Pentingnya Menjaga Kebersihan Tangan sebagai Benteng Utama Pencegahan Penyakit
Sabtu, 30 Mei 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Mencuci tangan sering kali dianggap sebagai pekerjaan ringan dan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik kesederhanaan tersebut, aktivitas ini terbukti menjadi langkah awal yang sangat krusial dalam mencegah penyebaran infeksi sekaligus mengantisipasi penularan aneka jenis penyakit di tengah masyarakat.
\Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO juga tak henti-hentinya menkampanyekan pentingnya cuci tangan yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kebersihan tangan demi menyelamatkan nyawa dari ancaman kuman dan virus.
Hal itu dungkap oleh Dokter umum dari Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro, dr. Andri Joshua Barutu, saat Talkshow di radio Malowopati kemarin, Jumat (29/05/2026). Dr Andri menjelaskan bahwa menjaga kehigienisan tangan memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kesehatan kolektif. Kebiasaan baik ini harus ditanamkan secara konsisten dalam setiap sendi aktivitas harian masyarakat tanpa terkecuali.
“Cuci tangan adalah langkah sederhana namun memiliki dampak luar biasa untuk mencegah penularan penyakit. Kebiasaan ini perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari,” jelas dr. Andri.
Masyarakat diingatkan untuk disiplin membiasakan diri mencuci tangan pada momen-momen krusial yang rawan menjadi jalur transmisi bakteri. Beberapa waktu penting tersebut di antaranya adalah sebelum dan sesudah menyantap makanan, setelah menggunakan fasilitas toilet, sesudah batuk atau bersin, setelah berinteraksi dengan hewan, hingga setelah menyentuh benda-benda di ruang publik.
Lebih lanjut, dr. Andri memaparkan bahwa metode membersihkan tangan dengan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir masih menjadi formula paling efektif untuk meluruhkan kotoran dan kuman. Efektivitas ini dinilai jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan penggunaan cairan pembersih tangan instan atau hand sanitizer semata.
"Hal tersebut dikarenakan kandungan sabun memiliki kemampuan mekanis untuk melarutkan lapisan lemak pelindung yang melekat pada virus dan bakteri, sehingga mikroorganisme berbahaya itu lebih mudah luruh bersama aliran air," ujar dr. Andri.
Di samping penggunaan sabun, efektivitas pembersihan ini juga harus ditunjang dengan pemahaman mengenai enam langkah mencuci tangan yang benar sesuai dengan standar kesehatan internasional. Melalui pemahaman yang menyeluruh mengenai tata cara tersebut, pembersihan area tangan dapat berjalan lebih optimal guna memutus mata rantai penularan penyakit.
Perlindungan kesehatan mandiri dapat diawali dari sebuah langkah kecil dan konsisten, yaitu mencuci tangan secara benar dan berkala.
Editor: Mohamad Tohir




.sm.jpg)
































