News Ticker
  • Tabrakan Supra Kontra Supra di Baureno, Kedua Pengendara Babak Belur
  • Dua Orang Penjual Miras Tanpa Ijin, Jalani Sidang di PN Bojonegoro
  • 182 SD Negeri di Bojonegoro Berdiri di Atas Lahan Pribadi
  • Pemerintah Pusat Kesulitas Beras, Bojonegoro Aman Hingga 3 Bulan ke Depan
  • Tiket Event Kotak dan Burgerkill di Bojonegoro, Dapat Dibeli di Tiket Box
  • Tidak Ada Seminggu, Kepolisian Ringkus 4 Penjahat
  • Honda Jazz Milik Bidan di Blora Hangus Terbakar
  • Blora Targetkan Raih 25 Medali Emas di Porprov Jateng 2018
  • Siswa SD Mudabo Borong 3 Medali Emas di Ajang National Archery Competition
  • Seorang Pemuda di Sumberrejo Ketahuan Curi Kotak Amal Masjid, Polisi Lakukan Mediasi
  • Tabrakan Tiger Kontra Pulsar di Sumberrejo, Seorang Pengendara Meninggal di Rumah Sakit
  • Aplikasi CAS Polres Bojonegoro, Kembali Diadopsi Pertamina EP Asset 4 Cepu
  • Aneka Olahan Buah Salak Dipamerkan di Festival Salak Wedi 2018
  • Tim Panther Polres Bojonegoro Berhasil Bekuk Spesialis Pembobol Batterai Tower BTS
  • Bacok Tetangganya dan Nyaris Dihakimi Masa, Pria Gangguan Jiwa di Trucuk Diamankan Polisi
  • Remaja Asal Padangan Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri
  • Tabrak Lari di Ngablak Dander, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
  • Kecelakaan Motor di Kalitidu, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Polres Bojonegoro Periksa Anggota, Terkait Beredarnya Video Polisi Sedang Interogasi Anak
  • Seorang Kakek Warga Sumberrejo, Ditemukan Meninggal Tenggelam di Kali Apur

Hari Jadi Bojonegoro

Di Usia ke-339, Migas Masih Menjadi Andalan Bojonegoro

Di Usia ke-339, Migas Masih Menjadi Andalan Bojonegoro

Oleh Vera Astanti

Bojonegoro Kota - Oktober merupakan bulan spesial buat Bojonegoro. Di bulan ini, pemerintah dan masyarakat menggelar pelbagai kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi-nya yang ke-339. Banyak prestasi yang telah ditorehkan pemerintah kabupaten penghasil migas ini. Dan yang paling membanggakan, menurut laporan Bojonegoro Institute, pada tahun ini APBD Bojonegoro meraih peringkat kedua tertinggi di JawaTimur. Sumber pendapatan terbesar masih berasal dari sektor minyak dan gas (migas).

SKK Migas sebagai regulator industri migas mengucapkan selamat untuk kabupaten ini. "SKK Migas dan KKKS mengucapkan selamat Hari Jadi Bojonegoro yang ke-339. Bojonegoro, Ayo Lampaui Batas Maksimalmu," ucap Kepala SKK Migas Jabanusa Ali Masyar.

Ali menjelaskan, SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) terus berupaya untuk memenuhi target pencapaian negara di sektor energi. Karena itu, dia mengharapkan dukungan semua pihak, termasuk pemangku kebijakan dan masyarakat.

Di Kabupaten Bojonegoro sendiri, terdapat beberapa Lapangan Migas yang menjadi pemasok produksi nasional. Yakni, Lapangan Banyu Urip, yang dioperatori oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperatori PT Pertamina EP Cepu, serta Lapangan Sumur Tua yang dikelola PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. Juga Lapangan Sukowati yang dioperatori Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ).

Dampak Langsung

Kehadiran industri migas berdampak positif secara langsung kepada daerah, terutama untuk mendukung pembangunan. Dengan adanya Dana Bagi Hasil (DBH) migas, pendapatan Bojonegoro naik pesat. Sehingga, pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia bisa terus dilakukan.

Berdasarkan APBD 2016 yang dipublikasikan di situs resmi BPKAD Bojonegoro, nilai APBD Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp 3,8 triliun. Jumlah tersebut berasal dari Dana Perimbangan sebesar Rp 2,7 triliun yang terbagi atas DBH Rp 1,6 triliun, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 949 miliar, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 114 miliar.

Dampak positif juga dirasakan dunia pendidikan. Pada tahun ini, siswa Sekolah Menengah Atas asli Bojonegoro memperoleh beasiswa sebesar Rp 2 juta per anak. Dana Alokasi Khusus Pendidikan ini mencapai total Rp 98,6 miliar yang dibagikan kepada 49.445 anak. Dengan adanya program ini, warga Bojonegoro kini bisa lebih ringan dan tenang menyekolahkan anak-anak mereka. Siswa pun lebih semangat dalam belajar.

Secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Eryan Dewi Fatmawati, ketika memberikan paparan di salah satu perguruan tinggi swasta pada Kamis (22/09/2016) menyampaikan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro saat ini sangat terpengaruh oleh sektor Minyak dan Gas (Migas). Pendapatan dari sektor Migas memberikan peluang besar bagi pemerintah dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) maupun infrastruktur.

"Pada 2015 pertumbuhan ekonomi Bojonegoro dengan migas mencapai 19,97 persen. Ini merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Timur, bahkan mungkin juga nasional,"  terang Eryan.

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi ini, berdampak pada menurunya kemiskinan di Bojonegoro. Tercatat jumlah kemisikanan pada tahun 2015 lalu, turun 50 persen. Sementara indek rasio kini sekitar 0,24.

Menyikapi dengan benar

Ada beberapa strategi yang menjadi kunci kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk mengantar capaian ini. Yakni bagaimana sektor migas membawa dampak eksplorasi dan eksploitasi migas di Bojonegoro pada kesejahtaraan rakyat. Caranya dengan mengoptimalisasikan potensi lokal baik tenaga kerja, barang maupun kesempatan bisnis bagi pengusaha lokal.

"Dengan cara ini sektor migas telah memberi kesejahteraan bagi rakyat Bojonegoro," tandasnya.

Strategi lainnya, semua pendapatan dari DBH migas hanya untuk belanja yang akan berdampak pada pertumbuhan berkelanjutan. Yaitu, penguatan sumber daya manusia, infrastruktur yang relevan bagi pertumbuhan pembangunan dan penguatan fiskal dalam jangka panjang.

"Di dalamnya ada investasi sektor keuangan dan pembentukan dana abadi," imbuhnya.

Bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini menegaskan jika pendapatan dari migas dikelola cerdas manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh generasi sekarang, tapi juga generasi mendatang.

"Untuk menghindari mabuk migas, kita harus sanggup berhemat, menunda kenikmatan, popularitas, dan gemerlap. Sehingga begitu migas habis, kita masih memiliki daya tarik," pungkasnya.

Keberadaan industri migas di Bojonegoro ini perlu mendapat dukungan semua pihak. Karena secara fakta maupun analisis, Bojonegoro memiliki kekayaan alam yang melimpah. (ver/inc)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Kota) - Sambil menikmati sore hari di sekitar Alun Alun Kota Bojonegoro di bawah teduhnya pohon ...

Quote

Tahun Disayang Tuhan

Catatan Dahlan Iskan

Tahun Disayang Tuhan

*Oleh Dahlan Iskan INILAH hasil evaluasi saya tentang tahun 2017: Tuhan sangat sayang kita. Sayang Indonesia. Apa tandanya? Pertama, tidak ...

Opini

Pembelajaran Aqidah Akhlak dengan Metode Small Group

Pembelajaran Aqidah Akhlak dengan Metode Small Group

Oleh. H. Qomaruddin, S.Ag, M. A* Pendidikan Nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa ...

Eksis

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

Polisi Inovatif

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Banyak cara untuk menunjang tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang anggota Korps Bhayangkara. Bripka Juhair ...

Pelesir

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Temayang) Sebuah warung sederhana berdiri di ujung selatan Kabupatan Bojonegoro di dekat jembatan Kedungjati turut Desa ...

Religi

Hadiri Pengajian, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Jamaah Pegang Teguh 4 Pilar Kebangsaan

Hadiri Pengajian, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Jamaah Pegang Teguh 4 Pilar Kebangsaan

*Oleh Mulyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Menghadiri Maulid Nabi dan Pengukuhan Pengurus Ikatan Santri Alumni Mambaul Falah di Pondok Pesantren (Ponpes) ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Rabu, 17 Januari 2018

Berita Foto

Jembatan Tersumbat Sampah, Aliran Sungai Meluber ke Jalan

Jembatan Tersumbat Sampah, Aliran Sungai Meluber ke Jalan

Oleh Vera Astanti Malo - Sebuah jembatan di Desa Sumberrejo Kecamatan Malo tersumbat tumpukan sampah saat hujan deras sore tadi, ...

Infotorial

Di Bojonegoro Belum Ada Biro Umrah Yang Legal?

Di Bojonegoro Belum Ada Biro Umrah Yang Legal?

Oleh Mulyanto KALAU diperhatikan, Biro Umrah di Bojonegoro memang sudah menjamur. Bahkan sampai bingung memilihnya, mau ikut umrah yang mana ...

Resensi

Kisah Pi yang Inspiratif

Kisah Pi yang Inspiratif

Oleh Vera Astanti Ini adalah kisah petualangan Piscine Molitor Patel, biasa di panggil Pi, si tokoh utama, anak keturunan India ...

Feature

Pernah Dapat Saran dari Papercut Pertama di Indonesia

Papercut Asal Bojonegoro

Pernah Dapat Saran dari Papercut Pertama di Indonesia

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Balen) Memegang gunting dan juga kater dengan penuh konsentrasi dan penuh hati hati, itulah yang dilakukan ...

Teras

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

*Oleh Imam Nurcahyo Lindungi anak-anak dari pornografi! SEJUMLAH media pada Minggu (05/11/2017) ramai memberitakan adanya unsur pornografi yang terdapat pada ...

Statistik

Hari ini

281 pengunjung

544 halaman dibuka

51 pengunjung online

Bulan ini

37.646 pengunjung

118.510 halaman dibuka

Tahun ini

37.646 pengunjung

118.510 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 607.394

Indonesia: 14.651

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015