Kebakaran Hanguskan Rumah Pandai Besi di Sumberjo Bojonegoro
Sabtu, 28 Juli 2018 11:00 WIBOleh Ahmad Muhajir
Oleh Ahmad Muhajir
Bojonegoro (Sumberrejo) - Peristiwa kebakaran menghanguskan rumah tempat usaha pandai besi atau rumah usaha tempat membuat sabit, pisau, cangkul dan alat tradisional lainnya, milik Sugito (53) warga Dusun Laut Desa Wotan RT 009 RW 003 Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Peristiwa ini terjadi pada, Jum'at (27/07/2018) sekira pukul 20.50 WIB tadi malam.
Semula pemilik rumah yang sedang istirahat di dalam mendengar teriakan warga ada kebakaran. Begitu keluar rumah ternyata rumah usaha miliknya menjadi korban keganasan si jago merah. Diduga api berasal dari tungku perapian yang terbuat dari arang di rumah tempat usaha pandai besi yang merembet ke dinding rumah sehingga terjadi kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa, dan api bisa dipadamkan setelah tim pemadam kebakaran mengerahkan dua unit mobil pemadam.
Peristiwa ini mengejutkan warga desa setempat, yang sudah mulai beristirahat. Kobaran api yang terus membesar membuat situasi semakin ramai.

Kapolsek Sumberrejo AKP Singgih Sujianto SH, kepada media ini menuturkan, berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, yaitu Sri Patmi (42), Agung (25) dan Supriyadi (50) ketiganya tetangga dekat korban, bahwa kronologi kejadian bermula sewaktu korbn berada dirumah tiba-tiba mendengar suara orang berteriak kebakaran didepan rumahnya. Ketika korban keluar rumah ternyata terjadi kebakaran di rumah tempat usahanya.
"Korban yang keluar rumah melihat dinding rumah usaha pandai besi miliknya terbakar dan api mau merembet ke atas genteng," paparnya.
Melihat kejadian tersebut, lanjut Kapolsek, korban panik selanjutnya meminta tolong warga di sekitar untuk memadamkan kobaran api. Dari teriakan korban, semakin banyak warga yang datang untuk membantu memadamkan api.
Semementara itu petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian bersama bantuan 2 unit mobil PMK Baureno. Dengan kerja keras petugas dibantu warga akhirnya api dapat dipadamkan.
"Kurang dari 20 menit api bisa dipadamkan namun dinding rumah yang terbuat dari bambu dan papan kalimantan terbakar sebagian," ujarnya.
Menurut keterangan korban, lanjut Kapolsek, bahwa sumber api berasal dari tungku perapian dengan bahan bakar arang yang berada di rumah tempat usaha pandai besi tersebut. Meskipun musibah ini berat, korban mengaku beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hanya saja rumah miliknya yang terbuat dari kerangka kayu jati ukuran panjang 7 meter kali 5 meter dengan dinding terbuat dari anyaman bambu dan papan kayu kalimantan menggunakan atap genteng tersebut hangus.
"Kerugian material ditaksir mencapai 1 juta," pungkas Kapolsek. (muh/imm)































.md.jpg)






