Prakiraan Cuaca 18 Mei 2026 di Bojonegoro
Senin, 18 Mei 2026 09:00 WIBOleh Tim Redaksi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan prakiraan cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya pada Senin, delapan belas Mei dua ribu dua puluh enam. Berdasarkan data resmi yang dirilis, cuaca di bumi Angling Dharma secara umum diprediksi akan didominasi oleh kondisi berawan sejak pagi hari dan berangsur cerah saat memasuki siang hari tanpa adanya indikasi potensi cuaca ekstrem.
Pada pagi hari mulai pukul nol tujuh nol nol waktu indonesia barat, kelembapan udara di Bojonegoro tercatat cukup tinggi mencapai delapan puluh delapan persen dengan suhu udara berada di kisaran dua puluh mampat hingga dua puluh enam derajat Celsius. Embusan angin pada awal hari bergerak dari arah barat dengan kecepatan yang relatif tenang, sehingga menciptakan suasana yang sejuk dan nyaman bagi warga yang memulai mobilitas atau aktivitas luar ruangan.
Perubahan karakteristik cuaca mulai terjadi menjelang siang hari di mana tutupan awan tipis perlahan menipis dan berubah menjadi cerah. Seiring dengan kemunculan terik matahari yang cukup kuat, suhu udara di wilayah Bojonegoro diproyeksikan mengalami peningkatan hingga menyentuh angka maksimal tiga puluh satu derajat Celsius. Peningkatan suhu ini dibarengi dengan penurunan kelembapan udara menjadi enam puluh tiga persen, sementara arah angin bergeser bertiup dari timur dengan kecepatan sekitar empat koma lima kilometer per jam.
Memasuki waktu malam, kondisi cuaca di seluruh wilayah Bojonegoro diprakirakan akan kembali berangsur menjadi cerah berawan dengan suhu udara rata-rata turun ke angka dua puluh mampat hingga dua puluh enam derajat Celsius. Kondisi atmosfer yang stabil ini diperkirakan terus bertahan hingga dini hari dengan tingkat kelembapan udara yang kembali merangkak naik hingga sembilan puluh tiga persen.
Secara geografis, pemantauan visual menyeluruh menunjukkan bahwa stabilitas cuaca ini berlaku merata di wilayah Bojonegoro Kota, Bojonegoro Selatan, Bojonegoro Timur, hingga Bojonegoro Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat juga mengonfirmasi tidak ada laporan mengenai kejadian bencana maupun insiden akibat cuaca ekstrem yang perlu dikhawatirkan oleh masyarakat.
Selain kondisi atmosfer, pemantauan terhadap tinggi muka air sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro juga menunjukkan angka delapan koma nol tujuh meter. Angka tersebut menandakan bahwa kondisi aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa ini berada dalam status normal dengan tren yang terus mengalami penurunan, sehingga aman bagi pemukiman di sepanjang bantaran sungai.
Sumber: BMKG
Editor: Mohamad Tohir






































