Peristiwa Orang Tenggelam
Tim SAR Mulai Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro
Sabtu, 12 Mei 2018 12:30 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Padangan) - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Aris Cahyono bin Sutikno (30) warga Desa Banjarjo RT 013 RW 003 Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (12/05/2018) sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo yang berada di desa setempat dan saat ini anggota Tim SAR Gabungan sudah melakukan pencarian di lokasi kejadian musibah. Rencananya, Tim SAR dari Basarnas Surabaya juga akan membantu pencarian korban.
Baca: Warga Padangan Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sujarwo SSTP MM, ketika di hubungi awak media ini melalui sambungan telepon pada menjelaskan, bahwa dirinya sudah mendapat konfirmasi dari Basarnas Surabaya, bahwa saat ini Tim SAR dari Basarnas Surabaya sedang menuju lokasi kejadian musibah, guna membantu melakukan pencarian terhadap korban.
“Saat ini anggota Tim SAR Basarnas sudah menuju lokasi kejadian mas,” tutur Andik.
Menurut Andik, jumlah perahu yang diturunkan tim SAR gabungan sejumlah 3 (tiga) perahu karet bermesin, dengan rincian BPBD Bojonegoro akan menurunkan 2 (dua) unit perahu karet bermesin dengan kekuatan 15 personel ditambah 1 (satu) unit perahu karet dari BASARNAS Surabaya berikut 7 personel.
“Warga masyarakat setempat dan aparat dari Forpimca Padangan juga turut membantu melakukan pencarian.” imbuh Andik.

Aris Cahyono bin Sutikno (30), sebelum tenggelam, korban sedang memancing di Bengawan Solo, bersama dua orang rekannya yang juga masih tetangganya, Eka Teguh (32) dan Puryanto (47), namun beberapa saat kemudian, korban hendak menyeberang Bengawan Solo dengan berenang.
Sesampai di tengah Bengawan Solo, umpan pancing nya terlepas dan terhanyut, sehingga korban berupaya mengejar umpan pancingnya tersebut dengan berenang hingga kurang lebih sejauh 20 meter, namun tiba-tiba tiba-tiba korban tenggelam.
Mengetahui korban tenggelam, kedua rekannya berupaya menolong korban dengan cara melemparkan batang pohon pisang, namun korban sudah tenggelam dan tidak kelihatan lagi. (red/imm)































.md.jpg)






