News Ticker
  • 10 Hikmah Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadan
  • Polisi Tangkap 4 Pelaku Pencurian Ruko di Kalitidu Bojonegoro
  • Blewah, Masih Jadi Menu Favorit Buka Puasa di Bojonegoro
  • Polres Bojonegoro Masih Dalami Motif Pembunuhan Bayi Oleh Ibu Kandungnya
  • Orang Bertaqwa Harus Kaya
  • Ancaman Bagi Yang Tidak Puasa di Bulan Ramadan
  • Masjid Darussalam Bojonegoro Setiap Hari Bagi 700 Takjil
  • Penjual Kembang Api di Bojonegoro, Tak Seramai Dulu Lagi
  • Tradisi Buka Puasa Bersama di Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro, Jaga Kerukunan Antar Umat
  • Iuran BPJS Kesehatan Masyarakat Miskin Ditanggung Pemerintah
  • Inilah 19 Keutamaan Bulan Ramadan
  • Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Pembunuhan Bayi, Oleh Ibu Kandungnya
  • Kapolres Bojonegoro Salurkan Bantuan Pada Warga Kurang Mampu
  • Puasa Dengan Prasangka
  • Penjual Takjil Dadakan, Mengadu Peruntungan di Bulan Ramadan
  • Kemarau Datang, Warga Desa Mlinjeng Sumberrejo Mulai Kesuliatan Air Bersih
  • Terjatuh Lalu Ditabrak Mobil, Pemotor di Baureno Bojonegoro Luka Berat
  • Selama Ramadan, Polres Bojonegoro Gelar Program Peci
  • Pj Bupati Bojonegoro Imbau Warga Masyarakat Aktifkan Siskamling
  • Kapolres Bojonegoro Harap, Perbedaan Jadi Kekuatan

Kegaduhan DPRD Bojonegoro Persoalkan Ujian Perangkat Desa

Kegaduhan DPRD Bojonegoro Persoalkan Ujian Perangkat Desa

*Oleh Mumamad Nur Khozin

KABUPATEN Bojonegoro telah sukses menyelengarakan ujian perangkat desa secara  serentak. Ujian perangkat desa yang diikuti oleh 430 desa dari 28 kecamatan dengan jumlah peserta 7.668 peserta dengan merebutkan lowongan kekosongan perangkat sejumlah 1.152.

Semangat  dari Bupati Bojonegoro Doktor Suyoto MSi, untuk melaksanakan ujian perangkat desa secara serentak juga telah tertuang dalam Perda No 1 tahun 2017. Dengan landasan Perda dan Perbub sehingga dapat mengadakan ujian perangkat desa yang dilaksanakan pada Kamis (26 Oktober 2017).

Mengingat memerlukan waktu lama dalam pembuatan Perda Perangkat Desa tersebut, sehingga aspek  filosofi, sosial dan yuridis telah dikaji secara matang. Pasalnya, sebelum Perda dan Perbub disyahkan telah melewati berbagai aspek.

  1. Perencanaan yakni perencanaan penyusunan peraturan daerah dilakukan dalam Program Legislasi Daerah. Program Legislasi Daerah yang selanjutnya disebut Prolegda adalah instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah atau peraturan daerah kabupaten/kota yang disusun secara terencana. Penyusunan Prolegda dilaksanakan oleh DPRD dan pemerintah daerah.
  2. Penyusunan. Rancangan peraturan daerah dapat berasal dari DPRD atau Bupati. Rancangan peraturan daerah sebagaimana dimaksud disertai dengan penjelasan atau keterangan dan atau naskah akademik.
  3. Pembahasan yakni pembahasan rancangan peraturan daerah di DPRD dilakukan oleh DPRD dan kepala daerah. Pembahasan bersama tersebut dilakukan melalui tingkat-tingkat pembicaraan yang dilakukan dalam rapat komisi, panitia, alat kelengkapan DPRD yang khusus menangani bidang legislasi, dan paripurna. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pembahasan Ranperda diatur dengan Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
  4. Pengesahan atau penetepan. Rancangan peraturan daerah yang telah disetujui bersama oleh DPRD dan kepala daerah disampaikan oleh pimpinan DPRD kepada kepala daerah untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. Penyampaian Ranperda tersebut dilakukan paling lama 7 hari sejak tanggal persetujuan bersama. Raperda tersebut ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menjadi Peraturan Daerah dengan membubuhkan tanda tangan dan dalam jangka waktu paling lama 30 hari sejak Ranperda disetujui bersama.
  5. Pengundangan Peraturan Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) diundangkan dalam Lembaran Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota). Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati/Walikota diundangkan dalam Berita Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota). Pengundangan Peraturan Daerah dalam Lembaran Daerah dan Berita Daerah dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah
  6. Penyebarluadan yakni Penyebarluasan oleh DPRD dan Pemerintah Daerah sejak penyusunan Prolegda, penyusunan Rancangan Peraturan Daerah, pembahasan Rancangan Peraturan Daerah, hingga Pengundangan Peraturan Daerah. Penyebarluasan dilakukan untuk dapat memberikan informasi dan/atau memperoleh masukan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Penyebarluasan Prolegda dilakukan bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah Provinsi atau Kabupaten/Kota yang dikoordinasikan oleh alat kelengkapan DPRD yang khusus menangani bidang legislasi

 

Sehingga tampak aneh, ketika DPRD Kabupaten Bojonegoro, khususnya Komisi A mempertayakan perda No 1 tahun 2017 yang telah jadi, bahkan menjadi ajuan para kepala desa melakukan rekrutmen melalaui ujian perangkat desa secara serentak di 28 Kecamatan. Hal ini, perlu dipertanyakan terkait profesionalisme DPRD, yang saat ini sedang melakukan kegaduhan politik di Bojonegoro dan membuat masyarakat bertanya tanya tentang keabsahan ujian perangkat desa yang telah dilaksanakan.

Kegaduhan ini juga terlihat, dari beberapa kepala desa yang saat melakukan hearing di Komisi yang mempertayan tentang Perda yang telah merampas hak otonom Pemerintah Desa yang mandiri dalam melakukan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa yang tercantum dalam UUD DESA No 6 TAHUN 2014.

Ditambah, ada beberapa kepala desa juga saat ini juga mempertanyakan tentang Perda Perangkat Desa, dengan cara akan menempuh jalur hukum di Mahkamah Agung bahkan mempersiapkan dalam penyususun terkait Yudisial Reviu Perda No 1 tahun 2017.

Hal ini sangat aneh, yang dilakukan oleh beberapa wakil rakyat kita, mempertanyakan tentang Perda Perangkat Desa yang diangap menyalahi UUD DESA No 6 Tahun 2014. Keadaan tersebut tentu akan membuat publik bertanya tanya dengan independensi DPRD dan kinerja selama ini. Seyogjanya, problem dan hujatan intrupsi dilayangkan oleh  DPRD saat pembahasan Perda, bukan saat Perda sudah diterbitkan serta telah diaplikasikan oleh pemerintah daerah dan stakeholder.

Sehingga saat ini publik bertanya -bertanya terkait dengan kegaduhan DPRD dan beberapa kepala desa yang melayangkan protes di Komisi A. Tentunya, semangat dari pemerintah daerah dalam pembuatan Perda dan melakukan ujian perangkat desa secara serentak ini harus dimaknai secara positif. Sebab dengan banyaknya kekosongan perangkat desa selama ini membuat pelayanan pemerintah tingkat desa kurang maksimal. Diharapkan dengan telah selesainya ujian perangkat desa ini dengan soal yang diujikan oleh pihak ketiga Universitas Negeri Semarang (Unnes) dapat membuat pembaruan bagi Bojonegoro ke depannya, serta para perserta yang saat ini telah lolos ujian dan menjadi perangkat desa mampu menjalankan perundang-perundang dan melayani segala kebutuhan masyarakat dari segi pelayanan, agar Bojonegoro mampu menjadi Kabupaten Barometer Jawa Timur. (*/kik)

*) Penulis adalah Pengurus Ansor Ranting Desa Semambung

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Wulandari, Sinden Idol 2018 Asal Kradenan Blora

Wulandari, Sinden Idol 2018 Asal Kradenan Blora

Oleh Priyo Spd Blora - Potensi seni dan budaya di Kabupaten Blora terus mengalami kemajuan dan regenerasi yang tidak ada ...

Quote

Ketemu Audry Yang Tidak Bisa Tidur

Catatan Dahlan Iskan

Ketemu Audry Yang Tidak Bisa Tidur

*Oleh Dahlan Iskan Saya dapat kabar Audry lagi di Singapura. Gadis Surabaya yang genius. Dan pernah saya tulis panjang lebar. ...

Opini

Orang Bertaqwa Harus Kaya

Opini

Orang Bertaqwa Harus Kaya

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes DALAM surat Al-Baqoroh (3-4) disebutkan bahwa salah satu ciri orang bertaqwa adalah mereka ...

Eksis

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Eksklusif

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Oleh Siti Ainur Rodhiyah Bojonegoro - Terlihat sebuah mobil tiba menuju belakang Gedung Serba Guna Bojonegoro, tempat dilaksanakannya malam pagelaran ...

Pelesir

Transformasi Desa Nelayan Pangkah Wetan Gresik, Menjadi Destinasi Wisata MBS

Transformasi Desa Nelayan Pangkah Wetan Gresik, Menjadi Destinasi Wisata MBS

Oleh Moh Roqib Gresik - Desa Pangkah Wetan Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik adalah salah satu bentuk desa yang mampu ...

Religi

10 Hikmah Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadan

Oase Ramadan

10 Hikmah Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadan

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes IBADAH puasa Ramadan memiliki banyak keutamaan dan diantara keutamaan tersebut sebagian besar manfaat ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Senin, 21 Mei 2018

Berita Foto

Foto-Foto Jembatan Babat Lamongan Yang Ambrol

Berita Foto

Foto-Foto Jembatan Babat Lamongan Yang Ambrol

Oleh Imam Nurcahyo Tuban - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Widang Kabupaten Tuban dan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, ...

Infotorial

Air Bersih Sampai di Rumah, Hidup Warga Gayam Lebih Mudah

Program Air Bersih SKK Migas - ExxonMobil

Air Bersih Sampai di Rumah, Hidup Warga Gayam Lebih Mudah

Oleh Imam Nurcahyo Setelah bertahun-tahun mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau, warga Dusun Sumur Pandan, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro ...

Resensi

Indonesia, Bangsa Super 2052

Indonesia, Bangsa Super 2052

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Jika Novel Ghost Fleet menggambarkan Indonesia bubar pada tahun 2030. Namun justru buku yg ditulis oleh ...

Feature

Siswa Smansa Blora Rayakan Kelulusan dengan Bersedekah

Siswa Smansa Blora Rayakan Kelulusan dengan Bersedekah

Oleh Priyo Spd Blora - Kelulusan sekolah memang pantas untuk disyukuri, bahkan dirayakan. Namun bentuk syukur dan perayaan itu jangan ...

Teras

Belum Genap 3 Bulan, di Bojonegoro Terjadi 10 Kasus Gantung Diri

Belum Genap 3 Bulan, di Bojonegoro Terjadi 10 Kasus Gantung Diri

Oleh Imam Nurcahyo BELUM genap tiga bulan, atau jika dihitung, pada Rabu (21/03/2018) hari ini, tahun 2018 baru berjalan selama ...

Statistik

Hari ini

882 kunjungan

1.454 halaman dibuka

98 pengunjung online

Bulan ini

88.339 kunjungan

148.523 halaman dibuka

Tahun ini

563.373 kunjungan

996.964 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 641.488

Indonesia: 11.790

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015