News Ticker
  • Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Nayaka Mahambara, Jatim Pelopor Koperasi Sehat
  • Pemanfaatan Pekarangan dan Inovasi UMKM Jadi Tumpuan Ekonomi Warga Desa Semenkidul
  • 22 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 Agustus 2026
  • Stabilitas Harga Daging dan Pasokan Sapi, Pemkab Bojonegoro Capai Kesepakatan Bersama Pedagang
  • Sering Minum Kopi Tiap Hari? Ini Efek Positifnya Bagi Kesehatan Organ Hati
  • Khofifah Desak Pusat Segera Cairkan Dana TKD Rp1,3 Triliun, Ada Alokasi TPG Guru Rp276 Miliar
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Alsintan Pra-Panen untuk Kelompok Tani
  • Dekatkan Penugasan Sesuai Domisili, Bupati Bojonegoro Lantik 504 ASN dan Kepala Sekolah
  • 21 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 21 Agustus 2026
  • Es Tape Ketan Ireng Kreasi DWP Bojonegoro Raih Peringkat Kedua Produk Minuman Terbaik Jatim 2026
  • Perkuat Program Prioritas Desa, TP PKK Bojonegoro Gelar Kunjungan Kerja Terpadu di Margomulyo
  • 20 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 20 Agustus 2026
  • Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemkab Bojonegoro Luncurkan Gerakan GASPOL Serap Beras Lokal
  • Usai Kecelakaan, Dinas Damkar Bojonegoro Bersihkan Minyak Goreng Bekas yang Tumpah di Jalan
  • Usai Kecelakaan, Dinas Damkar Bojonegoro Bersihkan Minyak Goreng Bekas yang Tumpah di Jalan
  • 'Adu Banteng' Pikap vs Truk di Baureno, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, Satu Orang Luka-luka
  • Sering Craving Makanan Manis? Dokter Gizi Ungkap Tanda Kecanduan Gula dan Cara Mengatasinya
  • Inovatif, Petani asal Balen Bojonegoro Kembangkan Pertanian Terpadu di Lahan Sempit
  • 2 Unit Rumah Milik Warga Ngraho, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 460 Juta
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 19 Agustus 2026
  • 19 Agustus dalam Sejarah
Kembalikan Kejayaan Hutan Bojonegoro

Gerakan Penanaman Hutan

Kembalikan Kejayaan Hutan Bojonegoro

Oleh Linda Estiyanti

KONDISI hutan di wilayah Kabupaten Bojonegoro cukup memprihatinkan dengan prosentase lahan produktif yang jauh berbanding dengan luas hutan. Dalam hal ini, guna menjawab permasalahan di atas Perhutani menginisiasi program Gerakan Penanaman Hutan (Ground Breaking).

Selasa (8/11/2016) kemarin, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Tretes melaksanakan Gerakan Penanaman Hutan. Kegiatan yang dilakukan di wilayah Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang, tepatnya di Petak 148 A RPH Sugihan, BKPH Tretes KPH Bojonegoro tersebut dihadiri oleh puluhan orang dari Perhutani dan pegiat penanaman hutan. Selain itu juga dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi VIII, Kuswiyanto.

Ketua ADM Perhutani Bojonegoro Ir Erwin menuturkan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh Perhutani wilayah Bojonegoro ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi hutan yang semakin hari semakin gundul dan tak produktif.

"Bayangkan saja dari 100 persen luas hutan Bojonegoro ini yang produktif hanya kisaran 40 persennya. Sehingga di sinilah perlu ada Ground Breaking," terang Ir Erwin.

Erwin mengatakan, kegiatan Ground Breaking tersebut memilih Jati dan Kesambi sebagai tanamannya, dan akan dilakukan secara kontinyu di seluruh BKPH di wilayah hutan Bojonegoro. "Harapannya hutan Bojonegoro bisa kembali menghijau dan semakin produktif," ujarnya.

Dalam kesempatan menanam bersama tersebut, Kuswiyanto, anggota DPR RI Komisi VIII yang membidangi Bencana, sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap hutan. Dengan kondisi minimnya anggaran Perhutani, masyarakat mampu berdaya dalam peningkatan produktivitas hutan, kesejahteraan dan penanggulangan bencana.

"Dengan memberdayakan masyarakat sekitar hutan dalam pengelolaan hutan tentu akan mampu mengurangi perilaku negatif masyarakat yang masih kerap merusak hutan dengan pencurian dan pembalakan liar. Ini terjadi karena memang urusan kesejahteraan. Jika ini mampu sedikit demi sedikit diatasi dengan memberdayakan mereka tentu hutan Bojonegoro akan kembali normal," ujar Kuswiyanto usai kegiatan.

Kuswiyanto menuturkan, pada gilirannya, kejayaan hutan Bojonegoro seperti masa lampau akan kembali tercapai seiring semangat membangun Bojonegoro yang semakin dikenal dunia dalam segala aspek kehidupan dan sumber daya alam. Khususnya potensi hutan Bojonegoro yang terkenal dengan pohon Jati-nya sejak puluhan tahun silam.

"Dengan normalnya kondisi hutan, tentu produktivitas hutan akan kembali naik, kesejahteraan masyarakat sekitar meningkat dan bencana hutan yang diakibatkan oleh rusaknya hutan juga akan dapat diminimalisir. Dengan demikian akan sesuai dengan anugerah penghargaan yang sudah diterima Bojonegoro beberapa waktu lalu," ungkap Kuswiyanto yang juga Pembina Kehormatan Kampung Siaga Bencana Bojonegoro.

Sebelumnya, Kabupaten Bojonegoro telah menerima anugerah penghargaan pembentukan Kampung Siaga Bencana. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ditjen Perlindungan Jaminan Sosial Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, dibawah Kementerian Sosial di Kecamatan Gondang beberapa waktu lalu. (lyn/tap)

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan

Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan

Dunia perfilman Indonesia kembali kedatangan karya baru yang menyasar segmen anak-anak dan keluarga lewat film berjudul Maju (Jejak Pahit Si ...

1787390689.9614 at start, 1787390691.7007 at end, 1.7393009662628 sec elapsed