News Ticker
  • Satu Tahun Kepemimpinan, Bojonegoro Perkuat Fiskal dan Perluas Kesejahteraan
  • Bantuan Kolam Lele 2025 Bantu Tambah Penghasilan dan Harapan Warga Desa Mori
  • Film Tukar Takdir, Kisah Traumatik Satu-satunya Korban Selamat Kecelakaan Pesawat
  • Tiket KA Lebaran dari Stasiun Bojonegoro Laris Manis, 7.800 Kursi Ludes Terjual
  • Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Setyo Wahono-Nurul Azizah di Bojonegoro Berjalan Khidmat, Komitmen Melayani Masyarakat
  • Satpol PP dan Dinsos Bojonegoro Gelar Operasi Gabungan di Traffic Light, Tiga Pengamen Dapat Pembinaan Humanis
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bazar UMKM Ramadan di Seputar Alun-Alun
  • Setahun Kepemimpinan Khofifah-Emil Fokus Kerja Nyata, SDM Kuat, dan Ekonomi Inklusif
  • Seorang Perempuan Penderita Sakit Lumpuh di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Buka Puasa Bersama Tak Harus Mahal, Ini Ragam Tradisi Bukber dan Cara Hemat Budgetnya
  • Kembali Naik Rp 68.000, Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini Tembus Rp 3 Juta per Gram
  • 21 Februari dalam Sejarah
  • Film Train Dreams (2025), Kisah Haru Lelaki Pekerja Kasar yang Sederhana Penuh Makna
  • Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Terus Tambah Jaringan Irigasi
  • Jangan Lewatkan Gerakan Pangan Murah Pemkab Bojonegoro di Jl. Mas Tumapel Hari Ini
  • BI Jatim Luncurkan Program SERAMBI 2026, Siapkan Rp24,6 T Uang Layak Edar
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Naik Rp 28.000 jadi Rp 2.944.000 per Gram
  • Sering Melewatkan Sahur? Ini Dampak Buruknya bagi Kesehatan
  • 20 Februari dalam Sejarah
  • Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Bebas Maladministrasi dari Ombudsman Jatim
  • Pemkab Bojonegoro Target Bangun 876 Unit Sanitasi Baru di 2026
  • Check-out Sekarang, Pay Later, Film Komedi Tentang Potret Satir Jeratan Pinjol
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Rencana Jalan Lingkar Selatan Terintegrasi Flyover, Target Mulai Tahap Desain Detail 2026
  • Pegiat Lingkungan Bojonegoro Kolaborasi Ekspedisi Pencarian Anggrek Larat Hijau di Hutan
Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

Program Penghijauan SKK Migas - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

*Oleh Imam Nurcahyo

DI BAWAH hangatnya sinar matahari sore Desa Brabowan Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, sekelompok pemuda nampak sibuk menyiram tanaman. Pada lahan seluas hampir lima hektar tersebut mereka bahu-membahu menjaga agar ribuan bibit pohon yang mereka tanam itu hidup dan tumbuh dengan baik. Tanpa kenal lelah dan pamrih, mereka melakukan aktivitas ini setiap hari, dari sore hingga tengah malam.

Ada dua ribu bibit pohon yang mereka tanam di sana. Mulai dari jenis tanaman glodok pecut, trembesi, hingga jambu kristal. Para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Karya, Desa Brabowan ini dipimpin oleh Basuki Riyanto. Pemuda yang biasa disapa Ryan tersebut mengatakan bahwa aktivitas ini rutin mereka lakukan sejak Februari lalu. Dia dan teman-temannya sepakat untuk merawat dan mengembangkan tanah negara yang diamanatkan kepada mereka tersebut.

 

 

Mengelola ladang seluas itu tidak terbayangkan oleh Ryan sebelumnya. Menurutnya, lahan luas membutuhkan tenaga yang banyak dan komitmen yang kuat. Tenaga bisa dikumpulkan dengan gotong royong para pemuda. Namun untuk menjaga konsistensi dan komitmen teman-temannya, dia harus mencari cara. Sejauh ini dia bersyukur karena teman-temannya masih sangat bersemangat.

"Untuk menjaga semangat, kami membangun mimpi, menentukan tujuan dan langkah-langkahnya. Kami akan mengembangkan agrowisata di desa ini," ucap Ryan, mantab.

Karena cita-cita itulah, para pemuda bersemangat merawat ladang tersebut. Menurut perhitungan mereka, pohon yang ditanam akan memberikan nilai ekonomis dan sekaligus baik untuk lingkungan. Pohon jambu kristal mereka targetkan sebagai tanaman buah yang menghasilkan penjualan terus menerus. Sedangkan tanaman glodog pecut, dan trembesi sebagai pohon pelindung yang bisa menghasilkan banyak oksigen sehingga udara bersih. 

Selain Karang Taruna Desa Brabowan, Karang Taruna Desa Mojodelik dan Desa Bonorejo juga punya pemikiran yang sama. Maka di tiga desa inilah program penghijauan berbasis karang taruna dilaksanakan. Sejak November 2016 lalu, EMCL dengan dukungan SKK Migas memulai program ini, bermitra dengan Lembaga Swadaya Masyarakat lokal Kecamatan Gayam, Tropis Indonesia.

LSM Tropis mendampingi para pemuda dalam memilih bibit, menanam, dan merawat tanaman. 20 perwakilan karang taruna masing-masing desa juga diberi pelatihan dari ahli pertanian. “Ada enam ribu bibit yang ditanam di tiga desa,” ungkap Direktur Tropis Indonesia, Musyadad. 

Dia menjelaskan, di Desa Mojodelik, ada empat jenis tanaman, yakni glodok pecut, trembesi, jambu kristal dan kenitu. Di Bonorejo, selain dua tanaman wajib ada tanaman buah jenis jeruk pamelo atau jeruk Bali, sedangkan di Brabowan adalah jambu kristal. Selama pendampingan, setiap satu atau dua minggu sekali ada sekolah lapang dengan mengundang tenaga ahli pertanian. Biasanya dilakukan langsung di lokasi penanaman. 

"Bulan April kemarin pendampingannya sudah selesai, tetapi kami juga terus memantau dan memberikan motivasi untuk tetap semangat merawat tanaman," tutur Musyadad menerangkan.

Menurut Musyadad, dalam melakukan penghijauan memang dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Sebab, untuk mengetahui hasilnya tidak bisa langsung seketika atau dalam waktu singkat, serta tidak bisa langsung menghasilkan uang.

"Namun saya melihat optimisme positif dalam karang taruna dari tiga desa ini, mereka meyakini bahwa yang dilakukannya ini untuk bekal masa depan," ungkapnya.

Apa yang disampaikan Musyadad dibenarkan oleh koordinator kelompok pemuda dari Karang Taruna Desa Mojodelik, Zakariya. Pemuda yang biasa disapa Rio ini mengaku selalu mengingatkan teman-temannya bahwa apa yang mereka lakukan harus diniatkan sebagai usaha jangka panjang.

“Ini kerja untuk adik-adik kita,” ucapnya optimis.

Rio bersama 20 anggota lainnya juga memiliki cita-cita untuk menjadikan lahan garapannya sebagai destinasi agrowisata. Bahkan, Rio menargetkan garapannya itu terintegrasi dengan nilai-nilai cagar budaya yang ada di sana.

“Kebetulan di sini juga ada Sendang Legung, sendang yang dipercaya airnya tak pernah habis,” ucapnya menjelaskan.

Selain menyiapkan destinasi wisata, para pemuda juga menyiapkan paket outbound. Dalam kegiatan yang berbeda, karang taruna juga mendapat kesempatan mengikuti pelatihan menjadi pemandu outbound. Dengan peningkatan kapasitas seperti ini, diharapkan para pemuda bisa lebih mandiri dan kreatif.

“Kami yakin, di masa yang akan datang, pandangan masyarakat terhadap Desa Mojodelik bukan lagi karena minyaknya, tapi karena kreativitas dan kemandirian kami sebagai pemuda,” ungkap Rio yakin.

 

 

External Affairs Manager ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) Dave Ardian Seta menjelaskan, program penghijauan sudah dilakukan sejak awal dimulainya proyek pengembangan Lapangan Banyu Urip. Berbagai upaya dilakukan agar wilayah Kecamatan Gayam yang terkenal gersang saat musim kemarau itu bisa hijau rindang dengan banyaknya pohon. Ada kegiatan menanam bersama, lomba menanam pohon, hingga mengajak masyarakat untuk menanam di halaman rumahnya masing-masing.

Sejak 2007, EMCL bersama masyarakat telah menanam lebih dari 200.000 pohon dalam berbagai kegiatan program penghijauan. Menurut Dave, dalam menjalankan program penghijauan, EMCL menggandeng masyarakat agar pohon yang telah ditanam bisa dirawat dan dijaga bersama. Selain itu, EMCL ingin menumbuhkan rasa cinta di masyarakat terhadap pohon sekaligus mengembangkan jiwa kepedulian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah berharap penghijauan di Bojonegoro bisa merata. Dia menerangkan, DLH saat ini sedang gencar mengajak masyarakat untuk sadar lingkungan. Menanam pohon merupakan satu di antara kesadaran menjaga lingkungan ini.

“Penghijauan berbasis pemuda ini juga perlu dikembangkan,” katanya.

Bagi Nurul, penghargaan Adipura yang diraih Bojonegoro tahun ini juga merupakan kontribusi berbagai pihak. Pencapaian ini, kata dia, adalah buah sinergi multi pihak.

“Prestasi yang sudah kita raih harus kita pertahankan, atau bahkan ditingkatkan terus,” pungkasnya. [red/imm]

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Teknologi

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Bojonegoro - Salah satu aplikasi media sosial (Medsos) Instagram, juga memiliki kerentanan keamanan, sehingga berpotensi diambil alih (dibajak) oleh orang ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Film Tukar Takdir, Kisah Traumatik Satu-satunya Korban Selamat Kecelakaan Pesawat

Film Tukar Takdir, Kisah Traumatik Satu-satunya Korban Selamat Kecelakaan Pesawat

Film ini menawarkan refleksi kepada penonton andai kita adalah satu-satunya yang selamat dari kecelakaan pesawat yang menewaskan seluruh penumpang beserta ...

1771743967.7323 at start, 1771743968.0643 at end, 0.33191394805908 sec elapsed