Aksi Curanmor di Sekar
Ditinggal Kerja di sawah, Motor Amblas Digondol Maling
Minggu, 06 Maret 2016 20:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Sekar - Hati-hati meninggalkan sepeda motor di tepi jalan saat bekerja di sawah. Apalagi dengan kondisi kunci motor dibiarkan menempel di lubang kunci. Kalau sampai dilakukan, bisa-bisa akan mengundang aksi kejahatan.
Inilah yang dialami Suroso (53), warga Desa Miyono, Kecamatan Sekar. Minggu (05/03) sekira pukul 09.00 WIB, Sekretaris Desa Miyono ini harus rela kehilangan sepeda motor miliknya. Rupanya dia lalai meninggalkan motor kesayangannya dengan kunci kontak yang masih nempel di lubang kunci. Akibat kelalaiannya itu, dia harus menanggung kerugian senilai Rp 5 juta.
Menurut keterangan Suroso seperti yang dituturkan kepada petugas Polsek Sekar, pagi itu seperti biasa dia berangkat bekerja di sawah dengan mengendarai Suzuki Smash bernomor polisi AE 6935 GH. Tanpa mempunyai rasa was-was sedikitpun, setibanya di areal persawahan Desa Miyono, dia memarkir motornya di tepi jalan dengan kunci kontak dibiarkan menempel pada lubang kunci.
Kemudian dia turun dan meninggalkan motor menuju ke sawah miliknya. Lokasi sawahnya itu berjarak sekitar 100 meter dari tempat parkir motor. Hari itu dia hendak mengompres atau menyemprot tanaman padinya.
Setelah kurang lebih satu jam menyemprot tanaman, dia bermaksud pulang ke rumah untuk mengambil cangkul. Namun saat kembali itulah, dia mendapati sepeda motornya sudah tidak ada di tempatnya alias dicuri orang.
Kapolsek Sekar Iptu Supriyo, kepada beritabojonegoro.com (BBC), membenarkan kejadian pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut. Dia mengatakan, selanjutnya korban melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Sekar. Petugas pun segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. "Saat ini petugas sedang melakukan penyelidikan," ujarnya.
Iptu Supriyo mengungkapkan, selama hampir setahun bertugas di Sekar, baru kali ini terjadi curanmor di Desa Miyono. Hal ini menjadi pertanda, pihaknya harus lebih memperketat penjagaan keamanan di wilayah tersebut.
"Polsek Sekar melalui Bhabinkamtibmas selalu terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan imbauan 3C (curan, curat, curas) demi terwujudnya kamtibmas," katanya.
Ditambah lagi, lanjut Supriyo, dengan kondisi Kecamatan Sekar yang saat ini mulai ramai setelah menjadi kawasan wisata, masyarakat harus lebih waspada dan hati-hati ketika menaruh kendaraannya. "Jangan lagi parkir sembarangan dengan membiarkan kunci menempel pada lubang, itu kebiasaan buruk yang mengancam keamanan diri sendiri," pesannya. (lyn/tap)
*) Foto petugas polisi melakukan olah TKP di lokasi motor hilang Desa Miyono































.md.jpg)






