Centro Karaoke Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta
Rabu, 25 Mei 2016 14:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota-Kobaran api membakar sebuah tempat hiburan di jalan Veteran, Kafe dan Karaoke Centro, pagi hari ini, Rabu (25/5/2016), sekira pukul 05.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, beberapa ruangan di lantai dua rusak dan kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala pelaksana BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), peristiwa terjadi pada pukul 05.00 WIB, saat tidak ada orang di dalam cafe. Begitu menerima laporan dari warga sebelah Kafe, Yeni, pada pukul 05.15 WIB, BPBD langsung memberangkatkan 2 unit Mobil Pemadam Kebakaran, 1 mobil suplier, dan 5 orang petugas pemadam serta tambahan 1 mobil pemadam dari Pos Temayang.
Menurut keterangan Yeni, sebenarnya dia mengetahui tanda-tanda kebakaran pada sekira pukul 02.30 WIB dini hari. Dia mengaku melihat asap keluar dari lubang udara kamar lantai dua. Namun dia tidak curiga saat itu. Dia baru yakin saat melihat api mulai nampak membesar pada pukul 04.30 WIB. Yeni langsung menghubungi BPBD Bojonegoro dan Polsek Kota.
“Tidak ada orang di dalam Centro. Yang tahu tetangganya. Kami langsung memberangkatkan 3 mobil. Sampai sana melihat api membesar, kami tambah damkar dari pos Temayang,” kata Andik.
Andik melanjutkan, kebakaran terjadi di lantai dua, di ruang resepsionis dan ruang karaoke. Proses pemadaman berjalan sekitar 90 menit hingga api padam pada pukul 06.30 WIB. Penyebab kebakaran diduga sementara karena korsleting listrik. “Dugaan sementara karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa,” kata Andik.
Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Usman memberikan keterangan kepada BBC, dirinya datang ke lokasi beserta beberapa anggota begitu menerima laporan. Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi juga datang ke lokasi kejadian pada sekira pukul 06.00 WIB untuk memantau penanganan pemadaman.
Kompol Usman menerangkan, berdasar analisa oleh Tim Identifikasi Polres yang selesai dilakukan pukul 13.00 WIB siang ini, kerugian materi ditafsir mencapai ratusan juta rupiah. “Kerugian materi ditafsir mencapai Rp 500 juta. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” kata Kompol Usman. (mol/moha)












































.md.jpg)






