GN-AKSA Siap Redam Kejahatan Seksual Pada Anak di Bojonegoro
Rabu, 27 Januari 2016 08:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kalitidu - Sudah hampir sebulan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membentuk Forum Group Discusion (FGD) Gerakan Nasional Anti Kekekerasan Sosimal Terhadap anak (GN - AKSA) di Kabupaten Bojonegoro.
Selasa (26/1) kemarin, Pemerintah Bojonegoro melaui Pusat Perlindunagan Perempuan dan Anak (P3A) Kabupaten Bojonegoro mengadakan sosialisasi GN-AKSA di Kecamatan Kalitidu. Sosialisasi tersebut sebagai upaya prefentif alias pencegahan terhadap maraknya kejahatan seksual yang melibatkan korban anak-anak dan pelajar di Bojonegoro.
Sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di MI Fattahul Huda Pumpungan, Kecamatan Kalitidu, para guru dan kepala RA MI se-Kecamatan Kalitidu dibekali pengetahuan dan kesadaran untuk turut menjaga anak-anak dari bahaya kekerasan. Sementara untuk Guru SD dan TK berkumpul di SD Kalitidu. Tampak hadir Ketua P3A Bojonegoro, Mahfudhoh Suyoto didampingi oleh Umu Hanik, Divisi Advokasi P3A, dan Camat juga Kalitidu, Naning Sulestyorini.
Mahfudhoh Suyoto, dalam forum yang ke 10 dari sosialisasi GN-AKSA tersebut menyampaikan bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mendorong kesadaran orangtua dan guru agar harus selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak.
"Diharapkan orangtua selalu mengawasi anak, khususnya dalam bergaul dan penggunaan media sosial sebagai pemicu faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas dan terkikisnya moral anak anak," ujar Mahfudhoh.
Selain itu, pemapar materi, Umu Hanik, kepada beritabojonegoro.com (BBC) mengungkapkan bahwa melalui forum ini, diharapkan dari guru dan orangtua tidak pernah lelah menanamkan nilai-nilai moral kepada anak sebagai filter remaja saat ini .
"Dalam hal ini, pendidikan yang aman nyaman dan menyenangkan bagi anak, diharapkan terus diterapkan pendidikan ramah anak harus ditingkatkan di rumah dan di sekolah," tandas Umu Hanik. (lyn/moha)












































.md.jpg)






