Ditinggal Cari Rumput, Rumah Warga Ngablak Ludes Terbakar
Jumat, 08 September 2017 08:00 WIBOleh Redaksi
Oleh Redaksi
Dander - Satu rumah milik warga di Desa Ngablak RT 18 RW 03 Kecamatan ludes terbakar, kemarin, Kamis (07/09/2017) sore sekira pukul 15.30 WIB. Penyebab kebakaran diduga karena tabung LPG bocor. Sementara pemilik rumah, Rokim (30) sedang tidak ada di rumah saat kebakaran terjadi karena tengah mencari rumput untuk pakan ternak.
Kapolsek Dander AKP Sunarmin memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), kebakaran itu tidak mengakibatkan adanya korban jiwa, namun kerugian cukup besar karena hampir tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan.
“Tidak ada korban jiwa. Sebab tidak ada anggota keluarga yang di rumah,” katanya.
Istri Rokim sendiri sedang berada di rumah sakit untuk menunggu keluarga yang tengah sakit. Awal mulanya saat sekira pukul 15.00 WIB, Rokim sedang keluar untuk mencari rumput pakan ternak di padang rumput tepi Bengawan Solo tak jauh dari rumahnya. Selang beberapa menit, dia melihat asap membumbung dari dari lokasi yang dia yakin di sekitar rumahnya. Para tetangga juga melihat. Rokim dan warga kemudian berhamburan melakukan tindakan pemadaman seadanya sembari menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran yang saat itu juga dihubungi.
Namun api terlalu besar hingga rumah milik Rokim yang luasnya 5 x 6 meter dan berdinding kayu itu roboh rata dengan tanah. Api masih menyala hebat hingga kemudian 2 mobil pemadam kebakaran tiba dan melakukan penyemprotan. “Api padam pukul 16 akhirnya,” kata Sunarmin.
Sementara Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro Sukirno menerangkan, berdasar olah TKP bersama petugas Polsek Dander, penyebab kebakaran diduga dari kebocoran LPG yang menjalar ke sumber api.
“Rumah ludes terbakar. Kami bisa memadamkan sekitar setengah jam waktunya sejak tiba pukul 15.42 sejak dapat lapran pukul 15.37. Kabakaran terjadi pukul 15.25 WIB. Jadi lama api menyala hampir sekitar 1 jam,” kata Sukirno.
Setelah dikalkulasi, kerugian materi total sebesar Rp60 juta. Di antara barang berharga yang ludes itu adalah 1 unit sepeda motor merk Honda Grand, 2 unit sepeda pancal dan 1 unit TV. Sementara barang lainnya juga hangus tak terselamatkan.
“Kami harap masyarakat lebih hati-hati. Kalau keluar rumah periksa apakah ada sumber api yang memungkinkan menimbulkan bahaya. Juga coba rutin mengecek perangkan kompor dan tabung LPGnya. Kompor ini banyak yang mengakibatkan kebakaran. Asal kita waspada dan rutin cek Insya Allah aman,” kata Sukirno berpesan memalui media ini. (red)































.md.jpg)






