News Ticker
  • IJTI Pantura Raya Kecam Intimidasi Perwira Polresta Tuban Terhadap Jurnalis
  • Kue Harga Seribuan di Padangan Ini Beromzet Puluhan Juta, Tembus Pasar Luar Daerah
  • Mekanisme Kerja Pelembab dan Solusi Medis untuk Bibir Kering
  • Cetak Generasi Qur'ani, Pemkab Bojonegoro Buka Pendaftaran Seleksi MTQ 2026
  • Tingkatkan Akurasi Bansos, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Digitalisasi Perlinsos dan IKD
  • 25 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 25 Agustus 2026
  • Inilah Alasan di Balik Gerakan Pilah Sampah Warga Desa Sudu, Kecamatran Gayam, Bojonegoro
  • Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026
  • FKUB Bojonegoro Gelar Doa Lintas Agama untuk Keselamatan Bangsa dan Pemimpin
  • 24 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Agustus 2026
  • Jelang Libur Peringatan Maulid Nabi, Ribuan Pelanggan Diproyeksikan Memadati Stasiun Bojonegoro
  • Jatuh dan Terlindas Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Potensi Budaya Lokal Margomulyo Terangkat lewat Pendaftaran HaKI Batik Lelaku Sulur Wungu
  • Gramedia Bojonegoro dan Perpus Jenggala Hadirkan Penulis Mahfud Ikhwan, Bagikan Pengalaman Berkarya
  • Menko PMK Pratikno Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Padangan Bojonegoro
  • 23 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Agustus 202
  • Ulasan Singkat Film Kungfu Soccer, Tak Sebagus Shaolin Soccer
  • Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Nayaka Mahambara, Jatim Pelopor Koperasi Sehat
  • Pemanfaatan Pekarangan dan Inovasi UMKM Jadi Tumpuan Ekonomi Warga Desa Semenkidul
  • 22 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 Agustus 2026
Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Bojonegoro - Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, selama ini dikenal karena memiliki objek wisata air Grogoland. Namun kini, sejumlah warga di desa setempat tengah membudidayakan tanaman jeruk keprok (citrus reticulata) yang ternyata tumbuh subur di lahan pertanian desa tersebut.
 
Setidaknya saat ini ada sekitar 500 tanaman jeruk keprok milik 12 petani yang telah berumur sekitar 7 tahun dan telah memasuki puncak produksi.
 
 
Kini, warga desa yang lainnya mulai banyak yang berminat untuk ikut membudidayakan jeruk tersebut. Selain itu, pemerintah desa setempat tengah mengupayakan untuk mengembangkan agrowisata jeruk keprok, di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 4 hektare, yang selama ini kurang produktif, dan sedang dibangun kolam pancing serta sejumlah objek wisata desa lainnya, untuk mendukung objek wisata air Grogoland yang telah dikenal masyarakat.
 
 

Tanaman jeruk keprok (citrus reticulata) milik petani di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Kepala Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Suwarno ditemui awak media ini Jumat (02/04/2021) mengatakan bahwa di wilayah Desa Ngunut saat ini ada 12 petani yang lahannya ditanami jeruk keprok sejak tahun 2014 lalu, atau berumur 7 tahun dan telah mencapai produksi puncak.
 
"Saat ini total tanaman jeruk keprok yang sudah berproduksi sekitar 500 pohon." kata Suwarno.
 
Suwarno menjelaskan bahwa tanaman jeruk keprok milik para petani di desanya setiap tahun bisa panen sekali, dengan kapasitas produksi per pohon antara 50 hingga 100 kilogram per pohon, sehingga setiap panen mampu memproduksi sekitar 25 hingga 30 ton.
 
"Kami terus mendorong warga masyarakat yang memiliki kebun atau lahan yang kurang produktif, agar ditanami jeruk keprok, karena tanaman tersebut dapat tumbuh subur di sini." kata Suwarno.
 
 
 
Suwarno menjelaskan bahwa saat ini setidaknya sudah ada sekitar 10 orang warga di desanya yang berminat untuk ikut membudidayakan jeruk keprok. Hanya saja saat ini pihaknya masih kesulitan untuk mendapatkan bibit jeruk tersebut. Untuk itulah pihaknya berharap kepada dinas terkait agar bisa membantu dalam pengadaan bibit tersebut.
 
"Kami berharap adanya bantuan bibit karena dulu para petani juga tidak tahu dari mana bibit tersebut berasal," kata Suwarno.
 
Suwarno juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Desa Ngunut sedang mengembangkan objek wisata desa di tanah kas desa seluas kurang lebih 4 hektare, yang selama ini kurang produktif. Menurutnya, di lahan tersebut saat ini sedang dibangun kolam pancing dan sejumlah objek wisata lainnya, untuk mendukung objek wisata air Grogoland yang telah dikenal masyarakat.
 
"Kami juga akan membudidayakan jeruk keprok di lokasi wisata tersebut, sehingga nantinya Desa Ngunut bisa menjadi Agrowisata Jeruk keprok," kata Suwarno.
 
 
 

Tanaman jeruk keprok (citrus reticulata) milik petani di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dan/beritabojonegoro)

 
Sementara itu, salah seorang petani jeruk keprok di Desa Ngunut, Muhtadi (52) mengatakan bahwa dirinya saat ini memiliki tanaman jeruk sebanyak 61 pohon umur sekitar 7 tahun dan setiap tahun panen satu kali.
Menurutnya setiap pohon jeruk miliknya setiap musim bisa menghasilkan 50-100 kilogram, sementara harga jual saat ini Rp 15.000 per kilogram.
 
"Saat ini pembeli biasanya datang langsung ke rumah atau ke kebun." kata Muhtadi.
 
Muhtadi berharap aga nantinya ada campur tangan dari pemerintah, khususnya dalam hal pengadaan bibit untuk pengembangan budidaya jeruk keprok di desanya. Selain itu, pihaknya juga berharap agar ada pendampingan atau penyuluhan dari dinas terkait kepada para petani jeruk di desanya.
 
"Kami juga berharap agar PPL dapat memberikan pendampingan kepada para petani dalam melakukan perawatan kebun jeruknya." tutur Muhtadi.
 
 
 
Bagi warga di Kabupaten Bojonegoro, jika ingin berkunjung ke kebun jeruk keprok di Desa Ngunut Kecamatan Dander, lokasinya tak jauh dari objek wisata air Grogoland.
 
Bagi anda yang berasal dari luar Kabupaten Bojonegoro, jika ingin berkunjung ke kebun jeruk keprok di Desa Ngunut Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Lokasi dari kota Bojonegoro berjarak kurang lebih sekitar 17 kilometer, ke arah selatan, atau jurusan Bojonegoro-Nganjuk.
 
Sesampainya di pertigaan Pasar Dander, anda mengambil arah ke barat, atau melewati Jalan Poros Utama (PKU) jurusan Dander-Ngasem, menuju objek wisata Grogolan atau searah dengan lokasi objek wisata Khayangan Api. Sesampainya di Kantor Balai Desa Ngunut, masih ke arah barat lagi dengan jarak satu kilometer.
 
Sementara lokasinya berada di kebuun yang berjarak sekitar 400 meter dari jalan poros utama kecamatan, atau tepatnya berada di Dusun Grogolan, Desa Ngunut RT 014 RW 004, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (dan/imm)
 
Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026

Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026

Bojonegoro - Langit di area persawahan jalan baru Kelurahan Mlangsen, Blora, tampak semarak pada Sabtu (22/08/2026) sore. Pemerintah Kabupaten Blora ...

1787710819.2278 at start, 1787710819.4474 at end, 0.21953296661377 sec elapsed