Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp10,3 Miliar di Bojonegoro dan Resmikan Masjid Nur Khofifah
Selasa, 26 Mei 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara simbolis menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Lintas Wilayah senilai Rp10,324 miliar. Penyerahan berlangsung di PT Karep Alam Sejahtera MPS Dander, Bojonegoro, sekaligus dirangkai dengan peresmian Masjid Nur Khofifah, Senin, 25 Mei 2026.
BLT DBHCHT tersebut diperuntukkan bagi buruh pabrik rokok lintas daerah dari 65 pabrik di 25 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Setiap penerima mendapat bantuan Rp1 juta.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, jajaran Forkopimda Bojonegoro, Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Jawa Timur, sejumlah OPD Provinsi Jawa Timur, direksi PT Karep Alam Sejahtera, Ketua SPSI Provinsi Jawa Timur, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya. Acara dibuka dengan penampilan Tari Gambyong yang dipersembahkan pegawai PT Karep Alam Sejahtera.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyebut kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahim dan peresmian Masjid Nur Khofifah. Ia mengatakan membangun masjid berarti membangun rumah di surga.
“Mudah-mudahan membawa keberkahan di dalam hidup kita,” ujarnya. Lebih lanjut, Khofifah berpesan agar para pimpinan selalu mendengar dan merespon aspirasi masyarakat.
Sebelumnya pada Senin pagi, Gubernur Jatim melakukan peninjauan ke Pasar Baru Banjarejo untuk mengecek harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menjelaskan, penyaluran BLT DBHCHT di Bojonegoro dimulai sejak 13 Mei. Ia berpesan agar bantuan digunakan untuk hal produktif. Bupati juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh pabrik rokok yang telah berkontribusi memberikan lapangan kerja dan menjaga keberlangsungan ribuan karyawan karena memiliki peran penting dalam roda ekonomi masyarakat.
“Pelaku industri rokok mampu beradaptasi, mari terus menjaga legalitas dan bersama mengurangi peredaran rokok ilegal dan memperhatikan hak tenaga kerja,” tandasnya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani mengatakan, penerima BLT mayoritas perempuan hebat dan kuat karena ada yang rumahnya berada di Jember dan kabupaten sekitar.
“Mereka adalah perempuan tangguh. Hari ini titik ke 5 Gubernur Khofifah menyalurkan BLT DBHCHT. Hari ini juga sekaligus kita menjadi bagian sejarah peresmian Masjid Nur Khofifah,” jelasnya.
Berdasarkan laporannya, total BLT DBHCHT Provinsi Jatim mencapai Rp10,324 miliar untuk 65 pabrik di 25 kabupaten/kota. Khusus di Kabupaten Bojonegoro, bantuan sebesar Rp901 juta disalurkan untuk 9 pabrik.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Karep Alam Sejahtera MPS Dander Sri Yadi Purnomo menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan perguruan tinggi di bidang pendidikan. Saat ini terdapat 50 mahasiswa S1 yang merupakan buruh linting rokok dari Koperasi Kareb, serta 8 orang menempuh studi S2.
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir




.sm.jpg)
































