Seorang Warga Sumberrejo Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi
Kamis, 28 September 2017 09:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Sumberrejo) - Kamin (69), warga Dusun Sendangijo Desa Sendangagung RT 007 RW 002 Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (27/09/2017) sekira pukul 12.45 WIB kemarin siang, ditemukan meninggal dunia dalam posisi telungkup dengan kepala berada di dalam jambangan air (bak mandi dari gerabah) miliknya. Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya bernama Sarman (56), yang saat curiga karena korban tidak kelihatan beraktifitas, sehingga saksi berupaya mencari di rumahnya.

Kapolsek Sumberrejo, AKP Nur Zjaeni, kepada media ini menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi Saman (56), tetangga korban, bahwa pada Rabu (27/09/2017), sekira pukul 12.00 WIB, saski sedang berada di warung kopi miliknya, bersama dengan pelanggan warung Wakino dan Suparman, keduanya masih tetangga saksi dan korban. Dalam perbincangan tersebut saksi menanyakan keberadaan korban yang sudah seharian belum kelihatan beraktifitas, kepada kedua pengunjung warung tersebut, karena biasanya korban selalu mampir di warung milik saksi tersebut.
“Kedua orang tersebut mengaku tidak mengetahuinya dan juga belum bertemu dengan korban,” terang Kapolsek sebagaimana dikutip dari keterangan saksi.
Karena merasa curiga, sekira pukul 12.30 WIB, saksi kemudian mengecek ke rumah korban yang berada di depan rumah saksi, berjarak sekitar 50 meter dan setelah berada di rumah korban, saksi berusaha mencari keberadaan korban dengan mengintip ke dalam rumah korban melalui dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu.
“Saat itu saksi belum menemukan korban, sehingga saksi memutari rumah korban, hingga sampai di kamar mandi milik korban,” lanjut Kapolsek.
Pada saat saksi sampai di kamar mandi milik korban yang berada di sebelah timur rumah korban, saksi melihat korban tanpa mengenakan pakaian dengan posisi telungkup dan kepalanya berada di jambangan kamar mandi yang berisi air. Karena ketakutan, saksi berlari kembali kerumahnya dan memberitahukan kepada saksi Wakino dan Suparman, untuk diajak bersama-sama melihat kondisi korban.
“Setelah diperiksa, ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunua,” terang Kapolsek.

Selanjutnya kejadian tersebut diberitahukan kepada warga sekitar dan dilaporkan ke perangkat desa setempat yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sumberrejo.
“Pada saat petugas datang, korban masih berada di TKP dan setelah dilakukan oleh TKP, korban segera disemayamkan di rumah duka,” imbuh Kapolsek.
Dari hasil identifikasi dan olah TKP, diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 150 sentimeter, kulit sawoh matang, korban dalam kondisi tidak memakai pakaian.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” terang Kapolsek.
Atas terjadinya peristiwa tersebut, ahli waris korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, disaksikan oleh perangkat desa setempat. Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman. (red/imm).































.md.jpg)






