Seorang Pelajar di Tambakrejo Meninggal Gantung Diri
Selasa, 23 Februari 2016 18:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Tambakrejo - Peringatan bagi para orang tua agar senantiasa mengawasi perilaku anak-anaknya. Peristiwa memilukan baru saja terjadi di Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, pagi hari ini, Selasa (23/02). Seorang pelajar berinisial ST (16) diketahui meninggal gantung diri sekira pukul 06:15 pagi hari tadi.
ST (16) adalah pelajar kelas X di salah satu sekolah kejuruan di Kecamatan Ngambon. Dia tinggal bersama orang-tuanya di Dusun Tawin, Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo.
Menurut keterangan Kapolsek Tambakrejo AKP Mohtarom, yang dikutip dari keterangan kerabat dan beberapa tetangga serta para saksi, korban terkenal sebagai anak yang pendiam.
"Sampai saat ini belum diketahui, karena sebab apa hingga korban nekat gantung diri," jelas AKP Mohtarom kepada beritabojonegoro.com (BBC).
Masih menurut AKP Mohtarom, setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat, anggota Kepolisian Sektor Tambakrejo bersama dokter dari Puskesmas Tambakrejo segera meluncur menuju tempat kejadian musibah dan sesampainya di rumah korban, di sana telah menunggu Kepala Desa dan beberapa perangkat setempat serta beberapa kerabat dan tetangga korban.
"Ketika anggota sampai di tempat kejadian musibah, jenazah korban telah diturunkan dari tempatnya," lanjut AKP Mohtarom.
Selanjutnya dokter Puskesmas Tambakrejo, dr Suryo Rohmanu, langsung melakukan pemeriksaan luar atau visum terhadap jenazah korban. Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemui tanda-tanda kekerasan dan diduga kuat korban meninggal akibat gantung diri.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau benturan benda tajam maupun benda tumpul" terang dr. Suryo Rohmanu.
Atas peristiwa ini, kedua orang-tua korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. (lyn/moha)


































.md.jpg)






