Polres Tuban
Dalam Sehari Ditemukan Dua Sosok Mayat
Kamis, 21 Januari 2016 14:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Tuban - Dalam sehari, Rabu (20/01) kemarin, di wilayah hukum Kepolisian Resor Tuban ada penemuan dua sosok mayat di lokasi berbeda. Pertama, penemuan mayat di sebuah rumah kosong milik Turji, di Dusun Krajan, Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Sosok mayat yang ditemukan pukul 07.00 WIB itu diketahui bernama Sokran (36), warga desa setempat.
Selang satu jam, ditemukan pula sesosok mayat di tanah hutan turut wilayah Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, sekitar pukul 08.00 WIB. Mayat itu diketahui bernama Pasir (70), warga Desa Pucangan.
Menurut keterangan pihak Kepolisian Sektor Merakurak Resor Tuban, sesuai penuturan para saksi, sosok mayat Sokran, ditemukan di dekat kamar mandi dalam keadaan telanjang di rumah kosong milik Turji. Kondisi jasad korban membujur kaku dan telentang. Setelah dilakukan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan bekas-bekas penganiayaan di jasad korban.
Kapolsek Merakurak Ajun Komisaris Polisi (AKP) Benu Hamzah, mengatakan, dari keterangan warga, korban bernama Sokran mengalami gangguan jiwa. Sebelum kejadian korban sudah meninggalkan rumah selama 3 hari.
“Korban dalam keadaan sakit jiwa, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya. Perwakilan keluarga korban sudah membuat pernyataan bermaterai bahwa korban meninggal dunia bukan karena tindak pidana penganiayaan ataupun kekerasan. Saat ini jasad korban sudah dimakamkan pihak keluarga,” kata Kapolsek Merakurak.
Di lokasi berbeda, tepatnya di wilayah hukum Polsek Montong juga ditemukan sesosok mayat. Mayat yang diketahui bernama Pasir, ditemukan pukul 08.00 WIB oleh Karsimin (58), petani asal Dukuh Kerok, Desa Montongsekar, Kecamatan Montong.
Menurut penuturan saksi Karsimin kepada polisi, dirinya pagi itu hendak membersihkan Persil atau lahan milik Perhutani yang digarap petani. Namun saat tiba di lokasi, tiba-tiba dia mencium bau busuk menyengat. Saksi pun berusaha mencari untuk memastikan bau apa itu. Dia pun terkejut ketika menemukan sosok orang sedang duduk posisi sujud menghadap selatan dalam kondisi tak bernyawa.
Saksi sempat takut. Apalagi kondisi mayat itu sudah mulai membusuk. Namun dia tetap beranikan diri melihat lebih dekat. Setelah dicermati dengan seksama dia rupanya mengenali siapa sosok orang yang meninggal dunia itu. Dia kemudian segera menghubungi keluarga korban dan melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Polsek Montong.
Polisi mendatangi TKP bersama tim medis Puskesmas Montong. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di jasad korban. Diduga korban meninggal dunia akibat sakit.
Kapolsek Montong AKP S Haru Wibowo, mengatakan, menurut keterangan pihak keluarga, korban Pasir pamit mencari rumput untuk pakan ternak sejak 6 hari lalu. Setelah itu kabarnya tidak diketahui, dan pihak keluarga sudah mencari korban selama 5 hari. Hingga akhirnya Rabu (20/01), korban ditemukan sudah meninggal dunia oleh Karsimin.
"Usai mendapat laporan, polisi segera mendatangi TKP bersama petugas Puskesmas. Lalu, mencatat para saksi, memintakan visum dan membawa jenazah ke rumah korban. Tanda-tanda kekerasan tidak ada," ujar Kapolsek Montong. (pin/tap)
*) Foto penemuan mayat Pasir di ladang persil montong












































.md.jpg)






