News Ticker
  • Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemkab Bojonegoro Luncurkan Gerakan GASPOL Serap Beras Lokal
  • Usai Kecelakaan, Dinas Damkar Bojonegoro Bersihkan Minyak Goreng Bekas yang Tumpah di Jalan
  • Usai Kecelakaan, Dinas Damkar Bojonegoro Bersihkan Minyak Goreng Bekas yang Tumpah di Jalan
  • 'Adu Banteng' Pikap vs Truk di Baureno, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, Satu Orang Luka-luka
  • Sering Craving Makanan Manis? Dokter Gizi Ungkap Tanda Kecanduan Gula dan Cara Mengatasinya
  • Inovatif, Petani asal Balen Bojonegoro Kembangkan Pertanian Terpadu di Lahan Sempit
  • 2 Unit Rumah Milik Warga Ngraho, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 460 Juta
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 19 Agustus 2026
  • 19 Agustus dalam Sejarah
  • EMCL dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi PPM
  • Mayat Perempuan Warga Soko, Tuban, Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro
  • 36 Wirausahawan Muda Meriahkan Forkab Bojonegoro 2026
  • Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pemkab Bojonegoro Gelar Forkab 2026
  • 18 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 18 Agustus 2026
  • Upacara HUT ke-81 RI di Blora, Bupati Arief Galang Bantuan Bencana
  • Beda Ube dan Ubi Ungu, Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Dokter Gizi
  • Peringatan HUT ke-81 RI di Lapas Bojonegoro, 301 Warga Binaan Terima Remisi Umum
  • Sandya Dewi Janitra, Pelajar Bojonegoro Terpilih Jadi Komandan Paskibraka Jawa Timur 2026
  • 17 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 Agustus 2026
  • Gelar Tasyakuran Jelang HUT Ke-81 RI, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Maknai Kemerdekaan Lewat Kerja Nyata
  • Terpeleset dan Jatuh ke Sisi Kanan Jalan, Pemotor di Margomulyo, Bojonegoro Meninggal Terlindas Truk
  • Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan
Keberatan Mahalnya Sewa Tanah PT KAI, Warga Sukorejo Mengadu ke DPRD

Konflik Tanah PT KAI di Bojonegoro

Keberatan Mahalnya Sewa Tanah PT KAI, Warga Sukorejo Mengadu ke DPRD

Oleh Piping Dian Permadi

Bojonegoro Kota - Sebanyak 9 orang perwakilan warga RT 23 dan RT 30 Desa Sukorejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Kamis (22/12/2016) pagi. Mereka bermaksud mengadu kepada Komisi A terkait tingginya harga sewa tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang sudah puluhan tahun ditempati.

Para warga ini mengaku keberatan dengan nilai sewa tanah yang disodorkan PT KAI. Warga diminta membayar sewa tanah dengan nilai NJOP Rp 1.200 per meter persegi. Setelah dihitung oleh pihak PT KAI, setiap warga rata-rata akan terkena biaya sewa tanah sekitar Rp 1,5 juta per bulan.

Hal ini disampaikan Ketua RT 30 Desa Sukorejo, Abdul Mukron, saat mewakili warga dalam hearing (dengar pendapat) dengan anggota Komisi A DPRD Bojonegoro.

"Dengan nilai NJOP itu tentu warga merasa keberatan, karena dinilai terlalu tinggi. Meski diturunkan sedikit pun, kami masih keberatan," ungkap Mukron.

Dia bercerita, tanah yang ditempati para warga ini sudah puluhan tahun secara turun-temurun dari orang tua mereka. Dahulu tanah tersebut merupakan rawa-rawa, dan warga berinisiatif menempati di sana, meski tahu tanah itu milik PT KAI.

Sekarang, setelah bertahun-tahun ditempati, penghuni di atas tanah milik PT KAI itu sudah menjadi 3 Rukun Tetangga dan masuk wilayah Desa Sukorejo. Saat ini sekitar 150 Kepala Keluarga menanti kejelasan terkait rencana sewa tanah tersebut.

"Membangun lingkungan selama bertahun-tahun itu tidak bisa dinilai dengan materi yang sedikit," imbuhnya.

Warga berharap apa yang menjadi keberatan mereka bisa segera disampaikan kepada PT KAI. Warga merasa sedikit lega jika DPRD bisa membantu memperjuangkan nasibnya.

Anggota Komisi A DPRD Bojonegoro Dony Bayu Setiawan yang turut menemui 9 warga Sukorejo itu, menjanjikan segera menyampaikan aspirasi warga Sukorejo, khususnya yang hari ini hadir di gedung DPRD.

Menurutnya, masalah terkait tanah PT KAI yang ditempati warga tidak hanya terjadi di Sukorejo, tetapi juga menimpa warga Jalan Pondok Pinang dan lainnya. Hal ini karena banyak tanah bekas rel PT KAI yang sudah lama tidak aktif dan dimanfaatkan warga. Namun saat ini muncul wacana PT KAI akan menghidupkan kembali jalur rel lama tersebut.

"Kita juga tidak tahu kenapa PT KAI tidak datang. Kalau memang benar yang dikatakan masyarakat, belum pernah ada sosialisasi, tapi yang ada hanya pemberitahuan langsung mewajibkan pembayaran sewa? Maka kita sebagai wakil rakyat akan ikut mengawal," kata Doni.

Pihak DPRD juga akan merekomendasikan kepada PT KAI agar tidak terburu-buru membebankan biaya sewa, atau kemungkinan terburuk penertiban hunian warga. "Secepatnya, kita akan bertemu Kementerian Perhubungan membahas terkait masalah tanah tersebut," pungkasnya. (pin/tap)

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan

Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan

Dunia perfilman Indonesia kembali kedatangan karya baru yang menyasar segmen anak-anak dan keluarga lewat film berjudul Maju (Jejak Pahit Si ...

1787206497.0881 at start, 1787206500.6125 at end, 3.5244121551514 sec elapsed