Jaga Keandalan Jalur Rel, PT KAI Lakukan Perbaikan Geometri Perlintasan Sebidang Bayeman Baureno
Senin, 29 Juni 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan perbaikan geometri jalan rel di perlintasan kereta api JPL Nomor 249, kawasan Bayeman, Jalan Raya Baureno, Babat, Bojonegoro mulai Senin (28/06/2026) malam hari ini hingga Rabu (01/07/2026) mendatang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, manajemen secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada publik atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan dan penutupan jalur sementara waktu di lapangan. Pihak maskapai kereta api negara ini memandang perawatan koridor perlintasan sebidang sangat mendesak demi meminimalkan potensi risiko kecelakaan.
Mahendro Trang Bawono menjelaskan bahwa area perlintasan sebidang merupakan salah satu titik krusial yang memiliki tingkat beban dinamis cukup tinggi karena setiap harinya dilalui secara bergantian oleh perjalanan kereta api aktif maupun berbagai jenis kendaraan bermotor pengguna jalan.
"Oleh sebab itu, diperlukan adanya tindakan perawatan secara berkala untuk memastikan keselamatan operasional tetap terjaga secara optimal di area perlintasan tersebut," kata Mahendro.
Dalam teknis pelaksanaannya di lapangan, tim instruktur dan pekerja prasarana akan melakukan serangkaian pekerjaan mulai dari pelepasan blok rel eksisting, pengurasan atau penggantian material batu balas yang sudah mengalami penurunan kualitas fisik, penggantian bantalan rel, hingga pemadatan jalur menggunakan peralatan khusus. Selain itu, petugas juga akan melakukan proses angkat listring rel yang bertujuan untuk meluruskan rel kembali serta menjaga kestabilan jalur agar sesuai dengan standar teknis perkeretaapian nasional.
Mahendro menambahkan bahwa pada hari Senin malam mulai pukul 20.00 WIB hingga Selasa dini hari pukul 05.00 WIB, proses pekerjaan fisik mulai berjalan sehingga petugas di lapangan akan memberlakukan sistem penutupan sementara jalan secara bergantian dengan skema setengah median jalan ditutup secara fluktuatif di lokasi perlintasan.
"Sedangkan untuk puncaknya pada hari Rabu dini hari mulai pukul 01.00 WIB sampai dengan pukul 03.00 WIB, arus lalu lintas akan dilakukan penutupan total secara penuh di lokasi perlintasan selama proses pengerjaan perbaikan akhir berlangsung," kata Mahendro.
Selama rentang waktu pengerjaan tersebut, para pengguna jalan diharapkan dapat menyesuaikan laju kecepatan kendaraan mereka saat melintasi JPL 249 Bayeman karena kondisi permukaan jalan di sekitar area proyek akan mengalami perubahan struktur sementara seiring dengan tahapan perawatan yang sedang berjalan. Manajemen KAI sengaja memilih waktu penutupan jalan pada malam hingga dini hari guna meminimalkan dampak gangguan terhadap urat nadi kegiatan ekonomi masyarakat serta arus kendaraan pada siang hari.
"Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan JPL 249 Bayeman selama masa pekerjaan berlangsung. Kurangi kecepatan kendaraan, patuhi rambu-rambu yang telah dipasang, serta ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," ujar Mahendro saat memberikan rilis resmi kepada media.
Pihak operator angkutan massal ini juga menyarankan warga masyarakat yang berniat melintasi jalur utama Jalan Raya Baureno agar dapat merencanakan estimasi waktu perjalanan lebih awal dari biasanya atau mencari rute jalan alternatif guna menghindari potensi penumpukan kendaraan. Seluruh rangkaian kegiatan ini difokuskan penuh oleh manajemen untuk menjaga keandalan jalur rel serta memastikan jaminan keamanan mutlak bagi perjalanan kereta api maupun publik pengguna jalan raya.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses perbaikan berlangsung. Perawatan prasarana di perlintasan sebidang merupakan bentuk komitmen KAI Daop 8 Surabaya dalam menjaga keselamatan operasional perjalanan kereta api serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan yang akan melintasi perlintasan,” tutup Mahendro.
Melalui sinergi pengerjaan yang terukur pada waktu malam hari dan kepatuhan para pengendara terhadap instruksi petugas pembagi arus di lapangan, proyek sterilisasi jalur JPL 249 Bayeman Baureno ini diharapkan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis. KAI Daop 8 Surabaya memastikan bahwa setelah seluruh tahapan pembongkaran dan pelurusan rel ini selesai, kualitas bantalan jalan rel akan menjadi jauh lebih kokoh sehingga mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan berkendara yang lebih baik bagi mobilitas masyarakat Bojonegoro.






































