Gara-gara Facebook, Pengurus ASKAB PSSI Tolak Hadiri Launching Persibo
Sabtu, 12 Maret 2016 20:00 WIBOleh Piping Din Permadi
Oleh Piping Din Permadi
Kota - Berawal dari munculnya gambar dan tulisan di akun facebook Curva Nord 1949 X Persibo yang dianggap melecehkan PSSI, pimpinan dan jajaran pengurus ASKAB PSSI Bojonegoro menolak menghadiri acara launching Persibo Bojonegoro pada Minggu (13/03) pagi besok. Rencananya acara launching itu digelar di pertigaan Jalan Pahlawan dan Mas Tumapel, depan selatan Pendapa Kabupaten Bojonegoro, sekitar pukul 10.00 WIB.
Penolakan ASKAB PSSI Bojonegoro itu cukup beralasan. Sebab, pihaknya merasa tersinggung dengan postingan gambar meme PSSI bertuliskan #SUNTIKMATIPSSI. Postingan gambar tersebut dinilai oleh pimpinan dan pengurus ASKAB tidak menghargai institusi PSSI.
Lihat gambar: Facebook facebook Curva Nord 1949 X Persibo
Wakil Ketua Umum ASKAB PSSI Bojonegoro Abdul Mustajib, mengatakan, pihaknya telah menerima instruksi dari pimpinan melalui pesan singkat yang langsung diteruskan kepada seluruh jajaran pengurus dan klub-klub internal. Isi pesan itu perintah untuk tidak menghadiri launching Persibo besok pagi.
"Intruksi ketua umum pssi akan segera mencabut dukungan kepada persibo dan memberi peringatan keras kepada semua club internal pssi dan pengurus pssi untuk tidak hadir pada acara launching persibo. alasannya tindakan suporter curva nord dalam akun resminya yg tidak menghargai institusi pssi," tulis Wakil Ketua Umum ASKAB PSSI Abdul Mustajib melalui pesan singkat kepada beritabojonegoro.com, Sabtu (12/03).
Koordinator suporter Curva Nordh 1949 Arip Setiawan, saat dikonfirmasi BBC melalui telepon selularnya, mengatakan, akun Curva Nord 1949 X Persibo memang akun resmi milik kelompok suporter Curva Nordh 1949. "Akun tersebut memang resmi milik kami dan terdapat banyak admin yang mengelolanya," terang Arip.
Arip menjelaskan, status yang ditulis dalam akun tersebut sebenarnya digunakan untuk mengkritik PSSI Pusat. Karena selama ini berbagai upaya telah dilakukan oleh suporter, tidak mendapat respon baik dari pimpinan PSSI Pusat.
"Kita sebenarnya tidak ada masalah dengan PSSI Bojonegoro, itu masalah dengan PSSI Pusat. Kita harus mengkritisi PSSI sebagai nilai tawar, agar mereka mengerti kondisi kita," katanya.
Secara terpisah, melalui pesan Whatsapp, CEO Persibo Abdullah Umar, menyatakan, tidak menanggapi serius pemasalahan tersebut. "Yang bertindak itu kan suporter, koq Persibo yang disanksi," tulisnya melalui pesan WA. (pin/tap)












































.md.jpg)






