Kapolres Bojonegoro Dukung Bocah Jenius Daffa, Beri Pembinaan dan Fasilitas untuk Kembangkan Bakat
Minggu, 12 April 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Kapolres Bojonegoro, Afrian Setya Permadi, datang bersama istrinya mengunjungi rumah Daffa Ardian Pratama di Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Anak yang masih duduk di bangku kelas 3 SD itu belakangan menjadi perbincangan karena kecerdasannya. Kunjungan tersebut turut dihadiri pihak kecamatan dan dinas pendidikan setempat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres mengungkapkan rasa bangganya atas potensi yang dimiliki Daffa sebagai salah satu generasi muda Bojonegoro yang berbakat.
“Potensi seperti ini harus dijaga dan diarahkan dengan baik agar berkembang ke hal-hal positif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ke depan Indonesia membutuhkan generasi muda yang cerdas dan berkarakter. Oleh karena itu, Daffa dinilai perlu mendapatkan pendampingan dan pembinaan yang tepat agar mampu berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045. Dalam kunjungannya, Kapolres juga melihat langsung kemampuan Daffa yang merupakan putra pasangan Andik Sujianto dan Lusy Ardiana.
Menurutnya, kemampuan yang dimiliki Daffa masih perlu terus diasah agar berkembang secara maksimal.
Sementara itu, terkait ketertarikan Daffa pada pemahaman mekanisme serta bahan peledak, pihak kepolisian akan melakukan pengawasan sekaligus memberikan arahan. Hal ini bertujuan agar bakat tersebut dapat disalurkan ke arah yang aman dan bermanfaat.
Sebagai bentuk dukungan, Kapolres menyerahkan satu unit laptop yang dinilai memadai untuk menunjang kebutuhan belajar dan pengembangan kemampuan Daffa. Dengan pendampingan dari kepolisian serta dukungan orang tua, diharapkan Daffa mampu mengembangkan potensinya dan meraih cita-citanya.
Di sisi lain, Kepala Sekolah SDN Growok 1, Mamik Yuni Prasetyani, menjelaskan bahwa Daffa memiliki kemampuan yang cukup menonjol dibandingkan teman-teman seusianya. Meski demikian, ia tetap mampu mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik.
Pihak sekolah juga berupaya memberikan dukungan sesuai kapasitas yang ada. Namun, untuk pengembangan kemampuan khusus yang dimiliki Daffa, sekolah mengakui memiliki keterbatasan. “Kemampuannya sudah melampaui kurikulum yang kami miliki,” tutupnya.
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir





































