Pencurian
Warga Temukan 3 Ram Besi Cor Jalan Purwosari yang Digondol Maling
Kamis, 05 Mei 2016 17:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Purwosari - Kepolisian Sektor Purwosari Polres Bojonegoro terus mengembangkan penyelidikan kasus pencurian besi proyek pembangunan jalan cor di jalan PUK Kecamatan Purwosari-Ngambon. Pengembangan penyelidikan dilakukan menyusul ditemukannya sebagian besi yang dicuri tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kapolsek Purwosari AKP Susilo Teguh Priyono, menyatakan, berdasarkan perkembangan hasil penyelidikan kasus pencurian besi dengan laporan LP/09/V/2016/jatim/resbojonegoro/sekpurwosari, saat ini tengah dilakukan tahap pengembangan. "Ada warga setempat yang melapor menemukan besi proyek sebanyak 3 ram di halaman belakang rumahnya," ujarnya kepada beritabojonegoro.com, Kamis (05/05).
Tindak pencurian besi untuk jalan cor itu diketahui pada Senin (02/05) pagi. Pengawas CV Duta Among Wira, selaku pelaksana proyek, kepada polisi melaporkan sebanyak 57 batang besi berdiameter 22 milimeter panjang 45 centimeter dan 5 lembar ram besi diameter 8 milimeter rakitan las panjang 4 meter dan lebar 2,4 meter, telah hilang. Lokasi kejadian di Dusun Gulang, Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari.
Baca berita: Besi Jalan Cor Purwosari Dicuri Pemborong Rugi Rp 3 Juta
Kapolsek menuturkan, barang bukti rakitan besi 3 ram ditemukan oleh Suradji (55), warga Dusun Gulang, Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, ketika hendak bekerja di kebunnya. "Sewaktu saksi ke kebun, di belakang rumah melihat tumpukan ram besi berjumlah 3 lembar di bawah pohon jambu miliknya. Kemudian saksi melaporkan ke Balai Desa Tlatah yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Purwosari," terangnya.
Dengan penemuan 3 ram besi tersebut, berarti masih 2 ram besi dan 57 batang besi yang belum ditemukan. "Kami masih terus lakukan pengembangan dari penemuan besi itu. Kami akan mengumpulkan saksi dan berkoordinasi dengan masyarakat sekitar," ungkap AKP Susilo Teguh Priyono.
Menurutnya, pencurian dapat terjadi karena sejak awal mengerjakan proyek CV pelaksana belum melakukan koordinasi yang baik dengan masyarakat sekitar. Sehingga besi proyek, peralatan, dan sebagainya, tidak ada yang membantu mengawasi ketika ditinggal pekerja. "Seharusnya ada koordinasi yang baik pelaksana dengan warga setempat, sehingga dengan begitu warga merasa ikut memiliki dan menjaga besi-besi untuk kepentingan membangun jalan," ujarnya.
Kapolsek berharap, ke depan CV pelaksana mampu membangun koordinasi yang baik dengan masyarakat setempat. "Selain upaya penegakan hukum, kami harap ada koordinasi yang baik antara CV pelaksana dengan masyarakat yang berada di sekitar proyek untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pesannya. (lyn/tap)
*) Foto warga bersama polisi menemukan barang bukti 3 ram besi cor































.md.jpg)






