Pemkab Bojonegoro Matangkan Persiapan Porkab II 2026 Guna Jaring Bibit Atlet Berprestasi
Minggu, 12 April 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang bersinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Bojonegoro mulai melakukan langkah serius dalam menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Kabupaten II Tahun 2026. Upaya ini diawali dengan menggelar sosialisasi intensif kepada seluruh Koordinator Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (10/04/2026) pagi.
Kepala Dinpora Bojonegoro, Arif Nanang, saat membuka acara yang digelar di Jalan Gajah Mada tersebut menyampaikan bahwa ajang ini merupakan fondasi utama dalam memetakan kemampuan para atlet muda di daerah. Ia menekankan bahwa keberhasilan pada level ini akan menjadi penentu kualitas perwakilan Bojonegoro di ajang yang lebih besar.
"Porkab kali ini adalah yang kedua, dan ini modal utama kita menuju Porprov 2027 mendatang. Saat ini pembinaan olahraga di Bojonegoro mulai tertata secara berjenjang, mulai dari Kejurcam atau Porcam hingga ke tingkat Kabupaten (Porkab)," ujarnya.
Sejalan dengan visi tersebut, Ketua KONI Bojonegoro, Sahari, memberikan instruksi khusus kepada para pengurus tingkat kecamatan agar benar-benar selektif dan serius dalam menjaring potensi atlet di wilayah masing-masing. Harapannya, setiap kecamatan mampu menghadirkan talenta terbaik untuk bersaing secara sehat.
"Kami berharap kecamatan bisa mengirim atlet terbaiknya sehingga akan muncul juara-juara baru yang bisa diandalkan Bojonegoro dalam Porprov 2027 nanti," tegasnya.
Terkait detail teknis penyelenggaraan, Wakil Ketua I KONI Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, menjelaskan bahwa Porkab II dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni mendatang. Pihaknya mengusulkan sebanyak 26 cabang olahraga dengan total 245 nomor pertandingan, namun dengan syarat ketat bahwa setiap nomor lomba harus diikuti oleh minimal delapan kecamatan untuk dapat dipertandingkan.
KONI Bojonegoro menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap partisipasi peserta pada tahun ini. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan diprediksi akan melampaui capaian pada periode pertama.
"Jumlah target tahun ini meningkat dibandingkan Porkab I yang awalnya ditargetkan 15 cabor namun berhasil mempertandingkan 17 cabor. Tahun ini kami optimis bisa lebih dari 20 cabor," pungkas Tonny.
Melalui kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah, KONI, dan seluruh jajaran kecamatan, diharapkan tercipta sebuah ekosistem olahraga yang kompetitif. Fokus utama dari program ini adalah memastikan lahirnya atlet-atlet lokal yang mampu membawa nama harum Bojonegoro di kancah regional maupun nasional pada masa mendatang.





































