News Ticker
  • Dukung Kebijakan Bike to Work Pemkab Bojonegoro, Guru SMPN 1 Kasiman Pilih Lari ke Sekolah
  • Kejar Predikat WBK 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Dinas Dukcapil dan RSUD Sumberrejo
  • Truk Tabrak Pohon di Bubulan, Bojonegoro, Pengemudi Truk Luka-Luka
  • GOW Bojonegoro Perkuat Sinergi, Perempuan Jadi Motor Penggerak Pendidikan dan Ketahanan Pangan
  • Jatim Siapkan Mitigasi Krisis Energi dan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
  • Tekan Angka Diabetes, BPOM Resmi Sahkan Label ‘Nutri-Level’ pada Pangan Olahan
  • Prakiraan Cuaca Hari Ini di Bojonegoro
  • Kecelakaan Tabrak Lari di Gayam, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka Berat
  • 07 April dalam Sejarah
  • Sungai Besuki Meluap, Jalur Kedungbondo ke Sumuragung Terganggu
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Terapkan Sistem Antrean Baru untuk Pasien, Pangkas Waktu Tunggu Lebih Efektif
  • Penumpang Angkutan Lebaran di Stasiun Bojonegoro Capai 55 Ribu, Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya
  • Pemprov Jatim Jalin Kerjasama Wisata Religi dengan Uzbekistan
  • HUT ke-13 PDKB, Momentum Menghapus Sekat dan Wujudkan Bojonegoro Ramah Disabilitas
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Lengkong, Balen
  • Rasa Sakit pada Sunat Lebih Terasa daripada Vasektomi
  • Prakiraan Cuaca 06 April 2026 di Bojonegoro
  • 06 April dalam Sejarah
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Bangunan Toko di Bojonegoro Kota Terbakar
  • Pantes Budal Volume 2 Meriahkan Malam Seni dan Budaya di Bojonegoro
  • Pemerintah Tegaskan Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas untuk Cegah Learning Loss
  • Rute Baru DAMRI Bojonegoro–Sarangan Diusulkan, Dorong Akses Wisata dan Ekonomi Daerah
  • Kodim Bojonegoro Targetkan 10 Jembatan Darurat Selesai 2026
  • Harga emas di hari ini Minggu 05 April 2026
Bakso Beranak dalam Mangkuk di Temayang, Nyam Nyam

Kuliner

Bakso Beranak dalam Mangkuk di Temayang, Nyam Nyam

Oleh Muliyanto

Temayang – Makanan popular ini banyak diperbincangkan di media sosial akhir – akhir ini. Rasa penasaran yang berawal dari perbincangan di media sosial itu akhirnya sirna saat semangkuk bakso mongah – mongah terhidang di meja disertai senyum sang koki yang juga penyaji, Pak Mordiono (28), di warung miliknya di Temayang, dua hari lalu, Senin (17/04/2017).

Warung bakso Pak Mordiono namanya Warung 71, terletak di tepi jalan raya Bojonegoro – Nganjuk, tepatnya di sebelah utara SMK Negeri Temayang, timur jalan. Dari Bojonegoro kota, butuh waktu hanya sekitar 15 menit perjalanan dengan motor.

“Habiskan,” kata Pak Mordiono dengan ramah menggunakan bahasa Jawa setelah meletakkan dua mangkuk di meja.

Saya menatap dua mangkuk itu. Yang satu berisi mie, bawang goreng, kubis, seledri dan kuah kaldu. Satunya lagi pentol separuh berukuran jumbo seukuran bola bisbol sedang tengkurap, ditemani satu butir pentol kecil dan kerupuk.

 

 Foto bakso beranak porsi separuh. Ada pentol - pentol kecil di dalam pentol besar. 

 

Aroma gurih menguar menusuk hidung dari mangkuk itu. Tanpa pikir panjang lagi, bismillah, segera saya jamah pentol jumbo itu dengan sendok dan garpu. Kedua mata saya membelalak setelah pentol itu saya iris, dari dalamnya muncul butir 5 pentol ukuran kecil yang mongah mongah minta disantap. Ada juga sebutir telur puyuh empuk di antara pentol - pentol itu. Tak ada alasan lain untuk tidak mengiyakan makanan itu disebut bakso beranak. Nama yang mengandung kreativitas dan semangat juang.

“Yang sedang sampeyan santap itu bakso beranak kecil,” kata Pak Mordiono di sela – sela saya mengunyah pentol.

Sebab, kata bapak satu anak itu, sepanjang dia buka warung bakso ini, belum ada yang sanggup menghabiskan semangkuk bakso beranak besar. Bakso beranak besar yang Pak Mordiono maksud adalah porsi utuh. Sementara yang tengah saya makan adalah porsi separuh. Awalnya saya kurang percaya bisa menghabiskan porsi kecil yang tengah saya santap. Tapi tak lebih dari 10 menit, dua mangkuk di meja tandas. Ini pertanda bahwa bakso ini benar – benar, seperti kara Bondan Winarno, “mak nyus”.

Selain itu, kata banyak orang, bakso termasuk jenis makanan yang menggairahkan di awal namun senyap di akhir. Maksudnya kelezatan bakso seringkali tidak bertahan lama. Orang bisa sangat lahap saat awal – awal mulai mengunyah pentol, namun sampai pentol yang ke lima, seringkali sudah puas, tak sanggup lagi meneruskan. Namun saya rasa itu tidak berlaku pada bakso beranak milik Pak Mordiono. Rasa gurih daging sapi pada pentolnya bertahan hingga kunyahan terakhir. Kesegaran kuahnya terasa hingga tetes paling akhir.

“Yang saya prioritaskan adalah rasa. Bukan melulu keuntungan. Yang dititeni (diperhatikan) pembeli itu rasanya. Toh harganya juga termasuk murah. Bakso beranak di kota – kota lain harganya rata - rata lebih mahal,” kata Pak Mordiono saat bincang – bincang seusai makan.

Pak Mordiono kemudian mengisahkan sedikit tentang sejarah warung bakso 71 miliknya. Berawal dari sekitar tiga tahun lalu sebenarnya dia mulai berbisnis pentol. Dia mengawali dari nol dengan berkeliling menggunakan rombong. Saat itu dia baru saja bangkrut dari usaha yang digelutinya yang juga di bidang kuliner. Dia hampir putus asa saat itu. Usahanya bangkrut dan dia harus menjual sapi untuk menutupi kerugian.

Hingga kemudian dia bangkit dan memulai berbisnis lagi hanya dengan modal hutangan Rp 600 ribu. Dari modal kecil itu dia telaten hingga semakin lama semakin berkembang. Dari satu rombong hingga bisa memiliki 3 rombong tambahan yang dijalankan oleh anak buahnya. Dengan keberadaan Warung 71 ini, dia tak lagi keliling menjajakan pentol.

Nama Warung 71 yang dia gunakan pun, memiliki filosofi tersendiri. Kata Pak Mor, angka 71 itu dalam kepercayaan masyarakat Jawa merupakan kesadaran ilahiah dimana yang bisa memberikan pitulungan (pertolongan) adalah hanya satu, Tuhan.

Dengan kesadaran itu, dia menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dan juga tentu saja keseharian laku hidupnya.

Kemudian gambar Semar yang dia sematkan sebagai logo yang terpampang pada baner depan warung juga amat berarti bagi Pak Mordiono. Dia mengaku begitu mengagumi tokoh ponakawan dalam kisah Mahabharata versi Jawa itu. Sosok buruk rupa yang sebenarnya adalah dewa namun memilih menjadi manusia biasa itu memang dipercaya menjadi simbol sosok suci dalam pewayangan. Gambar Semar itu pula yang dipasang di rombong miliknya sejak pertama kali merintis usaha pentol beberapa tahun lalu.

Apapun itu, yang penting bakso beranak benar – benar lezat. Buktinya, selang 30 menit kemudian, saya sudah kepingin makan lagi meski tahu perut saya masih penuh. Dan yang menggembirakan lagi, harganya pas di kantong.

Satu porsi besar bakso beranak milik Pak Mordiono dibanderol harga Rp 20 ribu. Untuk porsi kecil (separuh) seharga Rp 10 ribu. Selama ini yang meminati kebanyakan yang porsi kecil. Selain kedua itu, masih ada satu pilihan lagi, bakso menu biasa dengan harga Rp 5 ribu. Cukup murah tentu saja. Kalau tidak murah, tentu saja, cukup ajaib dalam sehari paling tidak ada 200 sampai 300 atau bahkan lebih kalau pas hari libur, yang mampir di Warung 71.  Tetapi tetap saja yang paling utama adalah rasa. Hmm..., nyam nyam. (mol/moha)

Banner Ucapan Idulfitri 1447 H ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Bojonegoro - PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) melakukan terobosan besar dalam memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan berencana menghadirkan ...

1775552509.5258 at start, 1775552509.8554 at end, 0.32961106300354 sec elapsed