Bocah 6 Tahun Tewas Mengapung di Embung
Rabu, 24 Februari 2016 20:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kepohbaru – Kejadian ini bisa menjadi peringatan bagi orang tua agar tidak lalai menjaga dan melindungi keselamatan anaknya. Kelalaian sekecil apapun bisa berbuah bencana bahkan sampai hilangnya nyawa.
Seorang anak dengan inisial FM (6) alamat RT12 RW 04 Desa Pohwates Kecamatan Kepohbaru, ditemukan telah mengapung di embung desa dalam keadaan tak bernyawa, Rabu (24/02) sekitar pukul 16.00 WIB sore tadi.
Menurut keterangan Saiful (20) kerabat korban, sekitar pukul 12.00 WIB dia mencari korban yang pergi bermain dan tak kunjung kembali. Setelah mencari hampir 3 jam lebih keluarga mendapat informasi dari tetangga yang melihat korban pergi bermain menggunakan alat pancing. Setelah itu keluarga melanjutkan pencarian di sebuah embung dekat desa setempat.
"Ada yang melihat korban berjalan membawa alat pancing. Lalu keluarga mencari di embung," begitu Saiful memberikan keterangan.
Menurut keterangan Kasi Kesejahteraan sosial Kecamatan Kepohbaru, Mohamad Kholil SE, akhirnya sekitar pukul 16.15 WIB korban ditemukan telah mengapung di sebuah embung dengan kondisi sudah tak bernyawa lagi. “Diduga korban tenggelam karena tidak bisa berenang saat bermain di sekitar embung,” kata Kholil.
Jenazah langsung di evakuasi dan dibawa menuju rumah duka, selanjutnya di bawa ke rumah sakit muhammadiyah sumberejo untuk di lakukan visum guna mengetahui penyebab kematian korban. dari hasil visum tidak di temukan bekas penganiayaan, korban murni tenggelam.
Masih terang Kholil, korban adalah anak yatim dari pasangan Kariyadi almarhum dan Suntini, sang ibu. Suntini sendiri saat ini sedang tinggal di Bandung. Sementara selama ini, korban tinggal bersama pamannya, Rohmad (59). “Korban anak yatim, di sini tinggal dengan kerabatnya, sedangkan ibunya tinggal di luar kota," terang dia.
Hingga pukul 18.30 WIB malam ini, jenazah korban masih belum dimakamkann. Sehubungan itu, ibu korban menghendaki jenazah dikebumikan di Bandung. Sementara paman korban menghendaki jenazah dimakamkan di pemakaman umum desa. (ping/moha)


































.md.jpg)






