News Ticker
  • Jangan Abai, Sinyal Halus Tubuh Kerap Kali Dikira Penyakit Ringan Ternyata Tanda Awal Kanker
  • Optimistis Capai Target Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen, Pemprov Jatim dan Bank Indonesia Pacu Lonjakan Investasi Daerah
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Verifikasi Berlapis Data Penerima Bansos Stunting, Anggaran Dua Ratus Juta Lebih
  • Dinpora Bakal Gelar Workshop Upscale Video Produk Buat Wirausahawan Muda, Catat Tanggalnya
  • 26 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Juni 2026
  • Ditinggal Pergi, Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar
  • Bupati Setyo Wahono Lantik Pengurus Dewan Pendidikan Bojonegoro 2026-2030, Tekankan Investasi SDM dan Penanganan Anak Putus Sekolah
  • Sambut Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Berikan Data yang Valid dan Jujur
  • Warga Ngraho, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Sinergi Pemkab Bojonegoro Gandeng Lintas Sektor Dorong Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas
  • Gus Fahim Kunjungi Keluarga Almarhumah di Mojorembun Blora, Tawarkan Pendidikan Gratis bagi Putri Korban
  • Bupati Arief Rohman Ambil Sumpah 191 Pejabat Fungsional Baru di Blora
  • 26 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Juni 2026
  • Geger Temuan Mayat Pria Asal Semarang Tergeletak di Depan Kamar Hotel Air Mancur Blora
  • Pemkab Bojonegoro Optimis Jadi Daerah Percontohan Nasional Program Kawasan Tanpa Rokok
  • Seorang Warga Cirebon Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur Tempat Kerjanya di Baureno, Bojonegoro
  • Peringati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Bojonegoro Gelar Aksi Massal hingga Bazar Sembako Murah
  • Ancaman Disfungsi Metabolisme, Ledakan Kasus Diabetes Intai Usia Produktif dan Pekerja Kantoran
  • Cari Ikan di Sungai Bengawan Solo, Warga Ngraho, Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam
  • Gubernur Khofifah Kukuhkan Kepala BPKP Jatim yang Baru, Tekankan Penguatan Sinergi Lintas Sektor
  • Remaja yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Sinergi Program Prioritas, Cantika Wahono Dorong Kader PKK Aktif Tekan Stunting dan Sukseskan Program Gayatri
Diduga Akibat Serangan Jantung, Warga Kapas Meninggal Dunia di Sawah

Peristiwa Orang Meninggal Mendadak

Diduga Akibat Serangan Jantung, Warga Kapas Meninggal Dunia di Sawah

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro (Kapas) - Seorang petani bernama Radi (60), warga Desa Mojodeso RT 003  RW 001 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (25/04/2018) sekira pukul 09.00 WIB pagi tadi, meninggal dunia di area pesawahan desa setempat.

Saat peristiwa tersebut terjadi, korban bersama istrinya yang bernama Marfuatin (50), sedang melakukan penyemprotan hama padi di sawah miliknya, namun saat melakukan aktifitas tersebut, tiba-tiba korban terjatuh sehingga oleh warga sekitar, korban segera di bawa pulang ke rumahnya, namun sesampai di rumah, korban diketahui telah meninggal dunia. Diduga penyebab kematian korban diakibatkan penyakit jantung yang telah dideritanya kambuh.

 

Menurut keterangan Kapolsek Kapas, AKP Ngatimin SH, bahwa kronologi meninggalnya korban bermula pada Rabu (25/04/2018)  sekira pukul 07.00 WIB, korban bersama-sama dengan istrinya, Marfuatin (50),  berangkat ke sawah dengan tujuan untuk mengobati hama tanaman padi di sawah miliknya.

Pada saat korban sedang melaksanakan aktifitas tersebut, tiba-tiba korban jatuh ditengah sawah dengan kondisi tidak sadarkan diri, dengan posisi tengkurap ke timur dan tangki alat semprotnya masih melekat di punggung .

“Mengetahui kondisi suaminya yang jatuh tersebut kemudian istri korban berteriak minta tolong pada warga yang berada disekitar sawahnya,” jelas Kapolsek.

Selanjutnya datang saksi Suroto (63) dan saksi Wanijo (60), keduanya juga warga desa setempat, mendatangi korban dan berupaya menolong korban dengan melepas tangki alat semprot yang masih melekat di punggung korban.

“Selanjutnya saksi bersama-sama dengan warga yang lain mengangkat korban  untuk dipindahkan dari tengah sawah ke tepi jalan, selanjutnya korban dibawa pulang  ke rumahnya,” lanjut Kapolsek.

Sesampai di rumah, lanjut Kapolsek, selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter Rudi Eko Wibowo, dari Puskesmas Kapas. Dan dari hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Diduga korban sudah meninggal dunia sesaat setelah terjatuh di sawah,” imbuh Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama petugas langsung mendatangi lokasi kejadian dan rumah duka, guna melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban.

Dari hasil olah TKP, ditemukan tangki berikut alat semprot dan obat hama padi merk Rufino, Daskon, Banrel, Wetcin, Spontan. Sementara berdasarkan hasil  identifikasi, diketahui korban mengenakan kaos lengan pendek warna merah dan celana pendek warna hitam. Sedangkan berdasarkan pemeriksaan medis, oleh dokter Rudi Eko Wibowo, dari Puskesmas Kapas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Dan berdasarkan keterangan keluarganya, korban mempunya riwayat penyakit diabet dan jantung.

“Diduga, penyebab kematian korban akibat penyakit jantung yang dideritanya kambuh secara mendadak,” jelas Kapolsek.

 

Atas peristiwa ini, ahli waris korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan tidak akan menutut pihak manapun atas meninggalnya korban.

“Setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.“ pungkas Kapolsek. (red/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782464662.601 at start, 1782464663.3961 at end, 0.79517507553101 sec elapsed