News Ticker
  • Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Paket Regulasi Baru
  • Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Melimpah, Siap Sokong Daerah Lain
  • Avanza Terperosok ke Sawah di Kapas Bojonegoro, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi
  • Semangat Hidup Sehat dan Kelestarian Alam Warnai Spekta Bumi Fun Run 2026 di Pilanggede
  • Prakiraan Cuaca 03 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 03 Mei dalam Sejarah
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Kemnaker Terbitkan Aturan Baru Outsourcing, Hanya 6 Bidang Pekerjaan yang Diizinkan
  • Khofifah Tegaskan Jatim Pertahankan Posisi Barometer Pendidikan Nasional
  • Perubahan Urine Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal, Ini Kata Dokter
  • Prakiraan Cuaca 02 Mei 2026 Bojonegoro
  • 02 Mei dalam Sejarah
  • Pemprov Jatim Siapkan Perda Pesangon Buruh, Dorong Akses Transportasi dan Perumahan
  • Rintis Klinik Tani, Adnan Buyung Nasution Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Bojonegoro 2026
  • Sering Mendadak Lupa Mau Melakukan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
  • Bupati Medhayoh di Kecamatan Malo, Serap Aspirasi Warga Meski Kondisi Hujan
  • Dilepas Bupati, 1.741 Calon Haji Bojonegoro Mulai Perjalanan ke Tanah Suci
  • Prakiraan Cuaca 01 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 01 Mei dalam Sejarah
  • PPDI Bojonegoro Gelar Halal Bihalal dan Muskerda, Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan bagi Perangkat Desa
  • SIG Pabrik Tuban Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Infrastruktur Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Lima UMKM Persit Brawijaya Siap Ramaikan Ajang Nasional Persit Bisa 2 di Jakarta
  • 1.746 CJH Bojonegoro Mulai Diberangkatkan Bertahap Menuju Asrama Haji Surabaya
Delapan Syarat Gotong Royong Menurut Bupati Suyoto

Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 44

Delapan Syarat Gotong Royong Menurut Bupati Suyoto

Oleh Heriyanto

Kota- Kabupaten Bojonegoro mencanangkan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke XIII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-44, di lapangan Desa Ngasem Kecamatan Ngasem, Rabu (27/7) pagi tadi. Kegiatan yang dipimpin oleh Bupati Suyoto ini diikuti oleh sejumlah Desa, Kecamatan dan SKPD. Pada kesempatan ini, Suyoto menjelaskan ada 8 syarat gotong royong bisa berjalan maksimal.

Bersamaan kegiatan ini, dilakukan juga pembangunan jalan paving dan tabur benih ikan di embung Desa Ngasem secara gotong royong. Selain itu juga penyerahan bantuan dari Dinas Kesehatan, BKKBN, Dinas Pertanian, UKM dan juga BPMPD. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan hiburan tarian dari Siswa SD, SMP dan juga anak-anak TK di Kecamatan Ngasem dan pameran produk industri kecil serta pos kesehatan.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), Djumari, dalam laporannya menyampaikan bahwa BBGRM HKG PKK ini adalah upaya dalam mendukung pelestarian gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam membangun Bojonegoro. Dengan mengusung tema Dengan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Sebagai Mitra Pemerintah Desa dan Kelurahan, dimaksudkan bisa meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dengan semangat gotong royong dalam melaksanakan pembangunan. Bupati juga menyampaikan selain kegiatan kerja bakti sosial, juga terdapat musyawarah desa dalam mengambil keputusan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK, Hj. Mahfudhoh Suyoto, MSi menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk menciptakan kemeriahan sesaat, akan tetapi merupakan wadah untuk mengevaluasi kerja PKK selama 1 tahun terakhir dalam rangka membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beliau juga menyampaikan tema Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat dan Hari Kesatuan Gerak PKK adalah meningkatkan Gerak PKK melalui Penguatan Dasawisma.

“Untuk meningkatkan skill dan kemampuan ada 5 gerakan unggulan PKK,  yaitu: 1. Gerakan PKK kabupaten sampai desa yang merupakan gerakan prioritas. 2. Buku pendataan Dasawisma untuk membantu dan membuat program PKK dan pemerintah. 3. KPS 4. Lomba penyuluhan kader dari tingkat Desa sampai Kabupaten 5. Pelatihan IT, yang merupakan tindak lanjut dari program Dasawisma agar data bisa di update setiap saat dan di akses kapanpun,” jelas Hj. Mahfudhoh Suyoto.

Masih kata Bupati Suyoto, masyarakat Bojonegoro harus memiliki ketrampilan dan bekerja sama dengan orang lain. Karena masyarakat lahir dengan memiliki masalah. Maka masyarakat harus sehat, cerdas dan produktif supaya bisa bahagia. Masalah akan cepat diselesaikan dan kualitas hidup bisa ditingkatkan dengan bekerja secara gotong royong.

“Ada delapan syarat agar gotong royong bisa dilakukan, yaitu 1. Bersama-sama mau menerima dan memahami akar masalah, 2. Membuang yang negatif yang mengganggu produktifitas bersama, 3. Ada niat dan tekad bersama, 4. Harus mewujudkan perilaku dan sikap yang baik, 5. Membuat Proyek uji coba, 6. Dilaksanakan, 7. Dievaluasi, apa yang sedang di uji coba setelah itu yang kurang baik diperbaiki, 8. Diperluas,” terang Suyoto.

Bupati berharap, 8 syarat gotong royong itu dipraktekkan dengan sungguh-sungguh untuk mengatasi berbagai masalah.(her/moha)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777810363.5747 at start, 1777810364.0701 at end, 0.49546098709106 sec elapsed