Kecelakaan Melibatkan Anak di Bawah Umur
Ditabrak Motor, Bocah Pengayuh Sepeda Pancal, Alami Patah Tulang Tangan dan Kaki
Minggu, 27 Agustus 2017 14:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Padangan - Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan sepeda pancal terjadi di jalur Bojonegoro-Ngawi, turut wilayah Desa Purworejo Kecamatan Padangan Kabupaten Bojoengoro, pada Minggu (28/08/2017) sekira pukul 07.30 WIB pagi tadi. Akibatnya pengayuh sepeda pancal mengalami patah tulang pada lengan atas sebelah kiri dan patah tulang paha kaki sebelah kanan dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Pengayuh sepeda pancal tersebut bernama Arta Diva Nanda Swastika (8), alamat Desa Purworejo RT 003 RW 001 Kecamatan Padangan sedangkan yang menabrak sepeda motor Honda Vario nomor polisi S 6942 AM yang dikendarai Tunjung Muhammad Nur (16) pelajar beralamat di Desa Bancer RT 005 RW 002 Kecamatan Ngraho, berboncengan dengan Arinda Dwi Febrianti (16), pelajarberalamat di Gading RT 006 RW 002 Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro.

Menurut keterangan saksi Sadik (60), warga Desa Purworejo RT 003 RW 001 Kecamatan Padangan, bahwa kronologi kecelakaan tersebut bermula sepeda motor Honda Vario nomor polisi S 6942 AM, melaju dari arah selatan menuju ke utara. Sesampai di lokasi kejadian, pada saat bersamaan terdapat sepeda pancalyang dikayuh Arta Diva Nanda Swastika, hendak menyeberang jalan dari arah barat ke timur. “Sepeda motor tersebut tidak dapat menghindar dan langsung menabrak sepeda pancal, sehingga sama-sama terjatuh,” terang saksi kepada petugas yang melakukan olah TKP.
Senada yang diterangkan saksi, menurut Kapolsek Padangan, Kompol Eko Dhani Rinawan SH, bahwa laka-lantas tersebut terjadi diduga karena pengendara Honda Vario kurang memperhatikan arus lalu lintas yang ada di depannya sehingga mengakibatkan laka lantas tersebut.
“Pengendara sepeda motor kurang memperhatikan arus lalu-lintas di depannya dan tidak mendahulukan sepeda pancal yang hendak menyeberang jalan,” terang kapolsek.
Akibat laka lantas tersebut, lanjut Kompol Eko Dhani Rinawan, pengayuh sepeda pancal mengalami patah tulang tertutup pada lengan atas sebelah kiri dan patah tulang tertutup pada paha sebelah kanan. Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Vario, mengalami luka lecet di lutut kiri dan luka lecet di siku kanan dan kiri. Sementara pembonceng Honda Vario, mengalami luka lecet di lutut kanan.
“Ketiga korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Padangan.” imbuh Kapolsek.
Tak lupa melalui media ini Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkendara di jalan raya agar meningkatkan kewaspadaannya. Seringkali kecelakaan bermula dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara. “Stop Kecelakaan, Stop pelanggaran. Keselamatan Untuk Kemausiaan,” pungkasnya. (inc/imm)































.md.jpg)






