News Ticker
  • Gayatri Bojonegoro Dorong Pendapatan Harian 5.400 KPM dari Beternak Ayam Petelur
  • Pekerja EMCL Kerja Bakti Bersama Masyarakat Sekitar Lapangan Kedung Keris
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 08 Oktober 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 08 Oktober 2026
  • 08 Oktober dalam Sejarah
  • Festival Ledre 2026 Dorong Regenerasi Pengrajin dan Wirausaha Baru
  • Perluas Gerakan Lingkungan, Desa di Bojonegoro Ini Bentuk Pengurus Bank Sampah di 3 Dusun
  • Komisi C DPRD Bojonegoro Desak Pembentukan Satgas Kebencanaan Terpadu Lintas Sektor
  • Sambut HUT ke-81, Pemprov Jatim Gelar Servis Gratis untuk 8.100 Motor di 38 Kabupaten/Kota
  • Tingkatkan Deteksi Dini Penyakit, Pemkab Bojonegoro Gelar Program Cek Kesehatan Gratis Bagi ASN
  • Sering Mengantuk Padahal Tidur Sudah Cukup? Ini 4 Faktor Pemicunya yang Sering Tak Disadari
  • Program Domba Kesejahteraan Pemkab Bojonegoro Bawa Manfaat Nyata bagi Warga Desa Begadon Gayam
  • DPRD Bojonegoro Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi dan Pembentukan Pansus
  • 07 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro Rabu 07 Oktober 2026
  • SIMBAK KADES, Aplikasi Digital Milik Pemdes Sukorejo untuk Keamanan Lingkungan
  • Bantu 1.549 UMKM Naik Kelas, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Bansos Usaha Ekonomi Produktif di Pendopo Malowopati
  • Masuk 10 Besar Jaga Jatim, Siskamling Desa Sukorejo Bertransformasi Jadi Pusat Ketahanan Sosial dan Dilindungi BPJS Ganda
  • Perkuat Pemberdayaan Desa, TP PKK Bojonegoro Serahkan Bantuan dan Dorong Pengelolaan Sampah bernilai Ekonomi
  • 06 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Selasa 06 Oktober 2026
  • Blora Jadi Salah Satu Piloting MBG Prasmanan, Bupati-Wabup Pantau Antusiasme Siswa
  • Terlindas Truk di Jalan Raya Dander, Bojonegoro, Pelajar Asal Blora Meninggal Dunia
  • Sabet 9 Medali di Jatim Open Pandaan, Atlet Renang Taman Tirta Aquatic Bojonegoro Tampil Impresif
Bukan Sekadar Hobi Rapi, OCD adalah Gangguan Mental yang Perlu Penanganan Serius

Bukan Sekadar Hobi Rapi, OCD adalah Gangguan Mental yang Perlu Penanganan Serius

Istilah OCD atau Obsessive-Compulsive Disorder seringkali digunakan masyarakat secara santai untuk menggambarkan seseorang yang sangat menyukai kebersihan atau keteraturan. Namun, para pakar kesehatan mental menegaskan bahwa OCD jauh lebih kompleks dan menyiksa daripada sekadar perilaku rapi.

Psikolog klinis menjelaskan bahwa OCD merupakan gangguan kecemasan kronis yang ditandai dengan munculnya pikiran obsesif yang tidak terkendali, yang kemudian mendorong penderitanya untuk melakukan tindakan repetitif atau kompulsi.

Memahami Obsesi dan Kompulsi
Gejala OCD terbagi dalam dua pilar utama. Pertama adalah Obsesi, yaitu pikiran, gambaran, atau dorongan yang muncul berulang kali dan memicu rasa cemas yang hebat. Contohnya adalah ketakutan berlebih terhadap kuman atau pikiran bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi jika benda tidak diletakkan secara simetris.

Kedua adalah Kompulsi, yaitu perilaku yang dilakukan penderita untuk meredakan kecemasan akibat obsesi tersebut. Tindakan ini bisa berupa mencuci tangan puluhan kali, memeriksa kunci pintu berulang-ulang, atau menghitung benda dengan pola tertentu.

"Penderita OCD sebenarnya sering kali menyadari bahwa pikiran atau tindakan mereka tidak logis, namun mereka merasa tidak berdaya untuk menghentikannya. Tanpa melakukan tindakan kompulsi tersebut, mereka akan mengalami serangan kecemasan yang luar biasa," ungkap pakar kesehatan mental dalam sebuah diskusi publik.

Dampak pada Kualitas Hidup
Berbeda dengan orang yang sekadar "perfeksionis", pengidap OCD menghabiskan banyak waktu—bisa berjam-jam dalam sehari—hanya untuk memenuhi ritual kompulsi mereka. Hal ini tentu mengganggu produktivitas, hubungan sosial, hingga kesehatan fisik penderitanya.

Data menunjukkan bahwa banyak penderita OCD terlambat mendapatkan bantuan medis karena rasa malu atau anggapan bahwa perilaku mereka hanyalah kebiasaan unik. Padahal, jika dibiarkan tanpa penanganan, gangguan ini dapat memicu depresi berat.

Langkah Penanganan
Dunia kedokteran saat ini telah menyediakan berbagai metode efektif untuk menangani OCD. Dua metode yang paling umum digunakan adalah:

1. Terapi Kognitif Perilaku (CBT): Khususnya teknik Exposure and Response Prevention (ERP), di mana pasien secara perlahan dihadapkan pada pemicu kecemasan tanpa diperbolehkan melakukan ritual kompulsi.
2. Medikasi: Pemberian obat-obatan tertentu di bawah pengawasan dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater) untuk menyeimbangkan kadar kimia di otak.

Penting bagi masyarakat untuk berhenti menggunakan istilah OCD sebagai lelucon. Dukungan keluarga dan lingkungan sangat krusial agar penderita merasa berani untuk mencari bantuan profesional. Kesehatan mental adalah prioritas yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik, dan OCD adalah kondisi medis yang dapat dikelola dengan bantuan yang tepat.

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Verity,  Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Perjumpaan Lowen Ashleigh (Dakota Johnson) dan Jeremy Crawford (Josh Hartnett) diawali oleh sebuah adegan yang terbilang ekstrem. Saat berjalan menuju ...

1791431586.8464 at start, 1791431587.1557 at end, 0.30928516387939 sec elapsed