News Ticker
  • Jelang Libur Peringatan Maulid Nabi, Ribuan Pelanggan Diproyeksikan Memadati Stasiun Bojonegoro
  • Jatuh dan Terlindas Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Potensi Budaya Lokal Margomulyo Terangkat lewat Pendaftaran HaKI Batik Lelaku Sulur Wungu
  • Gramedia Bojonegoro dan Perpus Jenggala Hadirkan Penulis Mahfud Ikhwan, Bagikan Pengalaman Berkarya
  • Menko PMK Pratikno Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Padangan Bojonegoro
  • 23 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Agustus 202
  • Ulasan Singkat Film Kungfu Soccer, Tak Sebagus Shaolin Soccer
  • Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Nayaka Mahambara, Jatim Pelopor Koperasi Sehat
  • Pemanfaatan Pekarangan dan Inovasi UMKM Jadi Tumpuan Ekonomi Warga Desa Semenkidul
  • 22 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 Agustus 2026
  • Stabilitas Harga Daging dan Pasokan Sapi, Pemkab Bojonegoro Capai Kesepakatan Bersama Pedagang
  • Sering Minum Kopi Tiap Hari? Ini Efek Positifnya Bagi Kesehatan Organ Hati
  • Khofifah Desak Pusat Segera Cairkan Dana TKD Rp1,3 Triliun, Ada Alokasi TPG Guru Rp276 Miliar
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Alsintan Pra-Panen untuk Kelompok Tani
  • Dekatkan Penugasan Sesuai Domisili, Bupati Bojonegoro Lantik 504 ASN dan Kepala Sekolah
  • 21 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 21 Agustus 2026
  • Es Tape Ketan Ireng Kreasi DWP Bojonegoro Raih Peringkat Kedua Produk Minuman Terbaik Jatim 2026
  • Perkuat Program Prioritas Desa, TP PKK Bojonegoro Gelar Kunjungan Kerja Terpadu di Margomulyo
  • 20 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 20 Agustus 2026
  • Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemkab Bojonegoro Luncurkan Gerakan GASPOL Serap Beras Lokal
Hmmm Lembutnya Daging Sate dan Rica-Rica Kalkun

Jalan-Jalan ke Rumah Kalkun di Blora

Hmmm Lembutnya Daging Sate dan Rica-Rica Kalkun

Oleh Heriyanto  

Blora – Blora, tanah kelahiran sastrawan legendaris Pramoedya Ananta Toer, memang dikenal memiliki kuliner khas yakni sate ayam. Di beberapa sudut Kota Blora dengan mudah akan dijumpai warung-warung yang menyajikan sate ayam khas Blora. Bau daging ayam yang disate di tungku arang yang menganga mengeluarkan bau yang menyeruak mencocok hidung. Bikin siapa pun ingin icip-icip sate ayam khas Blora ini.

Namun, Blora juga mempunyai kuliner khas yang tidak kalah dahsyat yakni daging kalkun. Kuliner ini boleh dibilang nonmainstream di Blora. Kuliner khas ini disediakan oleh Rumah Kalkun di Jalan Raya Blora-Tunjungan ke arah Waduk Greneng, Blora.

Yud Barotut Taqiyah, 35, warga Jakarta yang mudik di kampung halamannya di Desa/Kecamatan Purwosari misalnya menyempatkan singgah ke Rumah Kalkun ini hanya ingin mencicipi sate kalkun. Ia melihat peternakan kalkun yang berada di kandang di belakang Rumah Kalkun ini. Ia lalu memilih salah satu kalkun yang siap potong untuk diolah. Ada banyak kalkun di kandang itu, ada yang masih muda dan ada beberapa yang siap potong.

“Ini pengalaman yang menyenangkan, baru kali pertama ini saya menikmati menu sate, rica-rica dan stik kalkun,” ujar Yud, sapaannya, Senin (25/07).

Tidak seberapa lama menu serba kalkun pun sudah terhidang di meja. Ada sate kalkun. Dari bentuk dagingnya hampir sama dengan daging ayam. Namun, dagingnya terlihat lebih besar. Daging kalkun rasanya lembut, empuk, dan tidak berbau amis. Kandungan minyaknya juga tidak seperti daging kambing atau daging sapi.

“Rasa daging sate kalkun ini lembut dan empuk. Enak sekali,” ujar Devi, teman Yud yang ikut menyantap daging sate kalkun.

Selain disate, daging kalkun juga diolah menjadi rica-rica dan stik. Daging kalkun lembut dan lunak sehingga mudah dibuat rica-rica dan stik. Pengelola Rumah Kalkun menghidangkan stik kalkun gratis bagi pengunjung sebagai promo olahan kalkun. Harga sate kalkun ini juga cukup terjangkau yakni sepuluh tusuk Rp35.000.

Menurut Pengelola Rumah Kalkun, Keluk Pristiwahana, ia mulai merintis usaha kuliner khas kalkun ini sejak enam bulan lalu. Ia memanfaatkan rumah dan pekarangan yang berada di belakang rumahnya untuk ternak kalkun dan sekaligus warung.

Menurutnya, beternak kalkun sebenarnya cukup mudah dan bahkan lebih menguntungkan dibandingkan beternak ayam. Ia menyebutkan, dalam hitungan tiga bulan kalkun sudah berukuran cukup besar dan sudah siap dipotong. Bila dibandingkan dengan ayam ukurannya sangat jelas berbeda.

Satu ekor kalkun ukuran besar, kata dia, bisa diolah menjadi 325 tusuk sate. Selain itu, bisa diolah menjadi rica-rica dan stik. Selama ini, kata dia, dalam sehari ia bisa memotong 3-4 ekor kalkun yang dihidangkan untuk para pelanggannya.

Menurut Keluk, dalam mengelola usaha Rumah Kalkun ini ia juga bergabung dengan komunitas yang disebut komunitas pecinta kalkun. Apabila ia kehabisan stok kalkun ia biasanya meminta kiriman pasokan kalkun dari teman-teman sesama komunitas pecinta kalkun itu dari Nganjuk, Blora, dan sekitarnya. “Pakan kalkun ini juga sangat mudah didapat yakni kangkung dan bekatul,” ujarnya.

Daging kalkun ini, kata dia, mempunyai banyak khasiat di antaranya menurunkan kolesterol, mencegah stroke, dan jantung. Selain itu, daging kalkun juga mengandung banyak vitamin B dan meningkatkan fungsi otak.

“Kalau ke Blora jangan lupa mampir ke Rumah Kalkun ini. Anda akan menikmati pengalaman baru menyantap sate kalkun,” ujarnya. (her/kik)

 

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ulasan Singkat Film Kungfu Soccer, Tak Sebagus Shaolin Soccer

Ulasan Singkat Film Kungfu Soccer, Tak Sebagus Shaolin Soccer

Setelah 25 tahun dinanti, sutradara Hong Kong Stephen Chow kembali meramaikan layar lebar lewat film terbarunya berjudul Kung Fu Soccer. ...

1787482472.7711 at start, 1787482473.114 at end, 0.34298205375671 sec elapsed