Peritiwa Kebakaran
4 Rumah Warga Kanor Bojonegoro Terbakar
Rabu, 04 Juli 2018 12:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Kanor) - Kebakaran rumah terjadi di Dusun Leran Desa Palembon RT 001 RW 003 Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (04/07/2018) sekira pukul 08.45 WIB. Satu bangunan rumah warga setempat ludes terbakar sementara 3 rumah lainnya terbakar sebagian.
Diduga sumber api berasal dari tungku salah satu pemilik rumah, yang sedang dipergunakan untuk memasak nasi dan ditinggal belanja ke luar rumah sehingga diduga api tungku merembet ke dinding rumah yang terbuat dari dinding anyaman bambu hingga akhirnya api membesar dan membakar rumah, yang selanjutnya kobaran api merembet ke rumah tetangganya yang berdekatan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebekaran tersebut dan akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan sebesar Rp 60 juta.
Adapun korban pemilik rumah yang ludes terbakar adalah, Sumiatin (80) sedangkan korban yang rumahnya hanya terbakar sebagian adalah Mashadi (45), Nurkolis (75) dan Lastari (53) keempat rumah yang terbakar tersebut lokasinya sangat berdekatan.

Menurut keterangan Kapolsek Kanor, AKP Imam Khanafi SH, yang dihimpun dari keterangan saksi-saksi dan hasil olah TKP, bahwa peristiwa kebakaran bermula pada Rabu (04/07/2018), sekira pukul 08.30 WIB, korban atau pemilik salah satu rumah yang terbakar, Sumiatin (80), sedang memasak nasi di tungku atau pawon dengan bahan bakar kayu dan berambut (sekam padi), kemudian oleh korban ditinggal untuk berbelanja di toko.
“Namun saat kembali kerumah, korban terkejut melihat kobaran api yang sudah menjalar ke dinding rumah atau gebyok yang terbuat dari anyaman bambu.” terang Kapolsek.
Mengetahui kejadian tersebut, kemudian korban keluar rumah dan berteriak meminta bantuan pada warga sekitar untuk membantu memadamkam api, namun kobaran api sudah membesar dan menjalar ke rumah tetangga yang berada di sebelah kanan, kiri dan belakang.
“Diduga api dari tungku tersebut merembet ke dinding rumah yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar hingga akhirnya api membesar dan membakar rumah korban serta menjalar ke rumah tetanganya,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, warga sekitar yang mendengar terikan korban segera berupaya memadamkan api sambil meminta bantuan pada Dinas Pemadam kebakaran.
“Warga yang berdatangan segera membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya hingga akhirnya datang mobil pemadam kebakaran,” lanjut Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, berdasarkan hasil identifikasi serta olah TKP, diketahui rumah milik Sumiatin (80) ludes terbakar dan korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 25 juta.
Sedangkan rumah milik Mashadi (45), hanya sebagian yang terbakar, korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 20 juta. Demikian juga rumah Nurkolis (75) juga hanya sebagian yang terbakar, korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 10 juta. Serta rumah milik Lastari (53) yang juga hanya terbakar sebagian, korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 5 juta.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut dan total kerugian material diperkirakan sebesar 60 juta rupiah.” jelas Kapolsek.

Sementara, menurut keterangan Kasi Pengendalian Pemadam Kebakaran, Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Pos Bantu Baureno menerima laporan sekira pukul 8.48 WIB dan mobil pemadam sampai di lokasi kejadian musibah pukul 09.10 WIB.
“Dinas Pemadam Kebakaran mengirimkan 3 unit mobil pemadam kebakaran berikut 10 orang personel,” jelas Sukirno.
Menurut Sukirno, 3 unit mobil pemadam kebakaran tersebut, 2 unit berasal dari Pos Bantu Baureno dan 1 unit dari Pos Bojonegoro Kota. Sementara dalam proses pemadaman tersebut petugas dibantu anggota dai Polsek, Koramil dan Satpol PP Kecamatan Kanor serta perangkat desa dan warga masyarakat setempat.
“Api baru benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 09.30 WIB,” terang Sukirno. (red/imm)































.md.jpg)






