News Ticker
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Gelar Raker Bahas Gayatri, Soroti Pentingnya Pendampingan Program
  • Inflasi Jawa Timur April 2026 Tembus 2,85 Persen Dipicu Lonjakan Harga Perawatan Pribadi dan Pangan
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Jemaah Haji Diimbau Batasi Barang Bawaan Demi Kelancaran Pergerakan ke Makkah
  • Kualitas Udara di Bojonegoro Alami Penurunan Drastis
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Gulirkan Program Domba Kesejahteraan, Sasar 3.325 Penerima
  • Mengenal Hara Hachi Bu di Jepang, Rahasia Umur Panjang Lewat Kebiasaan Berhenti Makan Sebelum Kenyang
  • Prakiraan Cuaca 05 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 05 Mei dalam Sejarah
  • kalender Jawa, Besok tanggal 05 Mei 2026 jatuh pada hari Selasa Pahing
  • BSPS Jawa Timur Naik 10 Kali Lipat, Menteri PKP Targetkan 33 Ribu Rumah Tahun Ini
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • BLT DBHCHT Bojonegoro Cair Paling Lambat Pekan Kedua Bulan Mei
  • Prakiraan Cuaca 04 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 04 Mei dalam Sejarah
  • Harga Emas hari ini 4 Mei 2026
  • kalender Jawa, Tanggal 04 Mei 2026 jatuh pada hari Senin Legi
  • Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Paket Regulasi Baru
  • Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Melimpah, Siap Sokong Daerah Lain
  • Avanza Terperosok ke Sawah di Kapas Bojonegoro, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi
  • Semangat Hidup Sehat dan Kelestarian Alam Warnai Spekta Bumi Fun Run 2026 di Pilanggede
  • Prakiraan Cuaca 03 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 03 Mei dalam Sejarah
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
Sehari Bisa Lima Puluh Kali Menyeberangkan Penumpang

Sehari Bisa Lima Puluh Kali Menyeberangkan Penumpang

Oleh Nasruli Chusna

Malo – Perahu penyeberangan di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Setiap hari perahu kayu itu mengangkut anak-anak sekolah, para pedagang, pegawai, dan warga biasa melewati sungai terpanjang di Pulau Jawa itu. Dalam kondisi banjir atau pun surut, perahu kayu itu senantiasa siap menyeberangkan penumpang.

Salah satu perahu penyeberangan yang ramai yaitu di titik Desa Dukoh Lor, Kecamatan Malo dengan titik Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari. Setiap hari perahu kayu berukuran panjang 10 meter dengan lebar 3 meter itu selalu penuh dengan penumpang. Bukan hanya penumpang saja melainkan sepeda motor dan barang dagangan yang dibawa oleh penumpang juga diangkut juga.

Sali, 53, awak perahu penyeberangan, mengaku setiap hari bisa menyeberangkan penumpang bolak-balik sampai 50 kali lebih. Ia biasa mulai bekerja pukul 04.00 pagi dan berhenti pukul 18.00 WIB. Kemudian, rekan sesama awak perahu lainnya mengoperasikan perahu kayu itu mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Perahu itu hampir tidak berhenti melayani penyeberangan penumpang.

“Kalau pagi banyak anak-anak sekolah dan pedagang yang menyeberangi sungai naik perahu ini,” ujar Sali sambil merapatkan perahu ke tepi sungai.

Perahu kayu itu telah berumur puluhan tahun. Sesekali Sali memeriksa kondisi lambung perahu untuk memastikan perahu itu tidak bocor. Selain itu, perahu yang memakai mesin diesel tempel di bagian belakang itu juga diperiksa bagian luarnya.

Sali sudah puluhan tahun menjalankan perahu tradisional itu. Ia mengaku pada saat musim hujan dan kondisi sungai sedang naik ia lebih berhati-hati. Sebab, arus yang deras ditambah banyaknya dahan, ranting, dan enceng gondok yang terseret arus sungai membuat perahu bergerak pelan. Namun, kata dia, saat musim kemarau ia juga tetap berhati-hati. Air sungai yang tenang tidak membuatnya lengah mengemudikan perahu kayu itu. Sebab, ia membawa banyak penumpang yang menumpukan keselamatannya pada dirinya.

Menurut Sali, setiap kali menyeberang naik perahu itu para penumpang dikenakan biaya Rp1.000 untuk satu orang. Sedangkan, apabila membawa sepeda motor dikenakan biaya Rp2.000. Biasanya anak-anak sekolah juga tidak dikenakan biaya. Perahu itu mampu mengangkut penumpang dan sepeda motor maksimal 10 orang dan 10 sepeda motor.

“Kalau kondisi Bengawan Solo sedang naik, penumpang dikurangi agar tidak terlalu membawa beban banyak,” ujarnya.

Salah satu penumpang perahu penyeberangan yakni Tarijah, 52, guru SD Negeri Dukoh Lor, mengaku sudah hampir 24 tahun ia menyeberangi Sungai Bengawan Solo itu dengan naik perahu. Tarijah tinggal di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, tetapi ia mengajar di SD Negeri Dukoh Lor yang berada di seberang utara Sungai Bengawan Solo.

“Alhamdulillah sekian tahun saya menyeberangi sungai naik perahu ini selamat dan lancar,” ujarnya saat berangkat ke sekolah naik perahu itu.

Perahu penyeberangan yang telah beroperasi selama puluhan tahun ini memang masih dibutuhkan oleh masyarakat terutama yang tinggal di seberang utara Sungai Bengawan Solo. Namun, kondisi perahu yang sudah berumur puluhan tahun, tidak adanya standar keselamatan, serta kondisi sungai yang sering banjir rawan menyebabkan terjadinya kecelakaan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memang sudah memberikan perhatian pada jasa penyeberangan sungai ini, akan tetapi perhatian itu juga harus diimbangi dengan upaya peningkatan standar keselamatan jasa penyeberangan perahu ini. (rul/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat

Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat

Di tengah kehidupan yang berjalan semakin cepat dan penuh tuntutan, tidak sedikit orang yang diam-diam merasa tertinggal, seolah-olah dirinya belum ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777970361.1205 at start, 1777970361.344 at end, 0.22348999977112 sec elapsed