ponorogo,” ujarnya.

Menurutnya, kesenian reog tidak ada aliran-alirannya dan hanya ada dua versi. Yakni reog versi bantarangin dan reog versi reog obyok. Kalau reog bantarangin itu bisa dikatakan adalah reog kontemporer karena memadukan reog dengan sendratari. Sedangkan, reog obyok adalah reog konvensional yang tidak memadukan dengan instrumen lainnya.

“Kalau reog bantarangin itu biasanya ditampilkan dalam acara-acara yang sifatnya gebyar. Sebab, ada warok, jatilan, dadak merah, jaranan, barongan dan sendra tarinya. Sedangkan, reog obyok lebih sederhana yakni hanya ada warok dan jatilan,” urainya.

Mbah Pur sendiri mengelola kelompok seni reog Margo Jati Jolo Sutro yang berada di salah satu ruangan di kompleks kediamannya. Pegiat kelompok seni yang diasuh oleh Mbah Pur ini kebanyakan adalah kalangan pelajar dan anak-anak muda. Setiap hari mereka juga latihan musik reog dan penampilan reog.

Setelah dirasa cukup belajar dan studi tiru di kediaman Mbah Pur, rombongan JTBL melanjutkan studi tiru ke kelompok perajin reog yang berada di Desa Ngampel, Kecamatan Balon, Kabupaten Ponorogo. Perajin reog ini berada di beberapa rumah penduduk. Mereka sibuk membuat dadak merak dalam ukuran besar, dadak merak ukuran kecil, barongan, topeng bujang ganong, kostum dan aksesori reog.

Menurut salah satu perajin reog Ponorogo, Nugroho, setiap hari para perajin reog ini membuat berbagai kerajinan reog yang dipesan oleh kelompok seni reog dari Ponorogo dan luar Ponorogo.

“Sebagian bahan untuk kerajinan reog ini berasal dari daerah sekitar Ponorogo. Namun, bahan seperti bulu merak berasal dari India,” ujarnya. (*/ykib).

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1777315134.22 at start, 1777315134.7069 at end, 0.48691916465759 sec elapsed