Diduga Akibat Kelelahan Warga Rengel Ditemukan Meninggal Dunia di Jalan
Senin, 21 Agustus 2017 18:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Tuban (Rengel) - Seorang warga Dusun Klubuk Desa Tambakrejo RT 001 RW 001 Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban bernama Tamat (57), ditemukan meninggal dunia, dalam kondisi terbaring dan terlentang di atas jalan masuk di Dusun Tempes Desa Karangtinoto Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Diduga korban meninggal dunia akibat kelelahan setelah selesai mencari buah Kluwih.
Korban pertama kali diketahui oleh Sutinah binti Sukri (65) warga Dusun Tempes Desa Karangtinoto Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Saat ditemukan, di samping korban terdapat sepeda pancal yang bermuatan 3 (tiga) karung berisi buah Kluwih.

Menurut keterangan anak kandungnya yang bernama Supriyanto (38), korban keluar dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi dan berpamitan hendak mengambil buah Kluwih di Dusun Tempes Desa Karangtinoto Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. “Bapak bilangnya mau mengambil buah kluwin dengan naik sepeda ontel,” terang Supriyanto kepada pegtugas yang melakukan identifikasi.
Senada yang disampaikan saksi, Kasubaag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati SH, kepada media ini membenarkan bahwa telah diterima laporan tentang ditemukan orang meninggal dunia di jalan masuk Dusun Tempes Desa Karangtinoto Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban, yang diduga akibat kelelahan setelah selesai mencari buah Kluwih.
“Menurut keterangan anak kandungnya, korban memiliki riwayat pernah diriwayat akibat penyakit paru-paru. Dan sudah 3 (tiga) bulan terakhir ini, korban berobat jalan pada seorang dokter di Bojonegoro.” terang AKP Elis.
AKP Elis menambahkan, setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, petugas dari Polsek Rengel segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan identifikasi dan oleh TKP. Adapun barang bukti yang didapati petugas berupa, 1 (satu) buah sepeda ontel dengan muatan 3 (tiga) karung yang berisi buah Kluwih. “Korban mengenakan Kaos lengan pendek warna putih dan celana pendek warna putih,” lanjut AKP Elis.
Setelah dilakukan olah TKP, selanjutnya korban di bawa ke rumahnya dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas Rengel. “Pada diri korban tidak di ketemukan adanya bekas tanda-tanda penganiayaan. Penyebab kematian korban murni karena kelelahan.” imbuh AKP Elis.
Atas terjadinya peristiwa tersebut, ahli waris korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, disaksikan oleh perangkat desa setempat. Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman. (inc/imm).































.md.jpg)






