Kecelakaan Mobil ELF di Kalitidu
4 Korban Kecelakaan ELF Masih Dirawat di Rumah Sakit
Senin, 07 Maret 2016 15:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Empat korban kecelakaan maut di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (06/03) petang kemarin, sekarang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dua korban dirawat di UGD RSUD Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro, dan dua korban lainnya dirawat di RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro.
Dua korban yang dirawat di RSUD Sosodoro Djatikoesomo, yakni Toha Mosan (45), sopir ELF, dan Samini (40). "Keduanya mengalami gegar otak ringan," ujar Humas RSUD Sosodoro Djatikoesumo dr Thomas Djaja kepada beritabojonegoro.com (BBC), Senin (07/03).
Thomas menambahkan, kedua pasien ini belum diizinkan pulang. Kondisinya memang sudah sadar, namun masih butuh perawatan lanjutan, agar sembuh total. Sedangkan korban lainnya, pagi tadi sudah boleh pulang dan menjalani rawat jalan. "Mereka semalam hanya mengalami syok dan nyeri saja," jelasnya.
Ditemui BBC secara terpisah, Humas RS Bhayangkara Wahyu Tutuko M Muslih, mengungkapkan, di rumah sakitnya saat ini masih ada dua korban penumpang ELF yang dirawat. Keduanya yaitu Suyati (49) dan Siti Nur Qotimah (37).
"Para korban ini mengalami patah tulang dan harus menjalani perawatan intensif di kamar rawat inap RS Bhayangkara. Sedangkan 3 korban lainnya sudah boleh pulang dan rawat jalan, karena hanya luka ringan," ujarnya.
Sementara itu, menurut data terakhir yang diterima BBC, dari 18 penumpang mobil ELF yang mengalami kecelakaan pada Minggu petang kemarin diketahui 3 orang penumpang selamat, 4 penumpang luka ringan, 4 penumpang luka berat, dan 7 penumpang meninggal dunia.
Empat penumpang yang mengalami luka ringan, yaitu Daffa Arizona (10), Dayis Diwa (5), dan M Bahrul ulum (12), ketiganya beralamat di Desa Getas, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Satu lagi yang luka ringan adalah Mas Dar (40) asal Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Berikutnya, 4 penumpang yang menderita luka berat, yaitu Toha Mosan (40) asal Desa Cabean RT 03 RW 01, Kecamatan Cepu, Samini (40) asal Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Siti Nur Qotimah (37), asal Desa Getas, Kecamatan Cepu, dan Suyati (49) asal Desa Getas, Kecamatan Cepu.
Lalu, 7 penumpang yang meninggal dunia, yaitu Vidi Mahendra (7) alamat Desa Tambakromo Kecamatan Cepu, Sofi'i (79), alamat Desa Cabean Kecamatan Cepu, Susmiati (35) alamat Desa Tambakromo Kecamatan Cepu, dan Kuntamah (37) alamat Desa Tambakromo Kecamatan Cepu. Selanjutnya, Aziza (15) Desa Tambakromo Kecamatan Cepu, Zulfa (35) Desa Tambakromo Kecamatan Cepu, dan Irvan (1) alamat Desa Cabean Kecamatan Cepu. (mol/tap)
*) Foto korban suyati ditunggui pak polisi di RS bhayangkara wahyu tutuko































.md.jpg)






