Musibah Kebakaran
Ditinggal Nonton Karnaval, Rumah Warga Plumpang Tuban Ludes Terbakar
Minggu, 26 Agustus 2018 18:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Tuban (Plumpang) - Kebakaran menghanguskan rumah milik Hartatik (47) warga Desa Bandungrejo Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, pada Minggu (26/08/2018) sekira pukul 15.00 WIB. Diduga penyebab kebakaran atau sumber api berasal dari tungku atau pawon yang disangka oleh korban sudah padam, namun ternyata masih menyala dan apinya membakar tumpukan kayu yang berada di dekatnya hingga kemudian api membesar dan membakar dapur serta seluruh rumah milik korban.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut dikarenakan saat peristiwa tersebut terjadi, korban bersama anaknya sedang menyaksikan karnaval di desa sebelah. Akibat peristiwa kebakaran tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material lebih dari Rp 150 juta.

Informasi yang diperoleh media ini dari Kapolsek Plumpang, AKP Budi Friyanto SH, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi dan dari hasil olah TKP, kronologi kebakaran tersebut bermula pada Minggu (26/08/2018) sekira pukul 13.00 WIB, korban usai memasak menggunakan tungku atau pawon yang berbahan bakar kayu. Selanjutnya api tungku tersebut sudah berusaha dimatikan dengan meyiram air.
“Setelah itu korban bersama anaknya pergi menyaksikan karnaval di Desa Kedungsoko Kecamatan Plumpang, sehingga rumahnya dalam keadaan kosong,” jelas AKP Budi Friyanto SH.
Kapolsek manambahkan, sekira pukul 15.00 WIB, saksi Mursidi (68), tetangga korban, melihat kepulan asap yang berasal dari rumah korban dan setelah di periksa ternyata rumah korban mulai terbakar dari bagian dapur.
“Kemudian saksi berteriak minta tolong pada warga sekitar untuk membantu memadamkan api,” lanjut Kapolsek.

Mendengar teriakan saksi, warga segera berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil meminta bantuan mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, serta melaporkan peristiwa tersebut pada perangkat desa setempat dan Polsek Plumpang.
“Namun api semakin membesar dan sulit untuk dipadamkan. Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api tersebut.” imbuh Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, dalam peristiwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Saat peristiwa tersebut terjadi, korban bersama anaknya sedang menyaksikan karnaval di Desa Kedungsoko Kecamatan Plumpang.
“Akibat peristiwa kebakaran tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material lebih dari 150 juta rupiah.” pungkas Kapolsek. (red/imm)































.md.jpg)






