News Ticker
  • Cegah Tumpang Tindih Usaha, Pemprov Jatim Dorong Pembagian Peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih
  • Perkuat Tata Kelola PAUD, 150 Kepala Sekolah Yayasan DWP Bojonegoro Resmi Dikukuhkan
  • Gandeng Fasilitator Lintas Provinsi, PMI Bojonegoro Petakan Potensi Bencana Desa Mulyorejo dan Sumbangtimun
  • 15 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Kamis 15 Oktober 2026
  • Pengurus Baru PBG Bojonegoro Dikukuhkan, Didorong Jadi Penggerak Inovasi Pembelajaran
  • Adopsi Roadmap Zero Waste, TPS3R Sudu, Bojonegoro Matangkan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
  • UKM Multimedia IKIP PGRI Bojonegoro Gelar MULMEDFEST #1, Luncurkan Buku Puisi dan 4 Film Pendek
  • Dukung Jatim Lumbung Pangan Nasional, Kementan Bakal Bangun Fasilitas GPS di Jawa Timur
  • Jangan Lewatkan Minum Air Putih di Pagi Hari, Ini Dampak Buruk Dehidrasi bagi Kesehatan Tubuh
  • 14 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Rabu 14 Oktober 2026
  • 14 Oktober dalam Sejarah
  • Kurangi Pencemaran dan Tambah Nilai Ekonomi, Kader PKK Ngasem Dilatih Kelola Sampah Rumah Tangga
  • Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang
  • Bulog Jatim Serap 978 Ribu Ton Beras, Lampaui Target hingga 110,68 Persen
  • Khofifah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Jatim Nol Persen
  • Cantika Wahono Lantik Ketua TP PKK dan TP Posyandu di 14 Kecamatan, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Keluarga
  • Kemenag Bojonegoro Perkuat Sinergi dan Apresiasi Prestasi Madrasah di Ajang OMI
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 13 Oktober 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 13 Oktober 2026
  • 13 Oktober dalam Sejarah
  • Sabet Penghargaan Pembina Siskamling Terbaik I Jatim, Bupati Setyo Wahono Dorong Penguatan Keamanan Berbasis Masyarakat
  • PT Shou Fong dan Pemkab Bojonegoro Gelar Seleksi Kerja Massal, Sediakan Kuota Disabilitas
Peserta Arisan Bisa Lapor ke Jalur Hukum untuk Menuntut Haknya

Arisan Arrohmah

Peserta Arisan Bisa Lapor ke Jalur Hukum untuk Menuntut Haknya

Oleh Piping Dian Permadi

Bojonegoro Kota - Ratusan peserta arisan di Rumah Sehat Arrohmah merasa tertipu janji manis pengelola setelah uang jutaan rupiah yang dijanjikan tak kunjung dibayarkan. Menyikapi hal itu, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menyarankan masyarakat untuk melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

"Ya kalau ada indikasi penipuan sebaiknya korban segera lapor ke Polres saja," terang anggota Komisi A Ali Mustofa, Senin (05/06/2017).

Dia turut prihatin atas apa yang terjadi pada para peserta arisan yang berpotensi kehilangan jutaan rupiah demi iming-iming arisan sistem gugur tersebut. "Kita mengimbau agar pengelola segera menyelesaikan permasalahan tersebut," imbuhnya.

Baca: Ratusan Warga Geruduk Rumah Sehat Arrohmah Tagih Uang Arisan Senilai Rp2,5 Miliar

Banyak korban yang mengaku menyetorkan puluhan juta rupiah karena ikut lebih dari satu nama. Seorang ibu asal Sukorejo yang enggan disebutkan namanya bahkan mengaku sudah meminjam uang PKK dan berharap mengembalikannya dengan menggunakan uang arisan dari Rumah Sehat Arrohmah. Namun, setelah jatuh tempo, uang arisan tak kunjung cair. 

"Saya ikut dua, Mas. Jadi Rp10 juta. Padahal saya hutang PKK Rp3 juta. Akhirnya anak saya yang mengembalikan uangnya. Kalau uang di sini kecil kemungkinan kembali. Teman saya ada yang nangis - nangis anaknya mau ikut ujian kelas 6 SD belum bisa bayar, gak boleh ujian gurunya, nunggu uang dari sini. Eh uang di sini juga gak cair. Mas Fais (pengelola Rumah Sehat Arrohmah) di SMS cuma bilang nanti-nanti. Saya kasihan itu," ujarnya dengan nada memelas.

Wakil ketua komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro, Anam Warsito, mengatakan masyarakat harus lebih berhati-hati dengan hal-hal semacam ini, terlebih menjelang hari raya di mana masyarakat butuh uang.

"Kalau dilihat pidananya murni tipu gelap, masyarakat bisa melapor dan mengurus jalur hukum," ucap Anam.

Anam menambahkan, seharusnya masyarakat curiga dengan sistem arisan yang hanya menguntungkan salah satu pihak saja. Masyarakat jangan mudah percaya dengan janji yang belum tentu terealisasi.

"Kalau ikut arisan yang normal, dilihat dulu mekanisme atau perjanjian yang jelas. Kalau belum diberikan haknya bisa dibicarakan melalui mediasi dan kalau apa yang dijanjikan tidak diberikan, masyarakat bisa menempuh jalur hukum," pungkasnya.

Menurut kabar dari pihak kepolisian saat ini yang bersangkutan atau pemilik toko, Ali Faison (Fais) saat ini sudah diperiksa di Mapolres Bojonegoro. Puluhan peserta arisan juga ikut menunggu kejelasan dengan datang ke Mapolres.

"Masih dilakukan pemeriksaan," jelas Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi singkat.

Setidaknya sekitar 505 orang menjadi peserta arisan di toko Rumah Sehat Arrohmah. Dengan nilai per orang Rp5 juta, maka total seluruhnya kurang lebib Rp2,5 miliar. (pin/inc)

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Cara Cut Off Teman yang Toxic agar Hidup Lebih Tenang

Memiliki teman yang suportif dan selalu memberikan semangat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, membangun lingkaran pertemanan yang positif tidak ...

1792042323.7706 at start, 1792042324.4203 at end, 0.64967393875122 sec elapsed