Tabrak Supra Belok Tak Nyalakan Sein, Pengendara Beat dan yang Dibonceng Masuk RS
Selasa, 20 Juni 2017 10:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Baureno – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Bojonegoro – Babat turut Desa Sraturejo Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, Senin (19/06/2017) kemarin sekira pukul 08.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan sepeda motor, Honda Supra dengan nopol S 3602 DG yang membawa rengkek di bangku belakang dengan Honda Beat bernopol S 3712 AM yang dikendarai berboncengan. Dua orang mengalami luka – luka sehingga harus dilarikan ke RSUD Sumberrejo.
Salah seorang saksi, Prinda (38) warga desa setempat, menyebutkan kecelakaan terjadi saat pengendara motor Honda Supra yang melaju dari arah barat ke timur belok ke kanan alias selatan, lalu motor Honda Beat yang melaju di belakang menabraknya.
Kanit Lakalantas Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Mukari membenarkan keterangan Prinda. Berdasar keteranagn saksi dan juga olah TKP, pengendara Honda Supra dengan nopol S 3602 DG adalah Supiyah (44) warga Desa Sraturejo RT 02 RW 06. Dia hendak pulang saat kecelakaan terjadi. Sementara pengendara Honda Beat S 3712 AM adalah Mudjiati (39) warga Desa Banjaranyar RT 02 RW 01 Kecamatan Baureno. Dia memboncengkan anaknya, Shevina (15).
“Saudari Supiyah ini membawa rengkek di bangku belakang motor Supranya, belok ke kanan (selatan) hendak pulang. Nah dari belakang ada saudari Mudjiati yang memboncengkan Shevina dengan motor Honda Beat. Supiyah ini menurut keterangan saksi tidak menyalakan lampu sein saat belok,” kata Ipda Mukari.
Akibatnya, pengendara Beat dan yang diboncengnya mengalami luka – luka. Sementara kerugian materi akibat kecelakaan tersebut sebesar Rp500 ribu. Kecelakaan tersebut, menurut Ipda Mukari, tak lain disebabkan kecerobohan pengendara yang tidak taat aturan berlalu lintas. Peraturan, kata Ipda Mukari, dibuat demi keselamatan para pengendara. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada berkendara di jalan raya, keselamatan harus dijadikan prioritas,” katanya.
Kebanyakan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Bojonegoro, berdasar data Satlantas, disebabkan oleh kelalaian manusia. (her/moha)












































.md.jpg)






