News Ticker
  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Ilmu Penuh Makna dan Bisa Berbagi
  • Petani Sekitar Lapangan Minyak Banyu Urip di Bojonegoro Raup Untung Berlipat dari Panen Semangka
  • Partai Gerindra Targetkan Setyo Wahono-Nurul Azizah Menang 80 Persen di Pilkada Bojonegoro
  • Golkar Siap Gerakkan Kader hingga Akar Rumput untuk Menangkan Wahono-Nurul di Pilkada Bojonegoro
  • Relawan Santri Nderek Kiai se Bojonegoro Ikrar Menangkan Setyo Wahono-Nurul Azizah di Pilkada 2024
  • 2 Petani di Sumberrejo, Bojonegoro Berseteru, Polisi Lakukan Mediasi
  • Kebakaran Oven Tembakau di Sukosewu, Bojonegoro, 8 Ton Daun Tembakau Ludes Terbakar
  • PSI Bojonegoro Siap Menangkan Pasangan Setyo Wahono-Nurul Azizah dalam Pilkada 2024
  • Exco Partai Buruh Bojonegoro Siap Gerakkan Mesin Partai untuk Menangkan Wahono-Nurul
  • Dukung Bapaslon Teguh-Farida di Pilkada Bojonegoro, Perindo Tak Gentar Hadapi Koalisi Besar
  • Ditinggal Nonton Pagelaran Wayang Kulit, Rumah Warga Malo, Bojonegoro Terbakar
  • Peran Saka Daerah Jawa Timur 2024 Digelar di Bumi Perkemahan Kokobo Dander Forest, Bojonegoro
  • Pemilik Kafe di Bojonegoro Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Tindak Pidana Penganiayaan
  • Sowan Gus Nafik, Bacabup Setyo Wahono Minta Masukkan untuk Memajukan Bojonegoro
  • Pelajar di Blora Sulap Limbah Ban Jadi Tas Fashion Unik dan Bernilai Ekonomi
  • Masyarakat Blora Senang, Bupati Arief Realisasikan Pembangunan Ruas Jalan Mojorembun-Gondel
  • Polisi di Sumberrejo, Bojonegoro Sampaikan Imbauan Larangan Penggunaan Jebakan Tikus Listrik
  • Pj Bupati Harap Pagelaran Seni di TMII Mampu Mendongkrak Pasar UMKM Bojonegoro
  • FAAB Serahkan Dokumen Rancang Bangun untuk Bacabup-Bacawabup Bojonegoro, Wahono-Nurul
  • Tabrakan Honda PCX Kontra Honda CB di Dander, Bojonegoro, Seorang Pemotor Luka Berat
  • Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Setyo Wahono-Nurul Azizah Kompak Semangati Persibo
  • Pertandingan Perdana Pegadaian Liga 2, Persibo Bojonegoro Ungguli Gresik United 2-1
  • Safari Politik, Bacabup Setyo Wahono Bersama PCNU Bojonegoro Konsolidasi dengan MWC NU
  • Adira Finance Rayakan Hari Pelanggan Nasional Melalui "Adira Menyapa Sahabat"
Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Bojonegoro - Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, selama ini dikenal karena memiliki objek wisata air Grogoland. Namun kini, sejumlah warga di desa setempat tengah membudidayakan tanaman jeruk keprok (citrus reticulata) yang ternyata tumbuh subur di lahan pertanian desa tersebut.
 
Setidaknya saat ini ada sekitar 500 tanaman jeruk keprok milik 12 petani yang telah berumur sekitar 7 tahun dan telah memasuki puncak produksi.
 
 
Kini, warga desa yang lainnya mulai banyak yang berminat untuk ikut membudidayakan jeruk tersebut. Selain itu, pemerintah desa setempat tengah mengupayakan untuk mengembangkan agrowisata jeruk keprok, di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 4 hektare, yang selama ini kurang produktif, dan sedang dibangun kolam pancing serta sejumlah objek wisata desa lainnya, untuk mendukung objek wisata air Grogoland yang telah dikenal masyarakat.
 
 

Tanaman jeruk keprok (citrus reticulata) milik petani di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Kepala Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Suwarno ditemui awak media ini Jumat (02/04/2021) mengatakan bahwa di wilayah Desa Ngunut saat ini ada 12 petani yang lahannya ditanami jeruk keprok sejak tahun 2014 lalu, atau berumur 7 tahun dan telah mencapai produksi puncak.
 
"Saat ini total tanaman jeruk keprok yang sudah berproduksi sekitar 500 pohon." kata Suwarno.
 
Suwarno menjelaskan bahwa tanaman jeruk keprok milik para petani di desanya setiap tahun bisa panen sekali, dengan kapasitas produksi per pohon antara 50 hingga 100 kilogram per pohon, sehingga setiap panen mampu memproduksi sekitar 25 hingga 30 ton.
 
"Kami terus mendorong warga masyarakat yang memiliki kebun atau lahan yang kurang produktif, agar ditanami jeruk keprok, karena tanaman tersebut dapat tumbuh subur di sini." kata Suwarno.
 
 
 
Suwarno menjelaskan bahwa saat ini setidaknya sudah ada sekitar 10 orang warga di desanya yang berminat untuk ikut membudidayakan jeruk keprok. Hanya saja saat ini pihaknya masih kesulitan untuk mendapatkan bibit jeruk tersebut. Untuk itulah pihaknya berharap kepada dinas terkait agar bisa membantu dalam pengadaan bibit tersebut.
 
"Kami berharap adanya bantuan bibit karena dulu para petani juga tidak tahu dari mana bibit tersebut berasal," kata Suwarno.
 
Suwarno juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Desa Ngunut sedang mengembangkan objek wisata desa di tanah kas desa seluas kurang lebih 4 hektare, yang selama ini kurang produktif. Menurutnya, di lahan tersebut saat ini sedang dibangun kolam pancing dan sejumlah objek wisata lainnya, untuk mendukung objek wisata air Grogoland yang telah dikenal masyarakat.
 
"Kami juga akan membudidayakan jeruk keprok di lokasi wisata tersebut, sehingga nantinya Desa Ngunut bisa menjadi Agrowisata Jeruk keprok," kata Suwarno.
 
 
 

Tanaman jeruk keprok (citrus reticulata) milik petani di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Sementara itu, salah seorang petani jeruk keprok di Desa Ngunut, Muhtadi (52) mengatakan bahwa dirinya saat ini memiliki tanaman jeruk sebanyak 61 pohon umur sekitar 7 tahun dan setiap tahun panen satu kali.
Menurutnya setiap pohon jeruk miliknya setiap musim bisa menghasilkan 50-100 kilogram, sementara harga jual saat ini Rp 15.000 per kilogram.
 
"Saat ini pembeli biasanya datang langsung ke rumah atau ke kebun." kata Muhtadi.
 
Muhtadi berharap aga nantinya ada campur tangan dari pemerintah, khususnya dalam hal pengadaan bibit untuk pengembangan budidaya jeruk keprok di desanya. Selain itu, pihaknya juga berharap agar ada pendampingan atau penyuluhan dari dinas terkait kepada para petani jeruk di desanya.
 
"Kami juga berharap agar PPL dapat memberikan pendampingan kepada para petani dalam melakukan perawatan kebun jeruknya." tutur Muhtadi.
 
 
 
Bagi warga di Kabupaten Bojonegoro, jika ingin berkunjung ke kebun jeruk keprok di Desa Ngunut Kecamatan Dander, lokasinya tak jauh dari objek wisata air Grogoland.
 
Bagi anda yang berasal dari luar Kabupaten Bojonegoro, jika ingin berkunjung ke kebun jeruk keprok di Desa Ngunut Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Lokasi dari kota Bojonegoro berjarak kurang lebih sekitar 17 kilometer, ke arah selatan, atau jurusan Bojonegoro-Nganjuk.
 
Sesampainya di pertigaan Pasar Dander, anda mengambil arah ke barat, atau melewati Jalan Poros Utama (PKU) jurusan Dander-Ngasem, menuju objek wisata Grogolan atau searah dengan lokasi objek wisata Khayangan Api. Sesampainya di Kantor Balai Desa Ngunut, masih ke arah barat lagi dengan jarak satu kilometer.
 
Sementara lokasinya berada di kebuun yang berjarak sekitar 400 meter dari jalan poros utama kecamatan, atau tepatnya berada di Dusun Grogolan, Desa Ngunut RT 014 RW 004, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (dan/imm)
 
Iklan Sesarengan mBangun Blora
Berita Terkait

Videotorial

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) secara bertahap menambah jumlah lampu penerangan jalan ...

Berita Video

Kejaksaan Bojonegoro Terima Pelimpahan Kasus Korupsi 4 Kades di Padangan

Berita Video

Kejaksaan Bojonegoro Terima Pelimpahan Kasus Korupsi 4 Kades di Padangan

Bojonegoro - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro terima pelimpahan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan bantuan keuangan khusus desa (BKKD) tahun ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Daulat Rakyat, Bukan Daulat Raja

Daulat Rakyat, Bukan Daulat Raja

*Oleh Muhammad Roqib, S.H.,M.H. Analis Politik dan Pemerintahan Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Gresik Para pendiri bangsa dan negara Indonesia ...

Quote

Semen Gresik Diving Club Borong Medali di Turnamen Bupati Tuban Cup

Semen Gresik Diving Club Borong Medali di Turnamen Bupati Tuban Cup

Tuban, 21 November 2023 - Semen Gresik Diving Club (SGDC) kembali menorehkan prestasi pada event Bupati Tuban Cup 2023. Club ...

Infotorial

Adira Finance Rayakan Hari Pelanggan Nasional Melalui "Adira Menyapa Sahabat"

Adira Finance Rayakan Hari Pelanggan Nasional Melalui "Adira Menyapa Sahabat"

Bojonegoro - Menyambut momentum Hari Pelanggan Nasional (HARPELNAS) 2024, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) Cabang Bojonegoro menyelenggarakan ...

Berita Foto

Warga Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

Berita Video

Warga Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

Seorang warga Dusun Gowok, Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro bernama Solikin (55), pada Rabu petang (03/01/2024) dilaporkan tenggelam di ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Hiburan

16 Finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2024 Uji Talenta

16 Finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2024 Uji Talenta

Blora - Sebanyak 16 finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora tahun 2024, beradu kemapuan di Lapangan Tuk Buntung Kecamatan ...

1726553296.1492 at start, 1726553296.4031 at end, 0.25389504432678 sec elapsed