Pernah Dipasung, Perempuan Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri
Minggu, 24 Januari 2016 10:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Tambakrejo - Seorang perempuan di Desa Jawik Kecamatan Tambakrejo yang diduga menderita gangguan jiwa ditemukan tewas gantung diri di belandar rumahnya, Sabtu (23/01) kemarin.
Sekitar pukul 09.00 WIB, ketika M (53), warga Desa Jawik, Kecamatan Tambakrejo pamitan pergi ke Pasar Sukorejo Kecamatan Tambakrejo untuk belanja, sebuah tragedi pun terjadi pada istrinya, Y (45), perempuan yang diduga menderita gangguan jiwa. Y nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Korban Y, yang memang menderita gangguan jiwa dan perñah dipasung oleh keluarga karena sering mengamuk ditemukan tewas tergàntung d ruang depan di rumahnya. Sekira pukul 09.30 WIB, ketika suami korban pulang dari pasar, dia merasa ganjil dengan keadaan rumah yang terkunci dari dalam.
Subadi (53), tetangga korban, mengungkapkan bahwa ketika pintu rumah terkunci, kemudian sang suami memanggil korban untuk dibukakan, namun tidak ada jawaban. "Suami korban kemudian mencongkel pintu belakang dengan linggis," kata Subadi beritabojonegoro.com (BBC).
Setelah pintu terbuka, seketika didapati korban Y sudah tergantung di ruang depan. Sang suami meminta Subadi melaporkan ke Kepala Dusun dan Kepala Desa Jawik untuk diteruskan ke kepolisian. Tak lama berselangan petugas Polsek Tambakrejo pun berdatangan. Petugas langsung menurunkan dan memeriksa mayat korban.
Kepala Puakesmas Tambakrejo, Dr Suryo Rahmanu mengungkapkan hasil pemeriksaan korban meninggal karena bunuh diri tergantung. "Memang bunuh diri karena tidak ada tanda kekerasan," terang Dr Suryo Rahmanu.
Keluarga yang memahami keadaan korban yang memang semasa hidupnya menderita gangguan jiwa pun menerima dengan ikhlas. Kemudian meminta agar mayat korban segera dimandikan dan dimakamkan seketika itu dengan disaksikan oleh Kasun dan Kades Jawik, Wasiyan. (lyn/moha)
Foto ilustrasi gantung diri. sumber www.news.viva.co.id












































.md.jpg)






